Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amenorrhea adalah suatu kondisi ketika wanita tidak mengalami menstruasi atau datang bulan.
Amenorrhea terjadi jika seorang wanita tidak mengalami menstruasi selama 3 siklus berturut-turut atau lebih, atau jika hingga berusia 15 tahun belum pernah mengalami menstruasi.
Amenorrhea terbagi menjadi dua, yaitu:
Amenorrhea primer, yaitu ketika seorang perempuan telah mengalami perubahan lain pada masa pubertas, tetapi belum mengalami menstruasi dan berusia 15 tahun.
Amenore sekunder, yaitu kondisi tidak haid selama lebih dari tiga siklus atau 6 bulan.
Baca: Anemia Aplastik
Penyebab #
Beberapa penyebab amenorrhea, antara lain:
- Organ reproduksi yang tidak berkembang dengan sempurna, seperti tidak adanya uterus atau vagina, adanya penyempitan dan penyumbatan pada leher rahim (serviks), serta vagina yang terbagi menjadi 2 bagian (sekat vagina).
- Perubahan hormon alami, seperti pada masa kehamilan, menyusui, dan menopause.
- Disebabkan oleh penggunaan beberapa jenis obat, salah satunya obat kontrasepsi.
- Berat badan 10 persen lebih rendah dari berat badan normal dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memicu berhentinya ovulasi, seperti pada pengidap bulimia dan anoreksia.
- Stres yang memicu perubahan fungsi hipotalamus pada otak, yang merupakan daerah yang mengontrol siklus menstruasi.
- Olahraga atau aktivitas fisik yang berlebihan dapat mengganggu siklus menstruasi.
- Gangguan yang menyebabkan ketidakseimbangan hormon, seperti pada sindrom ovarium polikistik, gangguan tiroid, tumor hipofisis, atau menopause dini.
Gejala #
Beberapa gejala amenorrhea, antara lain:
- Tidak menstruasi.
- Rambut rontok.
- Nyeri kepala.
- Nyeri panggul
- Timbul jerawat.
- Gangguan penglihatan.
- Tumbuh bulu-bulu halus pada wajah.
- Keluar cairan dari puting susu.
Pengobatan #
Pengobatan amenorrhea diberikan berdasarkan penyebabnya, antara lain:
- Operasi, terapi hormon atau keduanya dilakukan apabila amenorrhea disebabkan oleh cacat bawaan lahir yang menyebabkan kelainan anatomi.
- Pemberian obat seperti medroksiprogesteron pada wanita dengan adult onset hiperplasia adrenal, hipotiroidisme, dan kegagalan ovarium dini.
- Penurunan berat badan dengan diet, olahraga, serta pemberian metformin, dapat dilakukan pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik (SOPK).
- Konsultasi dengan dokter spesialis genetik, pada wanita yang mengalami kondisi tidak haid yang diakibatkan karena faktor keturunan.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)
| Informasi |
|---|
| Penyakit | Amenorrhea |
|---|
| Faktor Risiko | Riwayat keluarga |
|---|
| Gangguan pola makan |