Viral Kasus Babinsa Dikepung oleh 9 Debt Collector, Pangdam Jaya: Sangat Disayangkan

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menilai tindakan 9 debt collector yang mengerubungi anggota TNI tak menghormati anggota.


zoom-inlihat foto
viral-anggota-tni-dikepung-debt-collector.jpg
Instagram/info_tetangga
Tangkapan layar video viral anggota tni dikepung debt collector karena ingin menarik mobil yang dikendarainya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aksi pengepungan Babinsa oleh 9 debt collector di Jakarta Utara mendapat perhatian dari Pangdam Jaya.

Mayjen TNI Dudung Abdurachman telah berkoordinasi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran untuk menghentikan aksi premanisme di ibu kota.

Dudung mengatakan Kapolda Metro Jaya telah sepakat untuk menghentikan aksi premanisme di wilayah hukum jajarannya.

Ia mengatakan hal tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat, tindakan-tindakan yang memberikan rasa cemas, rasa ketakutan di DKI Jakarta.

Dengan demikian, kata dia, masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatannya dengan baik tanpa ada rasa ketakutan.

"Saya sudah koordinasi dengan Kapolda, bahwa perilaku-perilaku debt collector ini akan kita hentikan. Tidak ada karena kekuasaan tertentu memanfaatkan pihak-pihak tertentu sehingga menggunakan premanisme, termasuk premanisme yang lain. Seperti geng motor dan sebagainya. Rencana kita akan tumpas," kata Dudung saat konferensi pers di Makodam Jaya Jakarta pada Senin (10/5/2021).

Tangkapan layar video viral anggota TNI yang mencoba membantu warga dikepung debt collector.
Tangkapan layar video viral anggota TNI yang mencoba membantu warga dikepung debt collector. (Instagram/infokomando)

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan permasalahannya kepada TNI dan Polri termasuk terkait premanisme.

Dengan demikian, kata Dudung, TNI dan Polri akan segera datang untuk membantu permasalahan masyarakat tersebut.

"Jangan pernah takut kepada kelompok-kelompok premanisme yang ada di DKI ini. Saya akan hadir dengan Kapolda untuk membantu dari kesulitan-kesulitan tersebut," kata Dudung.

Dudung menyayangkan aksi sejumlah debt collector yang menghadang Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Komando Distrik Militer (Kodim) 0502/Jakarta Utara Serda Nurhadi yang saat itu sedang membantu masyarakat yng kesulitan.

"Sangat disayangkan para debt collector tidak menghormati, menghargai, ada petugas di situ, anggota TNI yang mencoba membawa kendaraannya untuk dibawa ke rumah sakit. Tidak ada maksud lain, hanya untuk menolong masyarakat," kata Dudung.

Baca: Ditangkap KPK, Ini Sosok Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat yang Patut Dijuluki Juragan Tanah

Baca: Viral TNI Coba Bantu Warga, 9 Debt Collector Justru Bentak dan Lakukan Pengepungan

Viral di media sosial

Video 9 oknum debt collector melakukan pengepungan terhadap anggota TNI viral di media sosial.

Aksi pengepungan terharap anggota TNI itu viral pada Sabtu (8/5/2021).

Dari video yang beredar luas di media sosial, terlihat bapak-bapak yang mengenakan segaram TNI tengah mengendarai sebuah mobil.

Namun tiba-tiba mobil dihentikan oleh segerombolan pria.

Dari narasi yang tertulis, gerombolan pria tersebut merupakan debt collector.

Pasalnya, TNI yang tengah mengendarai mobil itu sedang memboncengkan sejumlah orang.

Salah satu penumpang mobil yang ada di kursi belakang pun nampak terkulai lemas.

Usut punya usut, pria yang terkulai lemas adalah sang pemilik mobil.

viral anggota tni dikepung debt collector
Tangkapan layar video viral anggota tni dikepung debt collector karena ingin menarik mobil yang dikendarainya.

Sang TNI pun ingin membantu keluarga tersebut.

Namun di tengah jalan justru dihadang oleh 9 debt collector.

Hasilnya, mobil pun tak bisa maju dan masuk ke arah tol.

"Keluar, keluar. Mobil ini ditarik leasing," teriak salah seorang pria yang menghadang.

Namun TNI yang sedang menyetir mobil mengatakan jika pria yang dibawanya harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Pasalnya, bapak-bapak yang diduga pemilik mobil mengalami serangan jantung.

"Saya enggak ada urusan sama leasing. Sebentar ya saya mau antar bapaknya dulu yang terkena serangan jantung. Ini harus dibawa ke rumah sakit dulu," ujar sang TNI.

Baca: Viral Pengemudi Mobil VW Tabrak Petugas dengan Kecepatan Tinggi, Terobos Pos Penyekatan di Prambanan

Baca: Kronologi Pengemudi Mobil VW Kuning Tabrak Petugas Polisi di Pos Penyekatan di Prambanan

Namun para pria berpakaian preman itu tidak menggubris alasan pria berseragam loreng.

Mereka tetap berteriak, membentak, dan menghadang mobil.

Hingga akhirnya mobil menerabas para pria tersebut.

Diketahui, TNI yang menyetir mobil tersebut merupakan seorang serda bernama Nurhadi.

Ia kala itu mengendarai mobil Honda Mobilio berplat B 2638 BZK.

Baca artikel lain mengenai berita viral di media sosial di sini.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Tribunnews.com/Gita Irawan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Viral Babinsa Dikepung Debt Collector, Pangdam Jaya Koordinasi dengan Kapolda untuk Stop Premanisme





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved