Antisipasi Ledakan Kasus Covid-19, GOR Patriot Jadi Tempat Isolasi Pemudik yang Kembali ke Bekasi

GOR Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi, Jawa Barat akan dialihfungsikan sebagai lokasi karantina bagi para pemudik yang baru saja kembali.


zoom-inlihat foto
Wali-Kota-Bekasi-ketika-ingin-divaksin-di-stadion-Patriot-Candrabhaga.jpg
Kompas.com/Walda Marison
Antisipasi Ledakan Kasus Covid-19, GOR Patriot Jadi Tempat Isolasi Pemudik yang Kembali ke Bekasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pemerintah Kota Bekasi telah mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pascalebaran 2021.

Gelanggang Olahraga (GOR) Patriot Candrabhaga di Kota Bekasi, Jawa Barat akan dialihfungsikan sebagai lokasi karantina bagi para pemudik yang baru saja kembali dari kampung halaman.

GOR Patriot akan manjadi tempat isolasi bagi para pemudik yang positif covid-19.

Tempat ini memang awalnya difungsikan sebagai RS darurat dan lokasi isolasi mandiri para pasien Covid-19.

Namun sudah sejak bulan lalu GOR tersebut kosong karena kasus Covid-19 melandai.

Baca: 20 Ucapan Kenaikan Isa Almasih Berbahasa Inggris Lengkap dengan Terjemahannya

Baca: Komentari Soal Konflik Negaranya, Gal Gadot: Israel Berhak Hidup Sebagai Bangsa yang Bebas dan Aman

Wali Kota Bekasi ketika ingin divaksin di stadion Patriot Candrabhaga Jumat (15/1/2021).
Wali Kota Bekasi ketika ingin divaksin di stadion Patriot Candrabhaga Jumat (15/1/2021). (Kompas.com/Walda Marison)


"Sekarang ini adalah bagaimana yang kemarin-kemarin lolos pulang kampung ini bisa kita kendalikan," ujar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, ditemui selepas menunaikan shalat Idul Fitri di Masjid Agung Al-Barkah, Kamis (13/5/2021) dikutip dari Kompas.com.

"Kita sudah siapkan 112 (tempat tidur untuk) karantina atau isolasi di stadion (Patriot)," sebutnya.

Saat ini, Pepen mengklaim, 98 persen wilayah Kota Bekasi, dihitung dari jumlah RT, sudah masuk kriteria zona hijau.

Keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di RS-RS milik Pemerintah Kota Bekasi turun dari 50 ke 46 persen pada evaluasi per 7 Mei 2021.

Pepen merasa melandainya kasus Covid-19 di Kota Bekasi tak terlepas dari kepatuhan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca: Positif Covid-19, Komika Arafah Rianti Terpaksa Lebaran di Wisma Atlet

Baca: Ucapkan Selamat Idulfitri, Presiden Jokowi Berharap Indonesia Segera Bangkit dari Pandemi


“Kalau saya sih melihat warga masyarakat sekarang ini sudah cukup tinggi kepatuhannya. Dan itulah yang menyebabkan itu kita berhasil pengendaliannya,” jelasnya.

Wali Kota Bekasi ini menilai jika lebaran tahun 2021 lebih semarak dari tahun lalu yang sama-sama berlangsung di tengah pandemi.

"Tahun ini lebih semarak ya daripada tahun awal-awal 2020," kata Pepen.

Tahun lalu, hanya beberapa masjid yang menyelenggarakan salat Idul Fitri. Masjid Agung Al-Barkah pun tutup.

Tahun ini, warga diperbolehkan menghadiri shalat Idul Fitri yang digelar di 1.269 masjid yang tersebar di Kota Bekasi, termasuk di Masjid Agung Al-Barkah yang telah disiapkan tanda batas antarjemaah untuk shalat di jalan raya.

Baca: Cerita Muallaf asal Jepang Bernama Kaiji Kadir Wada Mengenai Pengalamannya Mengenal Islam

Baca: Novel Baswedan: Apa Enggak Aneh, Perjuangan Antikorupsi seperti Dimusuhi di Negeri Sendiri

Wali Kota Bekasi ketika ingin divaksin di stadion Patriot Candrabhaga Jumat (15/1/2021).
Wali Kota Bekasi ketika ingin divaksin di stadion Patriot Candrabhaga Jumat (15/1/2021). (Kompas.com/Walda Marison)


Pepen merasa, Lebaran tahun ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang lebih terkendali.

Ia beralasan, saat ini sudah 98 persen wilayah Kota Bekasi, dihitung dari jumlah RT, sudah masuk kriteria zona hijau.

"Pandemi sekarang kan lebih dapat dikendalikan.

Oleh karena itu, kita semua mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Bekasi, terutama masker, jarak itu yang menjadi pokok dari proses pengendalian kita," jelas Pepen.

(Tribunnewswiki.com /Kompas.com, Vitorio Mantalean)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved