Lurah Pandang Dicopot Gara-gara Sebut Wali Kota Makassar Pembohong di Media Sosial

Seorang lurah di Pandang dicopot lantaran hina Wali Kota Makassar, disebut masih terbawa suasana pilkada 2020


zoom-inlihat foto
Wali-Kota-Makassar-Mohammad-Ramdhan-Pomanto-atau-Danny-Pomanto.jpg
dok Tribun Timur
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lurah Pandang Kecamatan Panakukkang, Muhammad Nawir, dicopot gara-gara sebut Wali Kota Makassar pembohong di media sosial.

Pencopotan jabatan lurah Nawir ini dilakukan oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto.

Diketahui Nawir sudah dipanggil untuk diklarifikasi terkait komentarnya.

Nawir juga tidak menyanggah apa yang sudah diperbuatnya.

Mantan Lurah Pandang ini menyebut Danny sebagai pembohong.

Hal ini disampaikan Danny pada Rabu (14/4/2021).

"Iya dia diberhentikan. Bukan lagi patoa-toai yang dalam bahasa Indonesianya mengejek. Dia menyebut wali kota pembohong di media sosial, dia bilang di group media sosial,” kata Danny, seperti dikutip dari Kompas.com.

Muhammad Nawir dituduh memprovokasi ketua rukun tetangga (RT) dan ketua rukun warga (RW) lain di Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberi kesaksian di PTUN Makassar, Selasa (14/1/2020).
Mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto usai memberi kesaksian di PTUN Makassar, Selasa (14/1/2020). (KOMPAS.COM/HIMAWAN)

Perbuatan Nawir ini, kata Danny, lantaran terbawa suasana Pilkada Kota Makassar 2020.

Baca: Dulu Bersaing di Pilkada Jatim, Khofifah Kini Bakal Lantik Gus Ipul sebagai Wali Kota Pasuruan

Baca: Risma Disebut Ancam Elektabilitas Anies dalam Pilkada DKI Jakarta, PDI-P Buka Suara

Wali Kota Makassar ini juga mengklaim hampir semua lurah di Makassar masih merasakan nuansa kontestasi politik.





Halaman
12
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved