Facebook Menyetujui Kesepakatan Dengan News Corp Untuk Membayar Konten di Australia

News Corp yang mengalami penuruan pendapatan beberapa dekade terakhir membuat kesepakatan antara Facebook dan Google


zoom-inlihat foto
Facebook.jpg
Arstechnica.com
Facebook


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kesepatakatan tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu beberapa minggu saja setelah Australia mengesahkan undang-undang.

Undang-undang tersebut kontroversial karena bertujuan mengharuskan platform teknologi untuk membayar konten berita yang di muat.

News Corp belum mengungkapkan nilai kontrak selama tiga tahun di Australia.

Baru bulan lalu, ada kesepakatan global dengan Google.

Baca: Mulai 1 April, Google Meet Gratis Akan Dibatasi 60 Menit Saja

Pencarian Google
Pencarian Google (Tribunjualbeli.com)

Kesepakatan itu mencakup semua konten News Corp di negara tersebut yang jumlahnya signifikan.

Kesepakatan Facebook dengan News Corp muncul karena adanya penyelidikan parlemen di Canberra saat memeriksa dominasi dan pengaruh media News Corp dalam urusan dalam negeri.

News Corp Australia mengontrol sekitar 70 persen dari sirkulasi surat kabar di sana, termasuk yang berjudul 'The Australian, The Daily Telegraph, dan The Herald Sun.

Ia juga memiliki news.com.au, serta jaringan TV konserfatif model Fox News dan Sky News Australia, dimana keduanya menjadi merek berita yang banyak dibagikan di Facebook.

News Corp sudah memiliki kesepakatan berbeda dengan Facebook untuk media yang berjudul US.

Hal tersebut melibatkan platform yang membayar cerita untuk dimasukkan ke dalam tab berita facebook.

Kesepakatan dengan Australia mencakup hal yang lebih luas, terutama semua konten News Corp Australia yang dibagikan lewat Facebook.

Dilansir dari BBC News, undang-undang tersebut muncul karena di picu pendapatan media Australia yang turun dalam beberapa dekade terakhir.

Baca: Viral Aksi Diduga Pembunuhan Terekam Google Maps, Faktanya Justru Bertolak Belakang

Tampilan Facebook di Hp
Tampilan Facebook di Hp (CNET)

Banyak pengiklanan beralih ke raksasa internet seperti Facebook dan Google.

News Corp menjadi pelopor dan meminta politisi agar perusahaan teknologi membayar konten berita dari situsnya.

Pemerintah Australia kemudian menindak lanjuti undang-undang negosiasi kontrak yang adil antara media dan perusahaan teknologi.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif News Corp, Robert Thomson memuji kesepakatan yang telah perusahaan tersebut lakukan dengan Facebook.

"Facebook sangat berperan dalam perubahan ketentuan di dunia jurnalistik," tuturnya.

Seorang analis melihat adanya undang-undang media tersebut sangat baik untuk membantu perusahaan besar seperti News Corp.

Perusahaan media teratas di Australia, yakni Seven West juga menandatangani kesepakatan dengan Facebook bulan lalu.

Baca: PM Scott Morrison Ungkap Tindakan Facebook Putuskan Pertemanan dengan Australia Mengecewakan











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved