Sejumlah Alumni Ragukan Sistem I-voting Pemilu IA ITB

Alumni ITB yang tergabung ke dalam forum Spirit Indonesia meragukan sistem i-voting


zoom-inlihat foto
institut-teknologi-bandung-itb.jpg
anakteknik.co.id
Institut Teknologi Bandung (ITB)


Diskusi juga membahas proses pendaftaran alumni ITB untuk menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

Proses ini mendapatkan banyak komplain karena ada sejumlah langkah tidak wajar yang harus dilalui calon pemilih, antara lain kewajiban memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan swafoto calon pemilih.

Sampai tadi malam, alumni ITB yang sudah berhasil mendaftarkan diri sebagai pemilih baru mencapai 4.600 orang.

Padahal, jumlah alumni ITB lebih dari 120 ribu orang.

Hal inilah yang mendorong tim sukses kedelapan kandidat ketua umum IA ITB meminta panitia kongres melaksanakan rentang waktu pendaftaran yang cukup, yakni selama 30 hari.

Baca: Survei Litbang Kompas: Satu Tahun Pemerintahan Jokowi Maruf, Banyak Suara Masyarakat Dibungkam

Baca: Ketentuan Calon Mahasiswa SM ITB Diminta Unggah Bukti Rekening Minimal Rp 100 Juta Kini Dihapus

Panitia kongres secara resmi membuka pendaftaran pemilih pada Kamis, 4/3. “Kami meminta memundurkan penutupan pendaftaran DPT dan voting pemilu IA ITB,” demikian bunyi surat pernyataan bersama kedelapan timses, tertanggal 5 Maret 2021.

Menanggapi hal ini, Agustin Perangin-angin, Ketua Panitia Kongres IA ITB, mengatakan akan memperhatikan permintaan tersebut.

“Kami tentu akan mendengarkan aspirasi dari alumni ITB, termasuk dari kedelapan timses. Dalam waktu dekat, akan ada keputusan mengenai hal ini,” kata Agustin.

(Tribunnewswiki.com)





Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved