5 Drama Korea di Netflix yang Buktikan Tidak Ada Kata Terlambat untuk Kejar Mimpi

Berikut ini adalah 5 drama Korea di Netlfix yang membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar mimpi.


zoom-inlihat foto
7-Fakta-dan-Cerita-Menarik-di-Balik-Drama-Korea-Navillera.jpg
Netflix Indonesia
5 Drama Korea di Netflix yang Buktikan Tidak Ada Kata Terlambat untuk Kejar Mimpi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut ini adalah 5 drama Korea di Netlfix yang membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar mimpi.

Ada yang menginspirasi kita saat melihat seseorang gigih mengejar mimpinya walau banyak rintangan mengadang.

Kegagalan dan omongan orang-orang sekitar yang menciutkan hati mungkin menjadi proses yang tersulit untuk dilewati.

Namun, bukan berarti kita harus menyerah.

Baca: 7 Tayangan Netflix yang Terinspirasi dari Buku Populer di Dunia, Shadow and Bone hingga Lupin

Baca: 5 Rekomendasi Film Korea yang Bernuansa Kelam di Netflix, Night in Paradise hingga Time to Hunt

Jika kamu merasa sedang berada di situasi yang sama dan membutuhkan kisah inspiratif, simak lima drama Korea berikut ini yang membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mengejar mimpi.

Baca selengkapnya di sini!

1. Navillera

Navillera
Navillera (Netflix)


Navillera mengikuti kisah Sim Deok Chul (Park In Hwan), seorang lelaki tua berusia 70 tahun.

Dan Lee Chae Rok (Song Kang), seorang pemuda berusia 23 tahun, yang saling membantu satu sama lain demi mengejar impian mereka masing-masing.

Memasuki babak terakhir dalam hidupnya, Deok-chul bertekad untuk mempelajari balet dan menemukan sosok mentor dalam diri Chae Rok.

Namun di sisi lain, sang balerino muda juga sedang mengalami kesulitan tersendiri, ia merasa susah menerima pahitnya kenyataan.

Antusiasme Deok Chul terhadap balet pun menghidupkan kembali semangat Chae Rok dan keduanya saling mendukung impian satu sama lain.

2. Do You Like Brahms?

Do You Like Brahms?
Do You Like Brahms? (Netflix)


Chae Song Ah (Park Eun-bin) adalah seorang murid biola yang sulit beradaptasi karena telat memulai pelajarannya dibandingkan teman-temannya.

Namun terlepas dari persaingan yang sengit dan komentar orang-orang di sekitarnya yang mengecilkan hati, Song Ah terus bermain biola karena rasa cintanya yang tulus.

Dia pun belajar bahwa kesuksesannya tidak boleh ditentukan berdasarkan ekspektasi orang lain.

Do You Like Brahms? memperlihatkan bahwa terkadang perjalanan dalam mengejar mimpi dapat terpenuhi dengan sendirinya dan dapat mengarahkan kita pada kesempatan berharga lainnya.

3. Hello, Me!

Hello, Me!
Hello, Me! (Netflix)


Hello, Me! mengikuti kisah Bahn Ha Ni (Choi Kang Hee), seorang wanita dengan hidup yang sengsara dan selalu merasa gagal.

Dia tidak memiliki apa-apa untuk dibanggakan di usianya yang ke-37, baik itu dalam hal karier, keuangan, maupun percintaan.

Pada suatu hari, Ha Ni bertemu dengan dirinya sendiri yang berusia 17 tahun.

Melihat dirinya yang lebih muda dan tangguh, Ha Ni menyadari bahwa ia pantas mendapatkan yang terbaik dalam hidup dan menjadi terpacu untuk membuat perubahan positif.

Drama Korea ini menunjukkan bahwa masih ada banyak mimpi dan kebahagiaan lainnya untuk dikejar, bahkan di saat kamu merasa tidak ada harapan yang tersisa.

4. Romance Is a Bonus Book

Romance Is a Bonus Book
Romance Is a Bonus Book (Netflix)


Sebelum menikah dan memiliki anak, Kang Dan I (Lee Na Young) adalah seorang copywriter yang sangat berbakat.

Sayangnya, hidupnya tidak berjalan sesuai rencana ketika suaminya berselingkuh dan menceraikan dirinya.

Dan I pun harus berjuang menata ulang hidupnya kembali.

Walau kesulitan mencari pekerjaan dan rumah, ia selalu memiliki banyak akal dan tekad yang kuat agar bisa bangkit dan meraih kesuksesan sendiri.

Pintar dan rajin, pelan-pelan upaya Dan I menuntunnya ke sebuah kebahagiaan baru.

5. Kkondae Intern

Kkondae Intern
Kkondae Intern (Netflix)


Pada awalnya, Lee Man Sik (Kim Eung Soo) adalah seorang manajer yang suka merendahkan orang dan tidak suka bersimpati.

Namun setelah gagal naik jabatan, Man Sik akhirnya mendapati dirinya kehilangan pekerjaan.

Sebagai pekerja yang pintar dan berbakat, Man Sik pun memilih untuk tidak menyerah terlepas dari usianya yang kurang diminati lagi oleh banyak perusahaan.

Baca: Hwang In Yeop dan Ji Chang Wook Akan Bertemu dalam Drama Netflix Mendatang The Sound of Magic

Baca: 5 Alasan Mengapa Kamu Jangan Sampai Lewatkan Drama Korea Law School yang Sudah Tayang di Netflix

Dia tidak keberatan jika harus memulai lagi dari tahap magang demi kembali menjadi karyawan sukses.

Dalam prosesnya, Man Sik mendapat pelajaran yang sangat berharga ketika bertemu dengan orang-orang yang sepertinya dulu.

Baca artikel lainnya terkait Netflix selengkapnya di sini.

(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved