TRIBUNNEWSWIKI.COM - Head of Communications Manajemen Pelaksana Prakerja, Louisa Tuhatu buka suara terkait pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17.
Ia menjelaskan, pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17 masih ada kemungkinan untuk dibuka.
Hal itu jika ada kuota yang memenuhi status kepesertaan penerima Kartu Prakerja yang dicabut dari gelombang 12 hingga 16.
Adapun, sesuai dengan Permenko 11/2020, penerima Kartu Prakerja wajib membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah ditetapkan sebagai penerima Prakerja.
Bila penerima tidak segera membeli pelatihan dalam batas waktu tersebut, maka kepesertaannya akan dicabut.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan dibukanya pendaftaran untuk gelombang tambahan ini.
Baca: Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 16 Segera Diumumkan, Berikut Cara Cek Lolos atau Tidaknya
Baca: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 16 Berakhir Besok, Berikut Cara Mendaftar
"Gelombang 17 akan dibuka bila ada kepesertaan dari gelombang 12-16 yang dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari sejak mereka ditetapkan sebagai penerima Kartu Prakerja," jelas Louisa dalam keterangan yang dikutip dari Tribunnews.com, Senin (29/3/2021).
Ia juga mengingatkan bagi penerima Kartu Prakerja gelombang 12 masih memiliki waktu untuk membeli pelatihan.
Batas waktu pembelian pelatihan tersebut sampai dengan 1 April 2021 pukul 23.59 WIB.
Namun, batas akhir tersebut bukan jaminan untuk menentukan pembukaan Kartu Prakerja gelombang 17.
Pasalnya, pendaftaran baru akan dibuka setelah menunggu adanya status Kartu Prakerja yang dicabut dari gelombang 13-16.
"1 April itu adalah deadline untuk gelombang 12. Masih harus menunggu gelombang 13-16," tutur Louisa.
Pada tahun sebelumnya, 2020, manajemen Kartu Prakerja menambah satu gelombang tambahan.
Baca: Link Daftar Kartu Prakerja Gelombang 16, Hanya Tersedia 300 Ribu Kuota Peserta Saja
Baca: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 16 Sudah Dibuka, Berikut Cara Mendaftar via Prakerja.go.id
Kuota yang tersedia di gelombang tambahan tersebut merupakan pemulihan dari kepesertaan Kartu Prakerja gelombang 1-10 yang telah di blacklist.
Dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2020 Pasal 20 ayat 2, disebutkan bahwa pembelian pelatihan untuk pertama kali dilakukan tidak lebih dari 30 hari.
Jangka waktu pemilihan itu dihitung sejak peserta mendapatkan pemberitahuan penetapan sebagai Penerima Kartu Prakerja dan melengkapi data secara daring melali laman resmi Kartu Prakerja.
Sebelumnya, pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 16 dibuka pada hari Kamis (25/3/2021) dan ditutup pada Minggu (28/3/2021).
Jumlah kuota pada gelombang 16 hanya tersedia untuk 300.000 orang.
Hal itu untuk memenuhi target kuota 2,7 juta peserta Kartu Prakerja pada semester I di tahun 2021.
"Sebetulnya dengan pembukaan gelombang 16 maka target untuk merekrut 2,7 juta peserta di semester I sudah tercapai," ungkap Louisa Tuhatu.
Baca lengkap soal Kartu Prakerja di sini
(Tribunnewswiki.com/Puan)