Chef Gadungan Ngaku Bergaji Selangit, Tipu LC Rp 25 Juta hingga Lakukan Hubungan Terlarang

Seorang pria Kebumen ngaku jadi chef bergaji Rp50 juta sebulan, kelabui pemandu lagu Rp25 juta hingga dapatkan jatah hubungan terlarang


zoom-inlihat foto
TE-si-lelaki-Kebumen-yang-mengaku-jadi-Chef.jpg
Istimewa
TE si lelaki Kebumen yang mengaku jadi Chef.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang chef gadungan ngaku bergaji Rp 50 juta menipu gadis LC atau pemandu lagu sebesar Rp 25 juta.

Chef gadungan berinisial TE (32) ini juga mengelabuhi LC yang berinisial PP (19) hingga melakukan hubungan badan.

Uang PP habis digunakan TE untuk foya-foya.

TE merupakan Desa Seliling, Kecamatan Alian, Kebumen yang hanya lulusan SD.

Namun TE mengaku pada PP sebagai Chef di restoran ternama di Bali.

Awal kejadian ini bermula saat TE berkenalan dengan PP mengunakan aplikasi kencan hingga membookingnya.

TE si lelaki Kebumen yang mengaku jadi Chef.
TE si lelaki Kebumen yang mengaku jadi Chef. (Istimewa)

Diketahui, PP adalah warga Desa Tambaksari, Kecamatan Kuwarasan yang bekerja sebagai pemandu lagu atau LC di Kebumen.

PP juga menawarkan diri untuk jasa open BO.

Kemudian, keduanya bertemu di sebuag hotel Kebumen pada September 2020 lalu untuk melakukan hubungan intim.

Menurut informasi, PP dijanjikan akan dibelikan TE mobil Honda Brio.

Permintaan mobil ini langsung diiyakan, TE mengaku membeli mobil adalah perihal gampang.

Baca: PSK Histeris Tak Kuat Menanggung Malu saat Terjaring Razia, Terkapar di Kursi Kantor Satpol PP

Baca: 12 PSK Terciduk Polisi Saat Penertiban, Mayoritas Pekerja Seks Ini Ibu-ibu Usia 30-40 Tahun

Ini karena TE mengaku jika gaji yang dimilikinya adalah Rp 50 juta sebulan.

Setelah melakukan hubungan terlarang, TE mulai melancarkan aksinya dengan mengatakan uang yang dimiliknya untuk membeli mobil kurang.

Dia hanya mempunyai uang Rp 75 juta untuk membeli Honda Brio.

Kekurangan sebesar Rp 25 juta tersebut harus ditambahi oleh PP.

FOTO: Ilustrasi Pemandu Karaoke
FOTO: Ilustrasi Pemandu Karaoke (Unsplash - Parker Coffman @fearthelocals)

PP yang sudah masuk perangkap TE ini akhirnya mengiyakan dan mentransfer uang ke TE.

PP diketahui mentransfer uang 2 kali pada pelaku.

Transfer pertama Rp 15 juta pada tanggal 11 Februari 2021.

Kemudian transfer Rp 10 juta pada tanggal 19 Februari 2021.

Namun bukannya dibelikan mobil, PP justru diblokir TE setelah mentransfer uang Rp25 juta ke TE.

"Setelah menerima transaksi Rp 25 juta, nomor Whatsapp PP diblokir," kata Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Minggu 14 Maret 2021.

Baca: Pengakuan PSK di Tasikmalaya yang Jajakan Diri saat Hamil: Mereka Ingin Sama Orang Kayak Saya

Baca: Terdesak Kebutuhan, PSK Hamil Tua Masih Nekat Jajakan Diri, Pasang Tarif Rp 250 Ribu

PP yang merasa ditipu akhirnya melaporkan kelakuan TE ke polisi.

TE berhasil diamankan oleh polisi saat berada di Pantai Menganti Kebumen pada tanggal 8 Maret 2021.

Bahkan saat penangkapan tersebut TE sedang bersama dengan wanita lain.

Akibat akal bulusnya ini, TE dibayang-bayangi hukuman 4 tahun penjara.

Baca: Bekam Mulut Korban Menggunakan Plastik, Pelaku Pembunuhan PSK di Bekasi Diduga Psikopat

PSK Dibunuh oleh Pelanggan, Polisi Duga Pelaku Tergiur Isi Dompet Korban

Seorang pekerja seks komersial (PSK) ditemukan tewas di kamar kostnya pada Minggu (25/10/2020)

SS (24) dibunuh oleh pelanggannya, Bayu Bani Adal, setelah kedua berhubungan badan.

Namun setelah diselidiki, Polres Metro Bekasi Kota menduga ada kejanggalan dalam kasus pembunuhan PSK ini.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, proses pemeriksaan saksi-saksi sudah dilakukan sejak kasus ini terungkap pada, Minggu, (25/10/2020) lalu.

"Sudah ada tiga saksi yang kita mintai keterangan, dua orang wanita dan satu orang laki-laki, mereka saksi di lokasi kejadian," kata Alfian.

Namun dari proses pemeriksaan ini, pihak kepolisian justru menyimpulkan masih ada motif lain atau bahkan motif utama pelaku tega melakukan pembunuhan.

Ilustrasi Pembunuhan
Ilustrasi Pembunuhan (TribunWow.com/Rusintha Mahayu)

Jika sebelumnya motif tersangka diduga ingin menguasai harta benda milik korban, keterangan itu sedikit diragukan lantaran dompet berisi uang yang jadi incaran tidak diambil pelaku.

"Sementara mereka kan baru kenal dan dia ada maksud untuk memiliki (harta) tapi uangnya tidak diambil. Ini perlu pendalaman," ungkap Alfian.

Kemudian terkait dengan praktik prostitusi, pelaku dipastikan sudah melakukan hubungan badan dengan korban.

Artinya, apa yang menjadi keinginan pelaku sudah terpenuhi tetapi dia tetap melakukan perbuatan keji dengan membunuh korban.

"Menurut saya ini ada indikasi kalau enggak amarah, dendam, kecewa, kan gitu, enggak mungkin orang enggak marah terus tiba-tiba ngebunuh kan, ini kami dalami," jelasnya.

Baca: Kisah PSK Terjaring Razia, Tetap Mangkal Meski Sedang Hamil Tua, Suami Kabur Entah ke Mana

Baca: PSK Tawarkan Diri Melalui Aplikasi Online, Belasan Pekerja Seks Berhasil Diamankan Polisi

Kejanggalan ini tentunya perlu pendalaman lebih lanjut, penetapan motif tersangka sangat erat kaitannya dengan tindak pidana yang dia lakukan.

"Itu kejanggalan masih kami dalami yang bersangkutan memang baru kenal dengan korban," tuturnya.

"Tapi kok kenapa dia sudah berhubungan badan, nafsunya kan sudah tersalurkan, tapi kok mengapa melakukan tindakan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, SS ditemukan tewas bersimbah darah di salah satu kamar Indekos Haji Jamal, Minggu, (25/10/2020) malam.

Ia dibunuh oleh pria hidung belang bernama Bayu Bani Adal usai berhubungan intim di kamar kos tersebut.

Keduanya diketahui kenal melalui aplikasi MiChat, setelah sepakat BO (Booking Online) dengan harga Rp450 ribu sekali main.

Wakpolres Metro Bekasi Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, jasad korban ditemukan bersimbah darah dengan luka tusuk di bagian leher dan perut.

Ilustrasi psk
Ilustrasi psk (GETTY IMAGES VIA DAILY STAR)

"Korban setelah melakukan hubungan intim lalu bersih-bersih, selanjutnya ketika korban lengah dia langsung melakukan aksinya, dibunuh pakai pisau," kata Alfian, Senin, (26/10/2020).

Alfian menjelaskan, korban ketika diserang sempat melawan dengan cara mengigit tangan pelaku yang membekap badannya dari belakang.
Namun, pelaku langsung mendorong badan korban hingga terjatuh ke lantai dan langsung menusuk bagian leher dan perut korban.

"Korban sempat melawan tapi pelaku terus menyerang bahkan menusuk korban menggunakan pisau yang sudah disiapkan," ucap Alfian.

Setelah melihat korban tidak berdaya, pelaku langsung mencari dompet untuk mengambil uang milik korban.

Tetapi karena panik, niat pelaku untuk mengambil dompet urung terlaksana. Ia justru kabur meninggalkan korban yang sudah bersimbah darah di dalam kamar kos.

"Pelaku mematikan lampu kamar dan mengunci pintu lalu pergi begitu saja meninggalkan korban," terangnya.

Jasad korban baru diketahui sekira pukul 21.00 WIB, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Pelaku sudah kita amankan, dari keterangan awal dia ingin menguasai harta benda milik korban berupa uang," terangnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka, TRIBUN JATENG)

Artikel ini telah tayang di Tribun Jateng dengan judul Lelaki Kebumen Dapat Rp 25 Juta Plus Bobok Bareng LC: Modal Lambe Lamis











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Raih Medali di Olimpiade Tokyo

    Presiden Jokowi turut mengunggah foto Windy saat berada
  • Link Live Streaming Bulu Tangkis

    Babak penyisihan grup bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020
  • Mutiara Rahma Putri

    Mutiara Rahma Putri adalah atlet Dayung berkebangsaan Indonesia
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved