Iktikaf

Iktikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dalam satu tempo tertentu dengan melakukan amalan-amalan (ibadah-ibadah) tertentu.


zoom-inlihat foto
Itikaf.jpg
islami.co
Ilustra iktikaf pada bulan Ramadan

Iktikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dalam satu tempo tertentu dengan melakukan amalan-amalan (ibadah-ibadah) tertentu.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Iktikaf menurut bahasa artinya berdiam diri dan menetap dalam sesuatu.

Terdapat perbedaan pengertian iktikaf menurut istilah di tengah kalangan para ulama .

Al-Hanafiyah (ulama Hanafi) berpendapat iktikaf adalah berdiam diri di masjid yang biasa dipakai untuk melakukan salat berjemaah, dan menurut asy-Syafi’iyyah (ulama Syafi’i) iktikaf artinya berdiam diri di masjid dengan melaksanakan amalan-amalan tertentu dengan niat karena Allah.

Majelis Tarjih dan Tajdid dalam buku Tuntunan Ramadhan menjelaskan iktikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dalam satu tempo tertentu dengan melakukan amalan-amalan (ibadah-ibadah) tertentu untuk mengharapkan ridha Allah.

I'tikaf biasanya dilaksanakan pada waktu bulan Ramadan.

Beberapa ulama berpendapat iktikaf dilaksanakan selama 24 jam atau sehari semalam, tetapi pendapat lain juga mengatakan kegiatan ini dapat dilakukan beberapa saat saja.

Dengan demikian, dapat disimpulkan iktikaf dapat dilakukan dalam waktu singkat, misal dalam beberapa jam saja atau boleh juga dilakukan dalam sehari semalam. (1)

  • Syarat Iktikaf


Orang yang beri'tikaf harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

- muslim,
- niat,
- baligh/berakal,
- suci dari hadats (junub), haid dan nifas, dan
- dilakukan di dalam masjid.

Oleh karena itu, iktikaf tidak sah bagi orang yang bukan muslim, anak-anak yang belum dewasa, orang yang terganggu kewarasannya, orang yang dalam keadaan junub, wanita dalam masa haid dan nifas.

 

  • Rukun-Rukun iktikaf


1. Niat

Orang yang ingin beriktikaf dapat membaca niat berikut:

نويت الاعتكاف لله تعالي

“Nawaitul I’tikaf Lillahi Ta’ala”

 

2.Berdiam di masjid (QS. Al Baqarah: 187)

Di sini ada dua pendapat ulama tentang masjid tempat iktikaf. Sebahagian ulama membolehkan iktikaf di setiap masjid yang digunakan untuk salat berjamaah lima waktu.

Hal itu dalam rangka menghindari seringnya keluar masjid dan untuk menjaga pelaksanaan salat jemaah setiap waktu.

Ulama lain mensyaratkan agar iktikaf itu dilaksanakan di masjid yang digunakan untuk membuat salat Jumat, sehingga orang yang beriktikaf tidak perlu meninggalkan tempat iktikafnya menuju masjid lain untuk salat Jumat.

Pendapat ini dikuatkan oleh para ulama Syafi'iyah bahwa yang utama yaitu iktikaf di masjid jami', karana Rasulullah saw iktikaf di masjid jami'. Lebih utama di tiga masjid: Masjid al-Haram, Masjid Nabawi, dan Masjid Al-Aqsa. (2)

  • Hal yang Membatalkan Iktikaf


Terdapat 9 hal yang dapat membatalkan iktikaf, di antaranya sebagai berikut:

1. berhubungan suami istri;

2. mabuk yang disengaja;

3. mengeluarkan sperma;

4. murtad;

5. haid (selama waktu i'tikaf cukup dalam masa suci biasanya);

6. nifas;

7. keluar tanpa alasan;

9. Keluar dengan alasan sampai beberapa kali (keluar karena keinginan sendiri). (3)

 

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Nama I'tikaf
Kategori Ibada di bulan ramadan
   


Sumber :


1. muhammadiyah.or.id
2. id.wikipedia.org
3. www.merdeka.com


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Febri Ady Prasetyo






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Pulau Bawean

    Pulau Bawean adalah sebuah pulau yang berada di
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved