Fistula Trakea esofagus

Fistula trakea-esofagus (TEF) adalah sambungan abnormal (fistula) antara esofagus dan trakea


zoom-inlihat foto
melahirkan.jpg
Parenting.firstcry.com
Fistula trakea-esofagus merupakan kelainan pada janin dan bayi.

Fistula trakea-esofagus (TEF) adalah sambungan abnormal (fistula) antara esofagus dan trakea




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Fistula trakea-esofagus (TEF) adalah sambungan abnormal (fistula) antara esofagus dan trakea.

Esofagus atau kerongkongan adalah pipa yang menghubungkan leher ke perut.

Sedangkan trakea atau tenggorokan adalah pipa yang menghubungkan leher dan paru.

Normalnya, trakea dan esofagus adalah dua tabung yang tidak terhubung. TEF adalah jenis fistula saluran napas yang paling umum.

Bayi yang lahir dengan fistula trakea-esofagus bisa mengalami gejala berupa batuk parah, tersedak setelah menerima asupan makanan, sianosis, muntah, sekresi lisan tebal, dan distress pernapasan.
Bayi yang lahir dengan fistula trakea-esofagus bisa mengalami gejala berupa batuk parah, tersedak setelah menerima asupan makanan, sianosis, muntah, sekresi lisan tebal, dan distress pernapasan. (Ben Kerckx /Pixabay)

Baca: Anemia Aplastik

  • Penyebab #


Etiologi fistula trakeoesofagus belum diketahui secara jelas.

Kebanyakan kasus fistula trakeoesofagus yang dialami anak-anak merupakan kasus kongenital atau bawaan.

Sedangkan pada kasus dapatan umumnya disebabkan oleh neoplasma ganas esofagus serta infeksi dan trauma (non-malignant).

Baca: Hiperhidrosis

  • Gejala #


Fistula trakea-esofagus dapat dideteksi sejak bayi masih dalam kandungan dengan melakukan pemeriksaan USG.

Apabila kehamilan menunjukkan masalah-masalah seperti polihidramnion, tidak adanya cairan di perut, perut berukuran kecil, atau adanya kantong esofagus proksimal melebar, risiko bayi lahir dengan TEF akan lebih besar.

Melakukan pemeriksaan MRI pada janin adalah tes konfirmasi pilihan sebelum lahir.

Bayi yang lahir dengan fistula trakea-esofagus bisa mengalami gejala berupa batuk parah, tersedak setelah menerima asupan makanan, sianosis, muntah, sekresi lisan tebal, dan distress pernapasan.

Distensi abdomen juga bisa terjadi bila ada fistula hadir antara trakea dan esofagus distal.

Baca: Anosmia

  • Pengobatan #


Harapan hidup pada bayi yang terlahir dengan fistula trakea-esofagus tipe H termasuk kecil jika tidak segera dilakukan operasi untuk memisahkan trakea dan esofagusnya.

Ketika operasi sudah dilakukan pun, bentuk esofagus masih perlu diperbaiki agar tetap terpisah dari trakea.

Namun terkadang, operasi tidak dapat langsung dilakukan ketika bayi terlahir prematur, memiliki kondisi cacat lahir lainnya, ataupun mengalami komplikasi pneumonia aspirasi.

Operasi hanya bisa dilakukan di rumah sakit yang memiliki fasilitas perawatan gawat darurat neonatal.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)



Informasi
Penyakit Fistula Trakea esofagus
Faktor Risiko Riwayat keluarga
Batuk parah, tersedak setelah menerima asupan makanan, sianosis, muntah, sekresi lisan tebal, dan distress pernapasan
   


Sumber :


1. www.halodoc.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved