Gangguan Immunodefisiensi

Gangguan immunodefisiensi adalah gangguan yang membuat tubuh tak bisa melindungi diri dari bakteri, virus, dan parasit


zoom-inlihat foto
ilustrasi-wanita-pilek.jpg
shottershock
Gangguan immunodefisiensi adalah gangguan yang membuat tubuh tak bisa melindungi diri dari bakteri, virus, dan parasit

Gangguan immunodefisiensi adalah gangguan yang membuat tubuh tak bisa melindungi diri dari bakteri, virus, dan parasit




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gangguan immunodefisiensi adalah gangguan yang membuat tubuh tak bisa melindungi diri dari bakteri, virus, dan parasit.

Satu-satunya faktor risiko yang diketahui adalah memiliki riwayat keluarga gangguan defisiensi imun primer yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi tersebut.

Jika seseorang memiliki jenis kondisi ini, sebaiknya mencari konseling genetik ketika berencana untuk memiliki keluarga.

Baca: Anosmia

  • Penyebab


Sistem imun bertugas melindungi tubuh dari zat berbahaya antigen.

Contoh dari antigen ini anatara lain bakteri, virus, racun, sel kanker dan darah, atau jaringan asing dari orang atau spesies lain.

Gangguan immunodefisiensi adalah gangguan yang membuat tubuh tak bisa melindungi diri dari bakteri, virus, dan parasit
Gangguan immunodefisiensi adalah gangguan yang membuat tubuh tak bisa melindungi diri dari bakteri, virus, dan parasit (via intisari)

Saat sistem imun mendeteksi antigen, sistem akan merespons dengan menghasilkan protein yang disebut antibodi yang menghancurkan zat berbahaya.

Respons sistem imun juga melibatkan proses fagositosis.

Selama proses ini, sel-sel darah putih tertentu dapat menghancurkan bakteri dan zat asing lainnya. Protein komplemen pun turut membantu proses ini.

Gangguan imunodefisiensi dapat mempengaruhi bagian sistem imun.

Sering kali, kondisi ini terjadi saat sel darah putih khusus atau limfosit T atau B (atau keduanya) tidak berfungsi dengan normal atau tubuh seseorang tidak menghasilkan cukup antibodi.

Gangguan immunodefisiensi turunan yang menyerang sel T biasanya menyebabkan infeksi Candida (jamur) berulang.

Imunodefisiensi turunan yang dikombinasikan menyerang sel T dan sel B, sehingga bisa mematikan dalam tahun pertama jika tidak dilakukan perawatan secara dini.

Orang disebut imunosupresi apabila mereka memiliki gangguan imunodefisiensi akibat obat yang melemahkan sistem imun (seperti kortikosteroid). Kondisi ini juga merupakan efek samping dari kemoterapi untuk mengatasi kanker.

Immunodefisiensi yang diperoleh mungkin merupakan komplikasi dari beberapa penyakit seperti HIV/AIDS dan malnutrisi (terutama jika orang tersebut tidak mendapatkan protein yang cukup). Banyak kanker juga dapat menyebabkan imunodefisiensi.

Orang yang pernah melakukan pengangkatan limpa memiliki immunodefisiensi dan berisiko lebih tinggi untuk infeksi oleh bakteri tertentu, yang seharusnya limpa membantu melawan.

Orang yang mengidap diabetes juga berisiko lebih tinggi untuk infeksi tertentu.

Dengan bertambahnya usia, sistem imun menjadi semakin kurang efektif. Jaringan sistem imun (terutama jaringan limfoid, seperti timus) menyusut dan jumlah serta aktivitas sel darah putih menurun.

Baca: Hiperhidrosis

  • Gejala


Gejala-gejala umum dari gangguan imunodefisiensi, meliputi:

- Mata merah.

- Infeksi sinus.

- Pilek.

- Diare.

- Pneumonia.

- Infeksi jamur.

Apabila masalah ini tidak merespons terhadap perawatan atau pengidap tidak sembuh total seiringnya waktu, dokter dapat melakukan tes untuk gangguan imunodefisiensi.

  • Pengobatan


Perawatan gangguan immunodefisiensi bisa berbeda pada setiap orang, tergantung pada kondisi tertentu.

Contohnya, AIDS menyebabkan beberapa infeksi berbeda. Dokter akan memberikan obat untuk setiap infeksi.

Seseorang juga dapat diberikan antiretroviral untuk mengatasi infeksi HIV jika memungkinkan.

Perawatan untuk gangguan penyakit ini biasanya meliputi antibiotik dan terapi imunoglobulin.

Obat antiviral lain, yang bisa diberikan seperti amantadine dan acyclovir, atau obat yang disebut interferon digunakan untuk perawatan infeksi viral akibat gangguan imunodefisiensi.

Jika sumsum tulang seseorang tidak menghasilkan cukup limfosit, dokter dapat melakukan transplantasi sumsum tulang (stem cell).

Jika gangguan immunodefisiensi dibiarkan, dapat menyebabkan daya tubuh mudah terinfeksi dan bahkan bisa berujung pada kematian.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Gangguan Gangguan Immunodefisiensi
Faktor Risiko Riwayat keluarga
Gejala Mata merah
Infeksi sinus


Sumber :


1. www.halodoc.com


Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved