Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Panser Biru adalah suporter atau kelompok pendukung dari klub sepak bola Liga 1 Indonesia, PSIS Semarang.
Panser biru kepanjangan dari Pasukan Suporter Semarang Biru.
Kata Panser memiliki arti 'Tank' yang menunjukkan berjuang dari PSIS Suporter.
Sementara Biru merupakan warna dari kebanggan PSIS Semarang.
Panser Biru berdiri sendiri sebagai simpatisan pendukung PSIS Semarang. [1]
Nama besar Panser Biru dideklarasikan sebagai organisasi supporter pertama PSIS pada 25 Maret 2001.
Asal-usul nama Panser Biru dicanangkan oleh Beny Setiawan, saat menggelar pertemuan dengan beberapa orang dalam mencari nama yang pantas juntuk disandang oleh organisasi yang akan dibentuk ini. [2]
Suporter asal Semarang, Jawa Tengah ini senantiasa selalu mendukung saat PSIS Semarang sedang menjalani sebuah pertandingan.
Baca: Persita Tangerang
Sejarah #
Sejarah berdirinya Panser Biru dan terbentuknya keluarga besar panser biru berawal dari Gedung berlian dan tragedi Manahan.
Gedung berlian dan tragedi Manahan mempunyai arti yang sangat penting bagi lahirnya Panser Biru.
Di dua tempat itulah awal mula terbesit untuk membentuk organisasi suporter atraktif pertama di Semarang bernama Panser Biru.
Tragedi Manahan telah menjadi spirit bagi cah-cah (Orang-orang) Semarang untuk membentuk suatu kelompok organisasi supporter yang atraktif dan kreatif.
Maklum saja tragedi Manahan selain membuat banyak jatuhnya korban secara fisik tetapi juga secara psikis, karena terdegradasinya PSIS ke Divisi 1 untuk pertama kalinya selama Ligina digulirkan.
Diawali dengan bertemunya sekitar 15 orang gila bola di Gedung Berlian Jl. Pahlawan Semarang, mereka mulai membicarakan embrio terbentuknya suatu kumpulan supporter yang terorganisir.
Mereka adalah Ari Sudrajat, Arief Pamungkas, Beny Setyawan, Miko, Duryanto “pesek”, Djoened, Dody, Oky, Ibnu, Sastono, Bayu, Aris, Nevo, Agus, Arief.
Dari situ terbentuklah nama “Forum Peduli PSIS”, dan nahkoda sementara dipegang oleh Duryanto “Pesek”.
Lambat laun tiap minggu secara kontinyu pertemuan terus diadakan di Stadion Tri Lomba Juang Mugas Semarang.
Pada 22 Oktober 2000 pertemuan pertamanya diikuti hanya oleh 20 orang saja.
Kemudian pertemuan kedua pada 29 Oktober 2000 diikuti oleh 35 orang.
Puncaknya pada 5 November 2000 pertemuan yang ke 4 berhasil diikuti oleh 75 orang yang secara aklamasi fans PSIS yang berkumpul ini sudah mulai mencari nama yang pantas disandang oleh organisasi yang akan dibentuk ini.
Saat itu, Ada beberapa nama usulan untuk dijadikan nama suporter PSIS Semarang.
Diantaranya adalah Fan Bos (Fans Bocah Semarang) yang diusulkan oleh anak-anak Semarang Selatan, Pasukan Suporter Semarang-Biru (Panser Biru) oleh Sdr Beny Setyawan, Bosnia (Bocah Semarang Mania) yang disuarakan Anak Banyumanik, SAS, Bocah Semarang (Bocas), Tiffosi, dan masih banyak lagi.
Selain itu sejumlah lagu juga telah diusulkan untuk dinyanyikan apabila PSIS sedang berlaga di stadion.
Aklamsi akhirnya membuktikan kalau nama Panser Biru karya Beny Setyawan banyak mendapat suara dari fans PSIS sehingga sejak saat itu dipilihlah nama Panser Biru menjadi nama organisasi supporter sepakbola baru Semarang.
Semangat anak-anak Semarang pun mulia berkobar-kobar menyambut terbentuknya organisasi baru PSIS ini layaknya api yang membara.
Puncaknya Pada 1 Desember 2000, saat latihan perdana PSIS di stadion Jatidiri yang akan mempersiapkan diri berlaga di divisi 1 liga Indonesia, Panser Biru mulai beraksi untuk pertama kalinya di depan publik.
Segala gerakan, tarian serta yel-yel atraktif mulai diperlihatkan secara menarik.
Nuansa tersebut sebelumnya belum pernah ada di dalam stadion.
Para pecinta PSIS pun yang sedang melihat latihan banyak yang terperangah melihat ada “sesuatu” yang baru di tengah-tengah mereka.
Gelora anak Panser tak hanya sampai di sini saja, tetapi terus berlanjut dari tiap pertandingan ke pertandigan kandang maupun tandang PSIS.
Setelah melalui proses yang panjang akhirnya pada 25 Maret 2001 nama besar Panser Biru dideklarasikan sebagai organisasi supporter pertama PSIS yang mengusung kreatifitas dan atraktifitas di komplek GOR Tri Lomba Juang Mugas Semarang yang juga dihadiri kurang lebih 5000 orang simpatisan.
Pasang surut, terpuruk dan jaya, senang maupun susah, sehat dan sakitnya Panser sudah banyak dirasakan kelompok ini.
Semangat yang digelorakan dari dulu hingga kini masih terus dipegang serta dihayati oleh semua anggota dengan satu tujuan yaitu mendukung PSIS menjadi klub sepakbola terbaik di kasta tertinggi kancah persepak bolaan Indonesia. [3]
Baca: Persija Jakarta
Dirigen #
Ferry Guntoro atau biasa akrab disapa Opel Panix adalah dirigen Panser Biru saat ini.
Pria kelahiran 4 Maret 1987 ini merupakan sosok yang memiliki kegigihan dan semangat kerja keras yang tinggi.
Nama Opel sudah tidak asing lagi di lingkungan organisasi suporetr Panser Biru.
Jika dibandingkan dengan nama besar seperti Yuli Sumpil dari Aremania Malang maupun Aye Beutik dari Bandung, nama Opel memang belum setenar mereka.
Namun di Kota Semarang sendiri terutamanya dalam lingkup Panser Biru, Opel Panix sudah kenyang akan pengalaman dan jam terbang tinggi.
Kecintaannya terhadap PSIS Semarang tidak bisa diragukan lagi.
Klub kesayangannya itu sudah melekat dihatinya sejak ia duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
Opel Panix selalu berpesan dan menekankan sikap 'Anti Rasis' kepada teman-temannya sesama anggota Panser Biru. [4]
Baca: Persebaya Surabaya
Solidaritas #
Panser biru pernah membuka Posko untuk Bonek (Suporter Persebaya Surabaya), saat Bonek menggelar aksi Geruduk Jakarta. [5]
Aksi tersebut dilakukan untuk memperjuangkan nasib tim kesayangannya (Persebaya) yang telah lama menghilang bisa ikut berkompetisi lagi. [6]
Aksi itu juga merupakan aksi untuk Mengawal Kongres PSSI. [7]
Nama besar Persebaya dan Bonek nampaknya membuat banyak pihak merespon positif aksi Gruduk Jakarta.
Panser Biru, suporter PSIS juga mendukung aksi ini dengan cara membuka posko untuk istirahat Bonek sejak Rabu (27/7/2016).
Ada sekitar 400 Bonek mampir di Posko yang disediakan Panser Biru tersebut. [8]
Baca: Persib Bandung
Ketua Umum #
Ketua umum baru Panser Biru Galih Eko Putranto atau yang lebih dikenal dengan nama Galih Ndog memiliki harapan tersendiri pasca terpilih secara resmi sebagai ketua umum baru Panser Biru.
Ia menggantikan posisi Kepareng Wareng, ketua umum Panser Biru yang sebelumnya sudah menjabat selama dua periode.
Galih Ndog resmi diangkat sebagai ketua umum Panser Biru periode kepemimpinan 2021-2024 berdasarkan keputusan dalam musyawarah besar (Mubes) Panser Biru untuk memilih ketua umum di Gedung Juang '45, Kota Semarang pada Minggu (11/4/2021).
Galih Ndog mengalahkan calon ketua umum lainnya yakni Suwanto dengan perolehan 134 suara berbanding 16 suara.
"Tentunya harapan saya semoga bisa membawa Panser yang baru bisa lebih baik dan maju lagi," kata Galih kepada Tribun Jateng.
Selain itu, ia juga menaruh harapan agar Panser Biru kedepannya bukan hanya aktif sebagai kelompok pendukung PSIS Semarang namun juga berperan aktif dalam masyarakat. Khususnya di Kota Semarang.
"Kita juga harapkan bisa menjadikan Panser Biru menjadi manfaat untuk masyarakat kota Semarang pada umumnya. Dan lebih guyup, serta lebih merangkul seluruh elemen Panser Biru," jelas Galih. [9]
Baca: PSIS Semarang
(TribunnewsWiki.com/Rakli)
| Nama | Panser Biru |
|---|
| Suporter | PSIS Semarang |
|---|
| Didirikan | 25 Maret 2001 |
|---|
| Dirigen | Ferry Guntoro (Opel Panix) |
|---|
| Warna Kebesaran | Biru |
|---|
Sumber :
1. indo.wiki
2. suportermilitan.blogspot.com
3. web.facebook.com
4. mobile.facebook.com
5. emosijiwaku.com
6. bola.republika.co.id
7. juara.bolasport.com
8. emosijiwaku.com