Densus 88 Geledah Bekas Markas FPI Makassar, Pengembangan Kasus Munarman dan Bom Gereja Katedral

Zulpen juga membeberkan hal ini terkait dengan penangkapan eks Sekum FPI, Munarman.


zoom-inlihat foto
Eks-markas-Front-Pembela-Islam-FPI-Kota-Makassar-digeledah-Tim-Densus-88.jpg
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Eks markas Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar, digeledah Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, di Jl Sungai Limboto 5, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (4/5/2021) sore.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di bekas markas FPI di Jalan Sungai Limboto, Makassar, Selasa (4/5/2021).

Penggeledahan ini berkaitan dengan pengembangan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada 28 Februari lalu.

“Tujuan yang pertama untuk pengembangan kasus bom Gereja Katedral,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan, Selasa malam.

Selain itu, penggeledahan tersebut juga diduga berkaitan dengan pengembangan penangkapan 20 terduga teroris di Villa Mutiara, Januari lalu.

“Kemudian yang kedua adalah pengembangan dari pada kelompok Villa Mutiara yang awal tahun lalu 20 orang ditangkap oleh Densus,” lanjutnya seperti dikutip dari TribunMakassar.com.

Eks markas Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar, digeledah Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, di Jl Sungai Limboto 5, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (4/5/2021) sore.
Eks markas Front Pembela Islam (FPI) Kota Makassar, digeledah Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, di Jl Sungai Limboto 5, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Selasa (4/5/2021) sore. (TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA)

Zulpen juga membeberkan hal ini terkait dengan penangkapan eks Sekum FPI, Munarman.

Pasalnya, sari pengakuan sejumlah terduga teroris yang dtangkap, pernah dibaiat oleh Munarman.

"Kemudian dari pengakuan mereka (terduga teroris) dibaiat oleh saudara Munarman. Jadi mencari alat bukti berkaitan dengan itu," terang Zulpan.

Diketahui, Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di bekas markas FPI Makassar pada Selasa sore.

Saat penggeledahan berlangsung, warga dilarang mendekat.

Begitu pula dengan awal media yang hendak meliput.

Eks Sekretaris Umum FPI Munarman sempat meminta menganakan alas kaki saat ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modernhills, Pamulang, Tangerang Selatan pada Selasa 27 April 2021.
Eks Sekretaris Umum FPI Munarman sempat meminta menganakan alas kaki saat ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di kediamannya di Perumahan Modernhills, Pamulang, Tangerang Selatan pada Selasa 27 April 2021. (Tribunnews.com, Igman Ibrahim)

Penjagaan ketat dilakukan oleh Tim Penikam Polrestabes Makasar dan beberapa tim lainnya.

Dalam penggeledahan itu ditemukan sejumlah barang bukti berupa papan nama sekretariat berlogo FPI dan spanduk bekas.

“Sampai saat ini tim masih bekerja, barang bukti yang diamankan ada, tadi berupa kontainer, yang diamankan empat kontainer, namun apa isinya kita belum bisa sampaikan,” terang Zulpan.

Barang yang diamankan itu diangkut mobil ranger Polsek Ujung Pandang.

Pasca digeledah Tim Densus 88, bekas sekretariat atau markas FPI itu juga dipasangi garis polisi.

Garis polisi mengelilingi seluruh bangunan sekretariat.

Barang-barang dalam boks yang ditemukan di bekas Markas FPI Makassar, Selasa (27/4/2021).
Barang-barang dalam boks yang ditemukan di bekas Markas FPI Makassar, Selasa (27/4/2021). (KOMPAS.com / IRFAN KAMIL)

Pintu sekretariat juga terkunci rapat. Terlihat saat seorang pria hendak memasuki sekret.

Pria itu berusaha membuka, namun tidak bisa lantaran terkunci.

Informasi yang diperoleh di lokasi, penggeledahan dilakukan mulai pukul 16.00 Wita hingga 17.20 Wita.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved