Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Fibrilasi ventrikel adalah masalah irama jantung yang terjadi ketika jantung berdetak dengan impuls listrik yang cepat dan tidak menentu.
Hal ini mengakibatkan ruang pompa jantung hanya bergetar dan tidak memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.
Baca: Gagal Jantung Kongestif
Penyebab #
Penyebab dari fibrilasi ventrikel tidak selalu diketahui.
Salah satu penyebab tersering adalah gangguan arus listrik yang berlangsung di jantung setelah seseorang mengalami serangan jantung pada waktu sebelumnya.
Selain itu, kondisi ini bisa juga terjadi karena masalah lain yang menyebabkan pembentukan jaringan parut pada otot jantung akibat serangan jantung sebelumnya.
Fibrilasi ventrikel kadang-kadang juga dapat diawali dengan denyut jantung yang sangat cepat yang dikenal dengan istilah takikardia ventrikel.
Pemompaan jantung yang cepat, tetapi terus terjadi ini disebabkan oleh adanya arus listrik abnormal yang diawali di ventrikel.
Sebagian besar kasus fibrilasi ventrikel terkait dengan adanya riwayat gangguan jantung sebelumnya.
Baca: 4 Tanda Penyakit Jantung Tanpa Gejala yang Wajib Diwaspadai
Gejala #
Kehilangan kesadaran merupakan gejala yang paling umum ditemui dari kondisi ini.
Karena takikardia ventrikel sering menjadi gejala awal fibrilasi ventrikel, maka gejala dari takikardia ventrikel juga perlu diperhatikan dan diwaspadai.
Beberapa gejala takikardia ventrikel, yaitu:
Detak jantung yang sangat cepat.
Sakit dada.
Pusing.
Mual.
Napas yang pendek.
Hilang kesadaran.
Pengobatan #
Jika dokter mendapati bahwa fibrilasi ventrikel yang dialami disebabkan oleh perubahan struktur jantung, dokter akan menyarankan untuk menjalani pengobatan atau prosedur medis untuk mengurangi risiko terjadinya fibrilasi ventrikel di masa mendatang.
Misalnya, akibat jaringan parut setelah serangan jantung.
Dokter akan meresepkan berbagai obat antiaritmia yang bertujuan untuk mencegah timbulnya irama jantung yang tidak reguler.
Salah satu golongan obat yang dapat diresepkan oleh dokter adalah beta bloker, yang umumnya digunakan pada individu yang berisiko mengalami fibrilasi ventrikel.
Setelah kondisi pengidap stabil, dokter dapat merekomendasikan pemasangan alat defibrilator implan untuk memantau irama jantung.
Jika irama jantung dinilai terlalu pelan, alat ini dapat mengirimkan sinyal listrik untuk memacu jantung.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
| Informasi |
|---|
| Penyakit | Fibrilasi Ventrikel |
|---|
| Faktor Risiko | Riwayat pernah mengalami episode fibrilasi ventrikel sebelumnya |
|---|
| Riwayat penyakit jantung sebelumnya |
| Gejala | Detak jantung yang sangat cepat |
|---|