Simak Trik Diet Menurunkan Berat Badan selama Puasa Ramadan dengan Cara yang Sehat dan Tepat

Simak tips menurunkan berat badan yang tepat selama puasa, bagi Anda yang ingin mendapat tubuh ideal.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mengukur-lingkar-perut.jpg
Tribunnews
Ilustrasi diet dan cara menurunkan berat badan selama puasa


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Meski sedang berpuasa, berat badan ideal yang kita inginkan tak serta merta bisa langsung tercapai.

Namun banyak yang membayangkan berat badannya turun karena sudah melakukan puasa.

Lalu saat hari raya tiba, bebas untuk tampil maksimal dengan busana terbaik tanpa keluhan sesak di sana sini.

Namun nyatanya, ketika berpuasa, berat tubuh cenderung meningkat. Duh, puasa kok gendut?

Ada yang cenderung saat puasa merasa sangat lapar, kemudian saat berbuka puasa makan secara berlebihan.

Imbasnya berat badan meningkat, hingga kadar lemak darah sampai tensi darah melonjak.

Padahal menurut ahli gizi Anjas Kusmarani, S. Tr. Gz, puasa dikatakan berhasil jika berat badan tetap terjaga dan ideal.

Kadar lemak membaik dan kadar gula stabil.

Anjaz pun membagikan tips agar kondisi badan tetap ideal.

Cara Menurunkan Berat Badan yang Aman dan Ampuh
Cara Menurunkan Berat Badan yang Aman dan Ampuh (SHUTTERSTOCK/YURIY MAKSYMIV via Kompas.com)


Pertama adalah jangan melewatkan waktu sahur. Seperti yang sering disampaikan nabi jika sahur merupakan suatu amalan yang penting untuk dilakukan.

Di sisi lain, sahur membantu untuk melewati puasa agar tetap berenergi. Sehingga dapat menjalankan aktivitas seperti biasa.

Selama berpuasa, asupan kalori di saat sahur disarankan oleh ahli gizi 40 persen adalah dari kebutuhan kalori sehari-hari.

Bukan berarti meniadakan karbohidrat karena penting sebagai sumber tenaga. Harus disesuaikan oleh kebutuhan kalori masing-masing.

"Kalau untuk sahur mengandung protein, karbohidrat, kemudian sayur dan buah-buahan," katanya dalam live streaming, Rabu, (21/4/2021).

Kedua adalah memilih jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh. Disarankan untuk konsumsi karbohidrat komplek.

Sehingga dicerna secara perlahan-lahan dan dapat mempertahankan rasa lapar. Contohnya masih putih bisa digantikan dengan beras merah.

"Kalau kalori 500-600 kalori porsi untuk orang normal itu adalah 8 sendok makan. Sedangkan bagi mereka yang ingin mengurangi berat badan bisa dikurangi dua tiga sendok," katanya lagi.

Ketiga adalah mengendalikan porsi. Seperti yang dikatakan sebelumnya, setiap orang memiliki porsi masing-masing. Untuk mereka yang memiliki berat badan normal, membutuhkan kalori hingga 1700 per-harinya. Sedangkan jika memiliki tujuan berat badan, kurangi 300-500 kalori.

Pola makan saat diet

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi mengatakan dehidrasi dan lapar karena puasa, akan menyebabkan tubuh memperlambat metabolisme untuk mengurangi penggunaan energi seefisien mungkin.

Pastikan meminum air putih yang cukup dan memperhatikan makanan yang diasup saat sahur dan buka puasa.

Anggota dari Dewan Penasihat Nutrisi Herbalife Nutrition Ismet Tamer, M.D., membagikan tips seputar kebutuhan nutrisi saat Ramadan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kondisi tubuh selama puasa.

Pahami Kebutuhan Gizi

Selama bulan Ramadan, untuk memenuhi jumlah energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh pada siang hari, maka harus mengonsumsi makanan yang kaya protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral, dan harus minum cukup air.

Pada saat yang sama, ini tidak berarti semua dimakan sekaligus saat sahur.

Jika melakukan itu, tubuh tidak dapat memanfaatkan asupan energi dan dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Orang dewasa perlu minum 3 hingga 4 liter air sehari.

Meski mendapatkan 40 persen jumlah ini dari makanan, jus buah, air mineral, teh, dan minuman lainnya, tetap harus minum 1,5 dan 2,5 liter air sehari.

Artinya, harus minum dua atau tiga gelas air setiap jam dari buka puasa hingga sahur.

Makanan yang Diperlukan dan Dihindari

Makan sebelum tidur atau menghindari makan saat sahur dapat menyebabkan masalah gula darah rendah yang serius dan dehidrasi keesokan harinya.

Akibatnya, dapat menyebabkan pusing sepanjang hari.

Makan sahur dengan sajian ringan, sehat, dan mengenyangkan adalah pilihan bagus.

Anda bisa mengonsumsi produk olahan susu dan sayuran segar seperti keju, telur, tomat, dan mentimun.

Selain itu, nikmati sup, sayuran yang dimasak dengan minyak zaitun dan buah-buahan.

Kombinasi ini memenuhi kebutuhan energi harian, vitamin dan protein tubuh.

Selain buah-buahan, sebaiknya makan roti gandum utuh dan pasta atau bulgur gandum yang kaya akan karbohidrat dan serat, yang baik untuk sistem pencernaan.

Selain itu, buah-buahan kering, kenari dan almond juga merupakan suplemen makanan yang bagus dan bisa membuat merasa kenyang selama berjam-jam sepanjang hari.

Bukan hanya variasi makanan, tetapi juga porsinya juga memainkan peran penting dalam nutrisi. Anda harus memilih porsi yang lebih kecil dan makan dengan bijak.

Baca artikel lain mengenai tips puasa di sini.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Puasa Kok Tambah Gendut? Ini Trik Diet Sehat Selama Ramadan





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved