Menjelang Ramadan, Simak 5 Kiat Menjaga Kesehatan Pencernaan saat Berpuasa

Masalah pencernaan bisa terjadi saat berpuasa karena adanya perubahan pola makan.


zoom-inlihat foto
obat-maag.jpg
Emily Frost via Kompas.com
Ilustrasi masalah pencernaan. Beberapa orang mengalami masalah pencernaan saat berpuasa.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah orang terkadang mengalami masalah pencernaan saat menjalani ibadah puasa Ramadan.

Masalah pencernaan memang bisa terjadi saat berpuasa karena adanya perubahan pola makan.

Meski demikian, masalah pencernaan ini bisa dicegah dengan tip yang mudah dilakukan.

Berikut sejumlah tip yang bisa dicoba agar pencernaan tidak terganggu selama berpuasa.

1. Makan makanan kaya serat saat sahur dan berbuka

Melansir Kompas, menurut Maria Adams, MS, MPH, RD, seorang ahli diet dari Amerika Serikat, makan makanan berserat dapat membantu pencernaan dalam kondisi sehat saat menjalankan ibadah puasa.

Adams juga mengatakan bahwa makanan kaya serat membantu mencegah ataupun mengobati berbagai masalah pencernaan, seperti sembelit, wasir, dan radang usus besar.

Baca: Jelang Ramadan, Simak 4 Kiat Berpuasa untuk Penderita Maag dan GERD

Selain itu, banyak mengonsumsi makanan berserat selama puasa bisa membantu mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.

Kamu bisa memilih makanan yang kaya serat, seperti biji-bijian, sayuran, kacang polong, dan buah-buahan yang dapat memelihara kesehatan sistem pencernaan.

Ilustrasi sayuran dan buah-buahan
Ilustrasi sayuran dan buah-buahan (Goodhousekeeping.com)


2. Batasi konsumsi makanan berlemak

Cara lain untuk menjaga kesehatan pencernaan selama puasa adalah dengan membatasi asupan makanan berlemak saat sahur ataupun berbuka.

Makanan berlemak memiliki sifat yang cenderung memperlambat proses pencernaan makanan.

Makanan berlemak juga membuat kita lebih rentan mengalami sembelit.

3. Perbanyak minum air putih

Dilansir dari Grid.ID, asupan air yang dibutuhkan manusia untuk menghindari pencernaan adalah 8 gelas per hari.

Kekurangan air dapat menyebabkan melambatnya metabolisme tubuh.

Baca: Menjelang Ramadan, Simak Cara Mengatasi Mual yang Mungkin Muncul Saat Berpuasa

Hal ini dapat menimbulkan beragam masalah pencernaan seperti sembelit, panas dalam, maag, dll.

ilustrasi air putih
ilustrasi air putih (pixabay)


4. Konsumsi makanan kaya probiotik

Rutin mengonsumsi makanan kaya probiotik ternyata mampu memperbaiki kesehatan organ pencernaan.

Banyak ahli gizi yang menyarankan konsumsi makanan dan minuman yang kaya probiotik untuk menormalkan pergerakan usus besar.

Probiotik dapat kamu peroleh dari yogurt ataupun kimchi yang dapat memperbaiki kesehatan organ pencernaan.

5. Jangan terlalu stres

Sebuah penelitian mengatakan bahwa stres dapat memengaruhi kesehatan pencernaan, khususnya usus.

Para peneliti sependapat bahwa stres dapat menyebabkan usus meradang.

Hal ini tentu dapat mengganggu sistem saraf yang berfungsi untuk mengontrol gerakan usus.

Baca: Menjelang Ramadan, Simak Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur dan Berbuka Puasa

4 Kiat Berpuasa untuk Penderita Maag dan GERD

Berikut sejumlah tip berpuasa bagi penderita maag dan GERD.

1. Hindari pemicu

Tidak makan dalam kurun waktu lama dapat meningkatkan keasaman lambung.

Oleh karena itu, pemilihan menu makanan akan sangat menentukan.

Pilihlah bahan makanan yang memiliki nutrisi yang seimbang, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan serat.

Buah-buahan dan sayur sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika sahur dan berbuka.

Hindari makan makanan cepat saji, makanan berlemak, goreng-gorengan, makanan terlalu pedas, asin, asam dan makanan dengan gula berlebih.

Makanan-makanan tersebut bisa membuat saluran pencernaan mengalami iritasi dan memicu sakit perut.

2. Makan pelan-pelan

Ketika menyantap makanan, kunyahlah dengan hati-hati dan perlahan agar hanya ada sedikit cairan pada lambung yang dibutuhkan untuk mencerna.

Hal ini juga bisa membuatmu makan lebih sedikit karena membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunyah makanan.

Makan dengan cepat membuatmu menelan banyak udara dan bisa menyebabkan kembung.

Apalagi jika sedang berbuka puasa, hindari makan makanan dengan lahap dan dalam jumlah besar.

Mulailah dengan minum air putih dan makan makanan yang berbahan dasar manis alami seperti kurma.

Kamu bisa melaksanakan salat maghrib terlebih dahulu dan setelah itu menyantap hidangan utama.

Ilustrasi sahur
Ilustrasi sahur (Tribun WOW)

3. Harus sahur

Tidak sahur akan berbahaya tidak hanya bagi para penderita sakit maag dan GERD.

Hal ini karena tubuh kita perlu energi yang cukup untuk bertahan selama 12 jam tanpa makan dan minum.

Jika malas dan tidak nafsu makan karena terlalu pagi, kamu bisa makan makanan yang simpel seperti kurma, pisang, oatmeal, dan jangan lupa minum susu dan air putih.

Hindari berbaring atau tidur langsung setelah makan sahur karena itu akan membuat asam lambung naik masuk ke kerongkongan dan dapat memicu refluks.

Ingat untuk minum banyak air saat sahur dan berbuka, minimal delapan gelas.

Jangan minum minuman berkafein karena dapat menyebabkan dehidrasi.

4. Minum obat

Jika kamu memiliki penyakit lambung yang cukup parah dan perlu mengkonsumsi obat, jangan pernah lupa untuk meminumnya.

Obat tersebut bisa membantu mengurangi produksi asam lambung dan mencegah kembung dan mulas.

Dan bila semua tip di atas tidak juga membuat sakitmu terasa lebih baik, maka berbukalah dan jangan memaksakan.

(Tribunnewswiki/Tyo/Grid/Citra Widani/Silmi Nur Aziza)

Simak artikel lainnya tentang tip Ramadan di sini.

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul "Bulan Ramadhan 2021 Akan Segera Tiba, Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan Oleh Para Penderita Penyakit Maag dan GERD" dan "Ramadhan 2020: Perubahan Pola Makan Saat Puasa Bikin Kena Masalah Pencernaan? Begini 5 Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Selama Puasa"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved