Warga Harus Ditandu dan Berobat di Desa Lain, Bupati Luwu Utara: Segera Kami Bangun Puskesmas

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani tanggapi video viral warga Desa Sassa yang harus ditandu menggunakan bambu dan sarung saat hendak berobat.


zoom-inlihat foto
bupati-luwu-utara-indah-putri.jpg
MUH. AMRAN AMIR
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat mencoba menaiki kendaraan ojek menuju Kecamatan Seko, yang merupakan daerah terpencil, beberapa waktu lalu, Sabtu (13/06/2020)


TRIBUNNEWSWIKi.COM - Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani langsung datang menilik Desa Sassa yang tengah viral di media sosial

Kedatangan Bupati Luwu Utara itu juga didasari karena video viral warga yang kesulitan berobat.

Sebelumnya, seorang warga Desa Sassa terpaksa dibawa ke Puskesmas di desa seberang menggunakan tandu bambu dan sarung.

Hal itu dilakukan karena kondisi jalan desa yang rusak parah.

Dilansir dari Kompas.com, terlihat kondisi jalan yang berbatu yang cukup sulit untuk dilalui kendaraan roda empat.

Motor yang melintasi jalan tersebut juga harus ekstra hati-hati, mengingat medan dengan kondisi seperti itu cukup sulit dijangkau.

Sebelumnya sebuah video beredar memperlihatkan dua orang pria memandu warga yang sakit menuju Puskesmas Baebunta.

Dua warga yang membawa orang sakit itu nampak kesulitan karena jalan yang dilewati sangat rusak dan penuh batu.

Viral di media sosial, warga Dusun Pulao, Desa Sassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, harus ditandu menggunakan sarung dan bambu keluar dusun untuk berobat ke Puskesmas Baebunta, Sabtu (20/03/2021)
Viral di media sosial, warga Dusun Pulao, Desa Sassa, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, harus ditandu menggunakan sarung dan bambu keluar dusun untuk berobat ke Puskesmas Baebunta, Sabtu (20/03/2021) (KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIR)

Mereka pun terlihat sangat berhati-hati saat melewati jalan tersebut.

Video tersebut viral setelah diunggah oleh pemilik akun Facebook, Chenzu Rampul Gerosi pada Rabu (17/3/2021), sekitar pukul 17.34 WITA.

Akun Chenzu mengatakan jika jalan desa Sassa di Luwu Utara sangatlah memprihatinkan.

Ia juga mengakui jika tak pernah ada perbaikan jalan dari pemerintah.

Bahkan mereka tak pernah merasakan jalan dan akses yang memadahi di desa tersebut.

“Sampai kapan masyarakat Desa Sassa (Dusun Pulao) seperti ini? Semenjak Indonesia merdeka, kampung ini tidak pernah merasakan akses jalan yang bagus, dan ini terjadi bukan hanya 1 atau 2 kali saja, memikul pasien yang sudah tidak mampu mengendarai sepeda motor. Bagaimana tanggapan Pemerintah Luwu Utara melihat pasien yang ditandu selama beberapa jam untuk mendapatkan perawatan,” tulis Chenzu di akun Facebook.

Baca: Jalan Rusak Parah, Warga Luwu Utara Terpaksa Ditandu Pakai Bambu dan Sarung saat Harus Berobat

Baca: Viral Video Nenek Ketahuan Maling Sepeda di Siang Bolong, Berakhir Dibebaskan setelah Meminta Maaf

Video viral itu kemudian membuat Bupati Luwu Utara langsung datang mengunjungi Dusun Pulau, sambil melihat kondisi masyarakat dan infrastruktur desa.

Dirinya pun mengatakan akan segera membangun puskesmas di desa tersebut.

"Kemarin kami lihat di media sosial ada warga yang harus ditandu, segera kami akan bangunkan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Pulau, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat di sana," ujar Indah, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Indah, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dan sambil menunggu proses pembangunan Pustu, untuk sementara waktu rumah Kepala Dusun Pulao dijadikan sebagai rumah singgah.

Dalam waktu itu, ia dan pihaknya akan segera mencari lahan untuk dibangun puskesmas.

"Sambil mencari lahan, desain pustunya juga akan segera dikerjakan. Saat lahan nanti ada, kita akan langsung bangun Pustu Pulao," tutur Indah.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Baebunta Hairul Muslimin mengatakan, warga yang ditandu tersebut adalah Irawati.

Warga tersebut harus mendapat perawatan medis.

"Sebenarnya bidan kami yang bertugas di sana sudah memberikan penanganan awal, dan sudah berkoordinasi dengan kami di Puskesmas bahwa pasien akan dibawa dan dirawat di Puskesmas Bebunta," kata Hairul kepada awak media saat dikonfirmasi, Sabtu (20/3/2021).

Menurut Hairul, pihaknya juga mengirim ambulans untuk menjemput pasien yang ditandu, meski jalan yang dilalui tidak memungkinkan untuk sampai di Dusun Pulao.

"Pasien itu ditandu sampai ke tempat ambulans, lalu dibawa ke Puskesmas. Dalam perjalanan ada bidan kami yang ikut,” ucap Hairul.

Baca: Terobos Jalan Berlumpur Naik Motor Trail, Foto Bupati Luwu Utara Antar Bantuan ke Desa Pelosok Viral

Baca: Kabupaten Luwu Utara

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani merespons kejadian yang dialami warganya itu.

Indah langsung datang mengunjungi Dusun Pulau, sambil melihat kondisi masyarakat dan infrastruktur desa.

Dirinya pun mengatakan akan segera membangun puskesmas di desa tersebut.

"Kemarin kami lihat di media sosial ada warga yang harus ditandu, segera kami akan bangunkan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Pulau, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan masyarakat di sana," ujar Indah, dikutip dari Kompas.com.

Menurut Indah, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan dan sambil menunggu proses pembangunan Pustu, untuk sementara waktu rumah Kepala Dusun Pulao dijadikan sebagai rumah singgah.

Dalam waktu itu, ia dan pihaknya akan segera mencari lahan untuk dibangun puskesmas.

"Sambil mencari lahan, desain pustunya juga akan segera dikerjakan. Saat lahan nanti ada, kita akan langsung bangun Pustu Pulao," tutur Indah.

(TribunnewsWiki.com/Restu)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved