Viral Polisi India Rebut Tabung Oksigen Milik Pasien Covid-19 dan Diberikan ke Pasien VIP

Sebuah video viral memperlihatkan polisi merebut tabung oksigen milik pasien Covid-19 dan diduga diberikan kepada pasien VIP


zoom-inlihat foto
Daily-MailDaily-MailXS.jpg
Daily Mail
Video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria menangis dan memohon kepada petugas di luar rumah sakit swasta di kota Agra di Uttar Pradesh. 'Ibuku akan mati jika kamu mengambil tabung oksigennya,' Anmol Goyal, 22, memohon kepada petugas saat tabung itu dibawa keluar dari rumah sakit pada Selasa malam. Polisi Agra dengan keras membantah klaim tersebut, dengan mengatakan: "Itu adalah silinder kosong yang diambil dari rumah sakit untuk diisi ulang."


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang wanita India meninggal setelah polisi dituduh mengambil tabung oksigennya untuk diberikan kepada seorang VIP di tengah kekurangan pasokan.

Diketahui saat ini India sedang kewalahan menghadapi wabah Covid-19 yang tumbuh paling cepat di dunia.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria menangis dan memohon kepada petugas di luar rumah sakit swasta di kota Agra di Uttar Pradesh, seperti dilansir Daily Mail.

"Ibuku akan mati jika kamu mengambil tabung oksigennya," kata Anmol Goyal, 22 tahun, kepada polisi saat tabung itu dibawa keluar dari rumah sakit pada Selasa malam.

Dia dan saudara laki-lakinya yang berusia 17 tahun telah mengambil oksigen sendiri setelah rumah sakit kehabisan stoknya.

Tabung tersebut dibawanya bangsal Covid-19 dan meletakkannya di samping tempat tidur ibu mereka.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria menangis dan memohon kepada petugas di luar rumah sakit swasta di kota Agra di Uttar Pradesh. 'Ibuku akan mati jika kamu mengambil tabung oksigennya,' Anmol Goyal, 22, memohon kepada petugas saat tabung itu dibawa keluar dari rumah sakit pada Selasa malam. Polisi Agra dengan keras membantah klaim tersebut, dengan mengatakan:
Video yang beredar di media sosial menunjukkan seorang pria menangis dan memohon kepada petugas di luar rumah sakit swasta di kota Agra di Uttar Pradesh. 'Ibuku akan mati jika kamu mengambil tabung oksigennya,' Anmol Goyal, 22, memohon kepada petugas saat tabung itu dibawa keluar dari rumah sakit pada Selasa malam. Polisi Agra dengan keras membantah klaim tersebut, dengan mengatakan: "Itu adalah silinder kosong yang diambil dari rumah sakit untuk diisi ulang." (Daily Mail)

Tetapi tabung itu disita oleh polisi dan diberikan kepada seorang VIP atau orang yang dianggap lebih penting.

Hal tersebut didapat dari koresponden The Times of India yang membagikan video itu di media sosial.

Diketahui dua jam kemudian ibu keluarga Goyal meninggal.

Namun pihak kepolisi Agra dengan keras membantah klaim tersebut dengan mengatakan, "Itu adalah silinder kosong yang diambil dari rumah sakit untuk diisi ulang."

Polisi India membantah merebut tabung Oksigen dan menyebut tabung tersbeut kosong
Polisi India membantah merebut tabung Oksigen dan menyebut tabung tersebut kosong (Daily Mail)

Ini adalah kejadian mengerikan terbaru yang muncul dari negara di mana 386.452 infeksi dan 3.498 kematian lainnya tercatat secara resmi pada hari Jumat.

Namun, petugas medis telah memperingatkan angka sebenarnya bisa sepuluh kali lebih besar.

Baca: Ramadhan yang Berat untuk Penggali Kubur Pasien Covid-19 di India, Kerja 24 Jam, Tak Bisa Puasa

Baca: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Makin Naik, Kemenkes Waspadai Lonjakan seperti India

Bahkan tingkat kematian akibat Covid-19 di negara saat ini sebesar 1,14 persen.

Hal itu bisa berarti lebih dari 30.000 kematian setiap hari akibat virus korona dalam waktu dua minggu.

Tetapi pencatatan yang buruk di India berarti jumlah sebenarnya mungkin tidak akan pernah diketahui.

Sebagai informasi, saat ini India sedang menghadapi badai Covid di dunia.

India mengkremasi mayat pasien Covid-19 dengan pembakaran kayu bakar di pemakaman sepanjang waktu di Delhi dan Mumbai.

Kemudian juga di rumah sakit di bawah penjagaan bersenjata untuk melindungi pasokan oksigen.

Meskipun peralatan medis darurat tiba dari Inggris dan Amerika Serikat, termasuk jet kargo USAF dengan 400 tabung oksigen pada hari Jumat, namun masih ada kekurangan oksigen, obat-obatan dan tempat tidur di seluruh India.

Orang-orang sekarat di jalanan dan di tandu di luar rumah sakit yang penuh sesak.

Sementara itu, ada pertandingan kriket Liga Premier India juga diselenggrakan hanya beberapa ratus meter jauhnya.

Hari ini, diketahui Covid-19 telah merenggut nyawa mantan Jaksa Agung Soli Sorabjee, 91, dan pembawa berita populer Rohit Sardana, yang baru berusia 40 tahun.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka)

Baca lengkap soal Covid-19 India di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved