Xerosis

Xerosis merupakan istilah medis yang digunakan untuk kulit kering yang tidak normal yang banyak ditemukan pada kalangan lanjut usia (lansia).


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-Xerosis.jpg
Grid.ID
Ilustrasi Xerosis

Xerosis merupakan istilah medis yang digunakan untuk kulit kering yang tidak normal yang banyak ditemukan pada kalangan lanjut usia (lansia).




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Xerosis merupakan istilah medis yang digunakan untuk kulit kering yang tidak normal yang banyak ditemukan pada kalangan lanjut usia (lansia).

Meskipun xerosis umumnya bersifat ringan dan bisa hilang seiring waktu, namun kelainan kulit ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman.

Kulit membutuhkan pelembap agar tetap lembut. Semakin bertambahnya usia seseorang, mempertahankan kelembutan kulit akan lebih sulit.

Kulit dapat menjadi kering dan kasar, seperti kehilangan air serta minyak.

Kondisi ini terjadi akibat kadar kelembapan dalam kulit menurun, padahal fungsinya penting untuk menjaga kehalusan dan kelenturan kulit.

Kulit kering sering disebabkan oleh cuaca yang terlalu dingin atau panas, tingkat kelembapan udara yang rendah, dan berendam dalam air panas.

Namun kondisi ini bisa diatasi sekaligus dicegah dengan perubahan kebiasaan.

Perlu Diketahui, Ini 8 Penyebab Xerosis
Perlu Diketahui, Ini 8 Penyebab Xerosis


Baca: Bercak Mongol

Baca: Panu (Tinea Versicolor)

Misalnya, tidak berendam terlalu lama, memakai sabun berbahan lembut agar tidak mengiritasi kulit, atau menggunakan pelembap kulit.

Pada beberapa kasus, xerosis dapat terjadi berulang kali dan cukup berat. Pada kondisi kulit kering yang parah, pengobatan medis dari dokter mungkin diperlukan.

  • Gejala #


Xerosis atau kulit kering akan tampak sebagai berikut:

• Kering, kasar, dan bersisik terutama di lengan dan tungkai.

• Pucat, kusam, dan berwarna keputihan.

• Menjadi kemerahan karena mengalami iritasi.

• Pecah-pecah, mengelupas, dan rentan berdarah.

Kulit kering dapat menimbulkan rasa gatal. Jika kulit yang sudah pecah-pecah ini digaruk, dapat semakin meluas dan menimbulkan infeksi kulit.

Kulit kering dapat ditangani sendiri di rumah, tetapi penderita harus segera menemui dokter jika muncul gejala, seperti:

• Terjadinya pengelupasan kulit berukuran besar.

• Munculnya ruam berbentuk cincin.

• Tidak membaik atau bahkan memburuk setelah memakai produk perawatan kulit kering.

• Mengeluarkan cairan atau nanah.

Baca: Herpes Zoster (Cacar Ular)

Baca: Herpes Labialis

  • Penyebab #


Xerosis atau kulit kering bisa disebabkan oleh kondisi yang terjadi di dalam tubuh manusia, misalnya:

• Gen kulit kering yang diturunkan

• Menopause

• Dehidrasi

• Menderita penyakit tiroid

• Menderita gagal ginjal

• Kurang gizi

• Mengalami penurunan berat badan yang drastis

• Obat-obatan yang digunakan, seperti obat diuretik, retinoid, atau kemoterapi.

Selain itu, xerosis juga bisa dipicu oleh beberapa faktor dari lingkungan berikut ini:

• Penggunaan sabun mandi dengan bahan kimia tertentu, misalnya ditambahkan pewangi.

• Menggosok kulit dengan keras dan kasar, misalnya saat mengeringkan kulit dengan handuk.

• Terlalu sering mandi, terutama dengan air panas.

• Terlalu lama terpapar sinar matahari.

Meski bisa terjadi pada semua orang, xerosis lebih sering dialami oleh orang-orang yang berusia di atas 40 tahun, hobi berenang, atau memiliki pekerjaan yang mengharuskan merendam bagian tubuh ke dalam air.

Kulit kering sering menjadi salah satu pengganggu kepercayaan diri seseorang
Kulit kering sering menjadi salah satu pengganggu kepercayaan diri seseorang, berikut terdapat 5 cara alami untuk mengatasinya.

Baca: Selulit

Baca: Impetigo

  • Pengobatan #


Cara mengobati xerosis akan tergantung pada tingkat keparahan kulit kering yang terjadi serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Beberapa langkah penanganannya melputi:

1. Pengobatan mandiri di rumah

Beberapa upaya pengobatan mandiri dapat dilakukan pasien untuk menjaga kulit tetap lembap dan sehat, yaitu;

• Pakai pelembap

Pelembap mampu menjaga agar kandungan air tetap berada di kulit, sehingga kulit tetap lembap.

Jadi jangan lupa untuk mengoleskan pelembap beberapa kali sehari, khususnya sesudah mandi.

Pasien juga disarankan untuk menggunakan kosmetik yang disertai bahan pelembap.

• Gunakan air hangat (bukan air panas) dan batasi waktu mandi

Mandi teralu lama dengan air panas dapat menghilangkan minyak dari kulit. Jadi gunakanlah air hangat, dan batasi mandi sekitar 5-10 menit saja.

• Hindari sabun dengan bahan kimia keras

Perhatikan komposisi saat memilih sabun mandi. Pilihlah jenis sabun dengan bahan lembut dan tanpa kandungan parfum maupun alkohol.

Jangan lupa juga untuk memastikan sabun mandi mengandung pelembap agar kelembutan kulit tetap terjaga dengan optimal.

• Gunakan alat pelembap ruangan (humidifier)

Udara yang panas dan kering dapat merusak kulit dan memperparah gatal serta kulit pecah-pecah.

Sebagai solusi, gunakan humidifier di rumah untuk menjaga tingkat kelembapan udara. Pastikan humidifier dalam kondisi bersih.

• Perhatikan bahan pakaian

Pakaian dari serat alami lebih mampu untuk menjaga kulit tetap bisa bernapas, contohnya katun dan sutra.

Lalu sebisa mungkin, hindari bahan pakaian yang dapat mengiritasi kulit seperti wol.

• Pakai deterjen dengan bahan lembut

Cucilah pakaian dengan deterjen tanpa pewangi atau pewarna. Pasalnya, kedua bahan ini dapat memicu iritasi serta kulit kering.

2. Pengobatan secara medis

Dokter dapat memberikan pengobatan xerosis untuk memperbaiki kondisi kulit, menghilangkan gatal, nyeri, dan keluhan lain, serta mengembalikan kelembapan kulit.

• Meresepkan pelembap

Dokter kulit akan memilih pelembap dengan bahan aktif yang sesuai untuk pasien. Misalnya, asam laktat, gliserol, urea, atau seramida.

Pelembap dengan bahan yang tepat akan melembapkan kulit dan memperbaiki lapisan paling atas pada kulit pasien.

• Mengobati penyakit kulit yang mendasari xerosis

Beberapa penyakit kulit dapat menyebabkan munculnya kulit kering alias xerosis. Misalnya, dermatitis atopik, psoriasis, dan ichthyosis.

Karena itu, dokter akan meresepkan krim hidrokortison, salep, atau obat lain untuk mengatasi penyakit tersebut. Dengan ini, xerosis pun bisa teratasi.

• Menganjurkan kompres basah

Bila kulit pasien pecah-pecah dan mengelupas, dokter dapat meresepkan kompres basah (wet dressing) untuk mencegah terjadinya infeksi.

Baca: Milia

Baca: Dermatitis Atopik

  • Pencegahan #


Xerosis bisa dicegah dengan berbagai cara, mulai dari metode perawatan kulit sederhana atau dengan memperbaiki gaya hidup sehari-hari. Tujuannya adalah untuk menjaga kulit agar tetap lembap.

Berikut adalah beberapa langkah untuk mencegah munculnya xerosis:

• Jangan mandi terlalu lama

Minyak alami yang menempel di permukaan kulit bisa hilang jika Anda mandi terlalu lama, apalagi kalau menggunakan air panas.

Oleh karena itu, batasi durasi mandi Anda, cukup 5-10 menit sekali mandi.

• Memilih sabun yang sesuai

Untuk menjaga, pilihlah sabun yang mengandung tambahan minyak di dalamnya.

• Menggunakan pelembab kulit

Pelembab kulit bisa digunakan untuk menjaga kesehatan kulit, asalkan tidak mengandung alkohol.

Anda juga bisa menggunakan baby oil. Pelembab dan baby oil baik digunakan setelah mandi, saat kulit masih basah.

• Pasang pelembab ruangan

Ruangan yang panas dan kering bisa membuat kulit lebih sensitif, terasa gatal, bahkan sampai mengelupas.

Memasang pelembab ruangan bisa menjadi alternatif untuk membuat kulit tetap lembap.

• Melindungi kulit saat berada di tempat dingin

Jika bepergian ke daerah yang dingin atau bahkan bersalju, lebih baik gunakan sarung tangan, syal, dan topi untuk menutupi kulit agar tidak cepat kering.

• Menggunakan tabir surya

Penggunaan tabir surya saat melakukan kegiatan di luar ruangan bisa melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

• Jangan menggaruk kulit secara berlebihan

Menggaruk dan menggosok kulit secara berlebihan bisa membuat kulit menjadi kemerahan, kasar, tampak kusam, mengelupas, dan rusak.

• Mengonsumsi air putih cukup setiap hari

Asupan cairan yang cukup membuat kulit terhindar dari kekeringan.

• Mengonsumsi makanan yang mengandung omega-3

Makanan yang mengandung omega-3 seperti ikan salmon menghasilkan lemak yang membantu melembapkan kulit.

Baca: Psoriasis

Baca: Dermatitis Herpetiformis

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Gejala Kulit terasa kering, gatal, dan bersisik
Diagnosis Pemeriksaan fisik, tes alergi, tes darah
Pengobatan Pelembap, salep atau krim, kompres basah
Obat Salep hidrokortison, obat antigatal
Komplikasi Dermatitis atopik, infeksi
Dokter Spesialis Kulit


Sumber :


1. www.sehatq.com
2. www.alodokter.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved