Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM- Anus gatal atau pruritus ani adalah rasa gatal yang muncul pada dubur atau lubang anus.
Mendapati anus gatal tentu tidak nyaman dan terkadang bisa memalukan karena kerap muncul dorongan yang begitu besar untuk dapat menggaruknya meski di tempat umum.
Pada beberapa kasus, anus gatal juga bisa disebabkan oleh suatu penyakit sehingga harus mendapatkan pengobatan. (1)
Baca: Vaginal Agenesis
Penyebab #
1. Cacing kremi
Keberadaan cacing kremi bisa menyebabkan anus gatal.
Telur cacing kremi bisa masuk ke dalam sistem pencernaan melalui makanan yang terkontaminasi dan hal-hal lain, seperti seprai, perlengkapan kamar mandi, mainan, dan kotak pasir.
Cacing kremi tampak seperti potongan kecil benang putih.
2. Kudis
Kudis adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya rasa sangat gatal di kulit, terutama pada malam hari.
Rasa gatal itu juga dapat muncul pada area anus.
Penyebab kudis adalah tungau yang hidup dan bersarang pada kulit.
3. Psoriasis
Melansir Mayo Clinic, kadang-kadang rasa gatal pada dubur disebabkan oleh kondisi kulit tertentu, seperti psoriasis.
Penyebab psoriasis belum diketahui secara pasti.
Namun, dugaan utama penyebab psoriasis adalah gangguan pada sistem kekebalan tubuh dan faktor keturunan.
4. Masalah kesehatan lainnya
Kondisi yang memengaruhi seluruh tubuh dapat memengaruhi juga area anus. Ini termasukd
-iabetes tipe 2,
-leukemia dan limfoma,
-lagal ginjal atau penyakit hati,
-hipertiroidisme (tiroid terlalu aktif),
-anemia (tidak cukup zat besi dalam darah), dan
-kecemasan dan stres. (1)
Human papillomavirus (HPV) adalah penyakit menular seksual (PMS) yang menyebabkan kutil dubur.
Kutil dapat tumbuh di dalam dan di sekitar anus dan bisa juga menyebar ke area alat kelamin.
Gatal adalah gejala umum dari kemunculan kutil ini.
6. Infeksi
Beberapa jenis jamur, seperti jamur yang menyebabkan sebagian besar infeksi jamur vagina dapat pula menyebabkan gatal pada anus.
Infeksi beberapa jenis bakteri tertentu juga bisa menjadi penyebab anus gatal, misalnya, infeksi bakteri staph yang bisa terjadi di hampir semua bagian tubuh, termasuk dubur.
7.Fistula ani
Fistula ani adalah terbentuknya saluran di antara ujung usus besar dan kulit di sekitar anus.
Cairan yang keluar dari dalam bisa keluar dan mengiritasi kulit, yang memicu rasa sakit dan gatal.
Penyakit Crohn, kanker, trauma, dan radiasi dapat meningkatkan kemungkinan Anda terkena infeksi dan fistula.
8. Fisura ani
Fisura ani adalah sobekan atau luka kecil yang timbul di dalam anus.
Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan gatal pada anus.
9. Wasir
Wasir atau ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah di rektum atau anus yang bisa menimbulkan rasa terbakar dan gatal.
10. Sembelit atau konstipasi
Bisa mengalami anus gatal dan nyeri jika mengalami sembelit.
11. Pengaruh pakaian dalam
Jika celana dalam Anda terlalu ketat atau terbuat dari kain sintetis, Anda mungkin akan mengalami masalah kelembapan di selangkangan.
12. Pengaruh makanan yang dikonsumsi
Mengonsumsi makanan atau minuman tertentu dapat menjadi penyebab anus gatal, misalnya kopi.
Kopi pada dasarnya dapat mengendurkan otot anus sehingga membuat feses keluar dan memicu rasa gatal.
13. Berlebihan dalam membersihkan anus
Mengusap bagian anus terlalu keras dapat menyebabkan gatal atau memperburuk kondisi gatal pada area tersebut.
Selain itu, penggunaan sabun air panas, bubuk obat, wangi-wangi, atau deodorant juga dapat menjadi penyebab anus gatal.
14.Masih ada sisa kotoran
Melansir WebMD, Jika Anda tidak membersihkan kotoran dengan baik setelah buang air besar (BAB), sisa kotoran (feses) dapat menyebabkan gatal dan rasa terbakar di anus. (2)
Baca: Penyakit Crohn (Crohns Disease)
Faktor resiko anus gatal #
-Berjenis kelamin pria
-Berusia 40–60 tahun
-Memiliki berat badan berlebih
-Mudah berkeringat atau keringat berlebih
-Sering memakai pakaian dalam ketat. (3)
Baca: Meski Berkhasiat, Orang dengan 4 Penyakit Ini Dilarang Mengonsumsi Daun Salam
Gejala #
-Kemerahan
-Pembengkakan
-Panas atau nyeri
-Ruam atau luka. (3)
Pengobatan #
-Jangan menggaruk anus meski terasa gatal, karena hanya akan membuat gatal lebih lama hilang.
-Gunting kuku jari sampai pendek dan kenakan sarung tangan katun untuk mencegah luka akibat tidak sadar menggaruk anus saat tidur.
-Oleskan krim yang mengandung zinc oxide atau petroleum jelly untuk menjaga kelembapan kulit anus.
-Lakukan sitz bath, yaitu merendam area anus di dalam air hangat selama 20 menit setelah buang air besar. Sitz bath dapat membantu meredakan gatal dan iritasi.
-Jangan lupa untuk mengeringkan anus sebelum memakai celana dalam. (3)
Baca: Punya Riwayat Maag? Simak Tips Jalani Puasa Tanpa Khawatir Penyakit Kambuh
(Tribunnewswiki.com/ Husna)
| Nama | Anus gatal atau Pruritus Ani |
|---|
| Gejala | Kemerahan, Pembengkakan, Panas atau nyeri, Ruam atau luka. |
|---|
Sumber :
1. palembang.tribunnews.com
2. health.kompas.com
3. www.alodokter.com