Informasi awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Djadjang Nurjaman merupakan nabtan pemain dan saat ini menjadi pelatih Barito Putera.
Djadjang Nurjaman lahir pada 30 Maret 1959 di Majalengka, Jawa Barat.
Saat masih aktif bermain Djadjang Nurjaman berposisi sebagai gelandang. (3)
Djadjang Nurjaman berhasil menorehkan rekor setelah berhasil membawa Persib menjadi juara baik sebagai pemain, asisten pelatih, maupun pelatih.
Baca: Sudirman
Karier Sebagai Pemain #
Pada usia 17 tahun Djanur pindah dari Kota kelahirannya Majalengka ke Bandung untuk bermain sepakbola.
Di Bandung, ia bergabung dengan klub kecil yang merupakan anggota Persib.
Sampai akhirnya, ia berhasil mendapat kepercayaan untuk bergabung dengan skuat Persib senior.
Saat itu Djajang bermain di posisi gelandang serang, tetapi lebih ke sayap kanan. Tubuhnya yang kecil sering kali merepotkan pertahanan kiri lawan.
Baca: Dragan Djukanovic
Kehebatannya tidak dapat menyelamatkan Persib yang harus terdegradasi ke Divisi I dalam kompetisi perserikatan pada tahun 1978. (1)
Setelah Persib terdegradasi, Djanur memutuskan untuk pindah klub Galatama dengan memperkuat tim Sari Bumi Bandung Raya.
Disana Djanur hanya bertahan satu tahun yang kemudian pindah memperkuat tim asal Yogyakarta, Sari Raya Yogyakarta selama 2 musim.
Pengalamannya terus bertambah dengan memutuskan untuk menjadi pemain Mercu Buana Medan hingga tahun 1985.
Setelah 6 tahun berpetualang, tahun 1985 ia memutuskan untuk kembali berseragam biru bersama Persib Bandung yang saat itu dilatih oleh Nandar Iskandar.
Baca: Igor Kriushenko
Pada musim 1986 Djanur berhasil membawa Persib juara liga perserikatan. Ia menjadi pencetak gol penentu saat final berlangsung.
Setelah membela Persib, ia memutuskan untuk pensiun, dan melanjutkan kariernya sebagai pelatih. (1)
Karier Sebagai Pelatih #
Ia mengawali karier kepelatihannya pada tahun 1997 untuk menangani Persib U-15.
Langkahnya menjadi pelatih kepala terus berlanjut. Ia akhirnya didapuk sebagai pelatih Persib U-17, lalu ke U-21, dan U-23. (2)
Pada 2007, ia kembali diminta menjadi asisten pelatih Persib untuk mendampingi pelatih Arcan Iurie, asal Moldova.
Djanur kemudian keluar dari Persib dan pindah untuk mencari pengalaman baru di Pelita Jaya pada 2008.
Di Pelita Jaya Djanur bertugas mendampingi pelatih asal Singapura, Fandi Ahmad selama hampir 3 tahun.
Pada musin terahirnya, tahun 2011, ia harus menggantikan posisi pelatih kepala yang ditinggalkan Fandi Ahmad dan berhasil menyelamatkan Pelita Jaya dari degradasi.
Pada 2013, ia kembali diminta menangani tim utama Persib. Kali ini sebagai pelatih kepala untuk kompetisi ISL 2013.
Djanur berhasil membawa Persib menjadi juara ISL 2014. Tak hanya itu di bawah kepalatihannya, Persib juga menjuarai Piala Presiden 2015.
Keberhasilan Djanur bersama Persib memiliki arti tersendiri. Ia berhasil mencetak sejarah mengantarkan Persib menjadi juara liga sebagai pemain, asisten pelatih, dan pelatih kepala. (1)
Setelah kebersamaan dengan Persib usai, ia melatih klub Liga 2 bersama PSMS Medan.
Semusim di PSMS, Djanur ditunjuk sebagai pealtih Persebaya setelah menggantikan Bejo Sugiantoro.
Pada tahun 2019 Barito Putera menunjuk Djanur setelah pelatih kepala mereka, Jackson F Tiagho mengundurkan diri sebagai pelatih Barito Putera.
Hingga saat ini Djanur masih menangani Barito Putera di ajang Piala Menpora 2021.
Baca: Hendri Susilo
Baca: Luis Milla
Karier #
Pemain
Persib Bandung, - 1978
Sari Bumi Raya Bandung, 1979-1980
Sari Bumi Raya Yogyakarta, 1980 -1982
Mercu Buana Medan, 1982-1985
Persib Bandung, 1985-1995
Asisten Pelatih
Persib, 2007-2008
Pelita Jaya, 2008-2011
Pelatih
Persib Bandung 2007-2008
Pelita Jaya 2011
Persib Bandung 2012-2017
PSMS Medan 2017-2018
Persebaya 2018-2019
Barito Putera 2019-Sekarang
(Tribunnewswiki.com/Khairul)
| Info Pribadi |
|---|
| Nama | Djadjang Nurjaman |
|---|
| Tanggal Lahir | 30 Maret 1959 |
|---|
| Tempat Lahir | Majalengka, Jawa Barat |
|---|
| Profesi | Pelatih |
|---|
| Klub | Barito Putera |
|---|
Sumber :
1. www.viva.co.id
2. www.indosport.com
3. www.transfermarkt.co.id