BNPB Kerahkan 6 Helikopter Tangani Banjir Bandang dan Tanah Longsor di NTT

Wilayah yang masih belum dapat diakses sepenuhnya meliputi Kabupaten Malaka, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata


zoom-inlihat foto
Banjir-bandang-menerjang-wilayah-Waiwerang-di-Pulau-Adonara-Kabupeten-Flores-Timur.jpg
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara Kabupeten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flotim menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebanyak enam helikopter dikerahkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membantu penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 12 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengerahan helikopter tersebut adalah intruksi langsung dari Kepala BNPB Letjen TNI Dr. (H.C) Doni Monardo di Lembata, Flores, NTT, Selasa (6/4/21).

Doni menyebutkan, enam helikopter tersebut yaitu, Heli MI-8, Heli Kamov 32 A, Heli EC-115, Heli AW 199, Heli jenis Bell 412EP, dan Heli AS-365.

Adapun spesifikasi masing-masing helikopter kata Doni adalah sebagai berikut :

Heli MI-8 ini memiliki daya angkut delapan ton yang direposisi dari Kalimantan Barat.

Heli Kamov 32 A dengan daya angkut lima ton yang direposisi dari Riau.

Heli EC-115 berkapasitas 12 tempat duduk.

Heli AW 199 berkapasitas 7 tempat duduk.

Heli jenis Bell 412EP dengan kapasitas 12 tempat duduk.

Heli AS-365 kapasitas 11 tempat duduk.





Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved