Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Stadion Gelora 10 November adalah sebuah stadion yang berada di Kota Surabaya Jawa Timur.
Stadion Gelora 10 November dibuka pertama kali pada 11 September 1969.
Stadion ini memiliki kapasitas 35.000 penonton.
Stadion Gelora 10 November dulunya bernama Stadion Tambaksari.
Baca: Stadion Citarum
Sejarah #
Stadion ini satu dari sedikit ikon legendaris Kota Pahlawan, Surabaya.
Tidak hanya jadi saksi perjalanan sejarah persepakbolaan Surabaya, namun juga beragam kegiatan politik, budaya, hingga keagamaan.
Stadion ini mulanya hanya sebuah lapangan biasa dan bernama Lapangan Tambaksari.
Menurut beragam literatur yang ditelusuri, lapangan Tambaksari eksis sebagai sebuah kompleks olahraga bagian dari proyek pembangunan Kota Surabaya tahun 1907-1923.
Kompleks lapangan ini terbagi jadi tiga bagian, lapangan A sekarang jadi Stadion Gelora 10 November, Lapangan B di sebelah selatan sekarang jadi Mess Persebaya, dan Lapangan C di sebelah timur sekarang jadi gedung olahraga, terang pemerhati sejarah sepakbola Dhion Prasetya.
Pemerintah Hindia Belanda membangunnya untuk dipergunakan bagi orang-orang Belanda yang mulai keranjingan olahraga pada awal abad ke-20.
Setelah penyerahan kedaulatan pada 27 Desember 1949, Lapangan Tambaksari diambil alih Persebaya Surabaya, dan berserlang lima tahun kemudian lapangan Tambaksari di renovasi menjadi stadion.
Mengutip surat kabar De Nieuwsgier 15 September 1954, renovasinya diketuai arsitek seorang Tionghoa Ir. Tan Giok Tjiauw.
Dibuka secara resmi dengan nama Stadion Tambaksari pada 11 September 1954 oleh Walikota Moestadjab Soemowidagdo.
Untuk meramaikan peresmiannya, dua laga persahabatan dihelat: Tiong Hwa Soerabaja vs West Java (tim A) yang berakhir 1-3 untuk West Java dan Persibaja (nama lawas Persebaya) vs West Java (tim B) yang berkesudahan 5-2 untuk tuan rumah. (1)
Baca: Stadion Papua Bangkit
Renovasi dan Pergantian Nama #
Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) VII 1969, Tambaksari kembali dipercantik, dan tribun stadion direnovasi menjadi bertingkat.
Renovasi berjalan hampir setahun dan dana untuk proses renovasinya berasal dari undian Lotto Surya (Lotere Totalisator Surabaya).
Dalam peresmian renovasi itu, namanya ikut diganti menjadi Stadion Gelora 10 November.
Nama diambil dari spirit perjuangan arek-arek Suroboyo pada Pertempuran 10 November 1945, tutur Rojali seorang penulis Tionghoa Surabaya dalam Sepakbola: 1915-1942 dan Mewarisi Sepakbola, Budaya dan Kebangsaan Indonesia.
Renovasi Stadion 10 November kembali dilakukan menyusul stadion ini akan dijadikan venue pendamping saat Piala Dunia U-20 2021.
Perbaikan dilakukan antara lain pada rumput lapangan, tribun penonton, ruang ganti hingga pencahayaan.
Diharapkan dengan renovasi yang dilakukan membuat Stadion Gelora 10 November layak untuk venue pendamping Piala Dunia U-20 dan bisa digunakan untuk menggelar pertandingan atau latihan Persebaya Surabaya. (1) (2)
Baca: Stadion Brawijaya
Keunikan #
Uniknya, renovasi yang dilakukan pada Stadion 10 November ini tidak menghilangkan beberapa pohon angsana yang ada di sekitar lapangan.
Pohon-pohon itu difungsikan sebagai atap alami mengingat panasnya cuaca Kota Surabaya.
Hingga saat ini pohon-pohon tersebut tetap berdiri di atas tribun penonton, baik disisi timur, selatan maupun utara.
(Tribunnewswiki.com/Khairul)
| Informasi |
|---|
| Nama | Stadion Gelora 10 November |
|---|
| Lokasi | Surabaya, Jawa Timur |
|---|
| Dibuka | 11 September 1954 |
|---|
| Kapasitas | 35.000 penonton |
|---|