Hari Ini dalam Sejarah 12 Maret: WHO Keluarkan Peringatan Global Wabah SARS

Ada sekitar 8.000 orang di dunia yang terjangkit SARS, dan 775 di antaranya meninggal.


zoom-inlihat foto
Penampakan-virus-corona-penyebab-SARS.jpg
Wikimedia Commons
Penampakan virus corona penyebab SARS.

Ada sekitar 8.000 orang di dunia yang terjangkit SARS, dan 775 di antaranya meninggal.




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan global terkait wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) tanggal 12 Maret 2003 atau tepat 18 tahun silam.

Sebulan sebelumnya, WHO telah mengonfirmasi kemunculan sejumlah kasus pneumonia parah di Viet Nam, Hong Kong, dan China, dan Provinsi Guangdong di China.[1]

Kasus-kasus pneumonia ini kemudian dikenal sebagai SARS dan disebabkan oleh virus corona. Kasus SARS pertama diduga muncul di Guangdong tanggal 15 Februari 2002.

SARS kemudian menyebar ke seluruh dunia melalui perjalanan udara.[2] Namun, tidak ada lagi kasus SASR yang dilaporkan sejak tahun 2004.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 11 Maret: Tragedi Fukushima, Bencana Nuklir Terburuk Kedua di Dunia

  • Kemunculan dan gejala


Kasus pertama SARS, yang saat itu dpercaya sebagai pneumonia, kemungkinan muncul di Provinsi Guangdong di China bulan November 2002.

Pada 15 Februari 2003 China melaporkan 305 kasus pneumonia yang tidak wajar.

Penghargaan kepada para staf Hôpital Français de Hanoï untuk dedikasi mereka selama krisis SARS.
Penghargaan kepada para staf Hôpital Français de Hanoï untuk dedikasi mereka selama krisis SARS. (Wikimedia Commons)

Gejala utama SARS mirip flu, termasuk panas tinggi dan batuk kering, dan dalam beberapa kasus penderitanya mengalami sakit kepala, diare, hingga kehilangan nafsu makan.

Setelah terjangkit SARS selama 2 hingga 10 hari, pasien mulai susah bernapas.

China pada saat itu dikritik karena gagal memperingatkan otoritas kesehatan dunia mengenai kemunculan wabah SARS.

China juga dianggap gagal melakukan tindakan pencegahan penularan.[2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 10 Maret 1876: Percakapan Pertama via Telepon

  • Penyebaran


SARS, yang kemudian diketahui disebabkan oleh infeksi virus corona, menyebar dari China ke negara tetangganya seperti Hong Kong dan Vietnam.

Penyakit itu menular melalui droplet atau percikan air liur. SARS segera menyebar ke seluruh belahan dunia melalui perjalanan udara.

Pada bulan Maret 2003 seorang perempuan asal Toronto, Kanada, meninggal karena SARS setelah kunjungan ke Hong Kong.

SARS mewabah di Toronto dan menewaskan 44 orang. WHO kemudian mengeluarkan peringatan global terkait SARS tanggal 12 Maret 2003.

Ketakutan akan SARS menyebabkan pembatalan banyak penerbangan ke wilayah yang terdampak penyaki itu.

Berbagai acara ditunda atau dipindahkan, dan bisnis yang terkait dengan penerbangan dan pariwisata mengalami kerugian.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah : Pesawat TWA Flight 553 Bertabrakan dengan Pesawat Beechcraft Baron di Udara

  • Berakhir


Selama tahun 2002-2003, SARS menewaskan 775 orang dan ada sekitar 8.000 orang di dunia yang terjangkit.

Mayoritas korban jiwa ada di China, yakni sebanyak 350 orang.

Tingkat kematian akibat SARS diperkirakan mencapai sekitar 10%.

Namun, sudah tidak ada laporan kasus SARS sejak tahun 2004.[4]

(Tribunnewswiki/Tyo)



Informasi
Peristiwa WHO Keluarkan Peringatan Global Wabah SARS
Tanggal 12 Maret 2003
   


Sumber :


1. www.who.int
2. www.history.com
3. www.nhs.uk


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Pulau Bawean

    Pulau Bawean adalah sebuah pulau yang berada di
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved