Moeldoko

Moeldoko lahir di Kediri Jawa Timur, 8 Juli 1957. Dia merupakan anak bungsu 12 bersaudara dari pasangan suami istri Moestaman dan Hj Masfuah.


zoom-inlihat foto
kepala-kantor-staf-presiden-moeldoko-rabu-322021.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024.

Moeldoko lahir di Kediri Jawa Timur, 8 Juli 1957. Dia merupakan anak bungsu 12 bersaudara dari pasangan suami istri Moestaman dan Hj Masfuah.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Moeldoko lahir di Kediri Jawa Timur, 8 Juli 1957.

Dia merupakan anak bungsu 12 bersaudara dari pasangan suami istri Moestaman dan Hj Masfuah.

Semasa tinggal di kampung halamannya, Moeldoko kecil adalah orang yang pekerja keras.

Bahkan, ia nyaris tak pernah melipat jemari tangannya karena bekerja tiada henti.

Mulai dari mengerjakan proyek pembangunan desa, hingga menyediakan pasir dan batu yang diangkut dari pinggir kali setiap hari seusai pulang sekolah.

Semua itu ia lakukan untuk membantu menopang kebutuhan keluarganya.

Pernah hidup susah tidak membuat dirinya putus asa.

Hingga akhirnya ia bisa masuk ke TNI (Tentara Nasional Indonesia) bahkan berhasil menapaki jabatan sebagai Panglima TNI Purnawirawan.

Kurang lebih dua tahun sejak 2013 - 2015 dirinya menjadi Panglima TNI Purnawirawan.

Pada saat itu ia dilantik langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Merdeka pada 30 Agustus 2013.

Sebutannya di militer waktu itu ialah Jenderal TNI Purnanwirawan Dr. Moeldoko, S.IP, sebelum akhirnya ia menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia.

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, memberi sambutan saat menghadiri HUT Perum PPD ke-65, Senin (22/7/2019) yang berlangsung di Kantor Perum PPD, Ciputat. Dalam sambutannya dihadapan ratusan karyawan yang hadir Moeldoko memberi ucapan selamat kepada Perum PPD ke-65.
Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, memberi sambutan saat menghadiri HUT Perum PPD ke-65, Senin (22/7/2019) yang berlangsung di Kantor Perum PPD, Ciputat. Dalam sambutannya dihadapan ratusan karyawan yang hadir Moeldoko memberi ucapan selamat kepada Perum PPD ke-65. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

  • Pendidikan


Moeldoko menyelesaikan pendidikan dasar dan SMP di tanah kelahirannya, Kediri.

Moeldoko kemudian melanjutkan pendidikan SMA di Jombang.

Lulus SMA, melanjutkan pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Moeldoko berhasil menyelesaikan pendidikan militer pada usia yang ke-24, tepatnya tahun 1981.

Tidak sekadar lulus, Moeldoko mendapat Bintang Adimakayasa, sebagai lulusan terbaik.

Di usia 57 tahun, Moeldoko berhasil mendapatkan gelar Doktor Ilmu Administrasi Negara di Universitas Indonesia.

Bahkan, Moeldoko lulus dengan nilai sangat memuaskan. (3)

Berikut ini adalah rincian riwayat pendidikan Moeldoko:

- Akabri (1981)

- Kursus Dasar Kecabangan Infanteri

-Kursus Dasar Para

- Susjurpa Jumpmaster
 
- Sus Bahasa Inggris

- Sus Kasi Ops

- Suslapa-1 Inf

- Suslapa Inf

- Seskoad (1995) (Lulusan Terbaik)

- Sesko TNI (2001)

- Susdanrem

- Susstrat Perang Semesta

- PPRA XLII Lemhannas (2008)

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024.
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

  • Karier


Setelah menyelesaikan pendidikan di Akmil, Moeldoko mengawali karier militer sebagai Komandan Pleton di Yonif Linud 700 Kodam VII/Wirabuana.

Selanjutnya, Moeldoko mendapat berbagai tugas militer.

Satu di antara tugas penting yang dijalankan adalah Operasi Seroja Timor-Timur.

Selain itu, Moeldoko juga pernah mendapatkan tugas ke berbagai negara.

Karier Moeldoko di dunia militer terbilang melejit.

Moeldoko berhasil menjadi Kasdam Jaya pada tahun 2008.

Berikutnya, mengalami tiga kali rotasi jabatan dan kenaikan pangkat selama kurun waktu 2010-2011.

Jabatan tersebut mulai dari Panglima Divisi 1/Kostrad, Panglima Divisi III/Siliwangi, dan menjabat sebagai Wakil Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhanas.

Dua tahun kemudian, Moeldoko menjabat sebagai KSAD.

Karier Moeldoko tak berhenti di situ.

Di tahun yang sama, Moeldoko diangkat menjadi Panglima TNI oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Setelah memasuki masa pensiun, Moeldoko dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, tepatnya mulai tahun 2008.

Moeldoko. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Moeldoko. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

  • Rincian Karier


Danton Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1981)

Danki A Yonif Linud 700/BS Kodam XIV/Hasanuddin (1983)

Kasi Operasi Yonif Linud 700/BS Kodam VII/Wirabuana

Perwira Operasi Kodim 1408/BS Makassar

Wakil Komandan Yonif 202/Tajimalela

Kasi Teritorial Brigif-1 PAM IK/JS

Komandan Yonif 201/Jaya Yudha (1995)

Komandan Kodim 0501/Jakarta Pusat (1996)

Sespri Wakasad (1998)

Pabandya-3 Ops PB-IV/Sopsad

Komandan Brigif-1/Jaya Sakti (1999)

Asops Kasdam VI/Tanjungpura

Dirbindiklat Pussenif

Komandan Rindam VI/Tanjungpura (2005)

Komandan Korem 141/Toddopuli Watampone (2006)

Pa Ahli Kasad Bidang Ekonomi (2007)

Direktur Doktrin Kodiklat TNI AD (2008)

Kasdam Jaya (2008)

Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad (2010)

Panglima Kodam XII/Tanjungpura (2010)

Panglima Kodam III/Siliwangi (2010)

Wakil Gubernur Lemhannas (2011)

Wakasad (2013)

KSAD (2013)

Panglima TNI (2013-2015)[6][7]

Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk periode 2017-2020.

Kepala Staf Kepresidenan (2018–sekarang)

  • Penghargaan


Bintang Mahaputra Adipradana (2015)

Bintang Dharma [A] (2013)

Bintang Yudha Dharma Utama (2014)

Bintang Kartika Eka Paksi Utama (2013)

Bintang Jalasena Utama (2014)

Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama (2014)

Bintang Bhayangkara Utama (2013)[12]

Bintang Yudha Dharma Pratama [C]

Bintang Kartika Eka Paksi Pratama

Bintang Yudha Dharma Nararya

[D] Bintang Kartika Eka Paksi Nararya

Darjah Kepahlawanan Angkatan Tentera Malaysia (Utama)

Pingat Jasa Gemilang (Tentera/Singapura)

Darjah Paduka Keberanian Laila Terbilang Yang Amat
Gemilang (DPKT Utama/Brunei)

Darjah Utama Bakti Cemerlang (Tentera/Singapura) (2015)

SL. Kesetiaan 32 Tahun

SL. Dharma Bantala

SL. Kesetiaan 24 Tahun

SL. Kesetiaan 16 Tahun

SL. Kesetiaan 8 Tahun

SL. Wira Dharma [E]

SL. Seroja (Ops. Timor Timur)

SL. Dwidya Sistha

SL. Santi Dharma

(Tribunnewswiki.com/Bangkit N)



Info Pribadi
Nama Jenderal TNI (Purn) Dr H Moeldoko SIP
Lahir Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957
Ayah Moestaman
Ibu Hj Masfuah
Pasangan Koesni Harningsih
Anak Randy Bimantoro
Joanina Rachma
Dikenal Sebagai Panglima TNI (2013-2015)
Kepala Staf Kepresidenan
Instagram dr_moeldoko


Sumber :


1. www.moeldoko.com
2. id.wikipedia.org


Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved