TRIBUNNEWSWIKI.COM - Media sosial kembali dihebohkan dengan video mesum baru yang diketahui dibuat dengan latar belakang tulisan 'Parakan 01'.
Sebuah video yang menunjukkan dua sejoli tengah bermesraan di kawasan ruko PT Asiatex di Kecamatan Jawilan, serang, Banten.
Pasangan kekasih itu terlihat sedang berbuat asusila di tempat yang sebelumnya sempat viral di media sosial.
Video mesum 'Parakan 01 jilid II' itu diunggah oleh akun Instagram bernama @upil_jaran67 pada Kamis (18/3/2021).
Dalam keterangan postingannya, pemilik akun Twitter itu menuliskan caption, "Parakan 01, Part II. Tempat Favorit nih,"
Meskipun hingga kini belum diketahui kapan video tersebut direkam.
Namun dari hasil penelusuran sementara, video tersebut diduga video lawas yang kembali diunggah ke media sosial.
Pasalnya kini tulisan 'Parakan 01' sudah dihapus oleh pihak Kecamatan Jawilan.
Dalam video mesum yang diunggah oleh akun @upil_jaran67 itu nampak pasangan kekasih asik bersandar di dinding bertuliskan 'Parakan 01'.
Keduanya lalu dengan santainya berbaring dan bercumbu.
Kedua pelaku tindakan asusila itu terlihat memakai baju berwarna biru.
Video mesum itu pun viral setelah mendapat tanggapan yang beragam dari warganet.
Banyak warganet yang menyayangkan aksi kedua remaja yang turut berbuat mesum di tempat umum.
Ada juga warganet yang menyoroti tempat 'Parakan 01' yang dinilai menjadi langganan para pasangan kekasih untuk berbuat mesum.
Baca: Viral di Medsos hingga Jadi Bahan Olok-olokan, Camat Jawilan Minta Coretan Parakan 01 Dihapus
Baca: Viral Video Mesum Parakan 01, Pelaku Masih Pelajar, Bupati Serang: PR Besar untuk Dinas Pendidikan
Warganet juga merasa heran kenapa ruko kosong 'Parakan 01' dua kali menjadi tempat berbuat asusila.
Berikut beberapa komentar warganet soal video mesum Parakan 01 yang baru viral di media sosial.
"Ini knpa da pada sneng di parakan 01," kata @nyctop***.
"Kamerannya sama seperti yang sebelumnya nggak sih? Kenapa paham banget?" kata @fannur****.
"Padahal masi ada hotel murah, mau viral dengan cara memalukan kaya gini? ooo iya itu ciri khas orang indo," kata @arrach***.
"Apa ngga ada tempat lain selain di situ, bikin rusuh aja," komentar akun @gel***.
"Di situ ko jadi tempat langganan?” ujar @relaxingma****.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi kapan video asusila itu direkam.
Tulisan 'Parakan 01' dihapus pemerintah daerah
Coretan dinding 'Parakan 01' viral setelah beredar sebuah video mesum yang melihatkan 2 pelajar di bawah umur.
Pelajar tersebut terekam sedang melakuan aksi tak senonoh pada siang hari.
Keduanya pun terekam sedang berbuat asusila di sebuah tempat di belakang ruko kosong.
Dinding ruko tersebut memiliki coretan dari pilox yang bertuliskan 'Parakan 01'.
Akhirnya, dinding bertuliskan 'Parakan 01' yang berada di kawasan ruko PT Asiatex di Kecamatan Jawilan itu kini banyak dijadikan meme.
Warganet beramai-ramai menggunakan dinding bertuliskan 'Parakan 01' itu sebagai bahan olok-olokan di media sosial.
Bahkan sesaat setelah video mesum 2 pelajar itu viral, tulisan 'Parakan 01' menjadi trending topik di Twitter.
Coretan 'Parakan 01' itu akhirnya dihapus karena banyak warganet yang membuat bahan bercanda dari dinding tersebut.
Penghapusan dilakukan dengan mengecet dinding oleh Muspika Kecamatan Jawilan.
Baca: Pemeran Video Asusila Parakan 01 Batal Menikah, Sang Wanita Ingin Sekolah
Baca: HOAKS Pernikahan Pemeran Video Mesum Parakan 01 di Media Sosial, Kades Majasari: Tidak Benar
Menurut mereka, tindakan itu guna mengantisipasi gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Kita bersama pihak kepolisan sudah menghapus coretan dinding itu (parakan 01) kemarin," kata Camat Jawilan Agus Saepudin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (17/3/2021).
Sebab, menurut Agus, sejak viralnya video asusila dua pelajar, lokasi kejadian kerap dikunjungi oleh warga dan menjadikan meme di media sosial.
"Kami juga tidak ingin jadi bahan olok-olokan, jadi meme di media sosial," ujar Agus.
Untuk itu, Agus meminta kepada masayarakat untuk tidak menjadikan foto-foto atau video sebagai bahan olok-olokan.
Tak hanya itu, ia juga meminta agar masyarakat tidak menyebarluaskan video asusila 2 pelajar yang sempat viral.
"Sudah (jangan disebarluaskan), kasihan," kata dia.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengusut tuntas orang-orang yang terlibat, termasuk perekam dan penyebar video berdurasi 2 menit itu.
(TribunnewsWiki.com/Restu)