Ji Soo Tulis Tangan Surat Permintaan Maafnya, Berikan Tanggapan Atas Tuduhan Bullying di Sekolah

Aktor Korea Kim Ji Soo terlibat skandal pembulian saat masih sekolah. Ia dituduh melakukan bullying ke temannya. Kemudian tulis permintaan maaf.


zoom-inlihat foto
Aktor-Ji-Soo.jpg
Instagram/actor_jisoo
Aktor Ji Soo tersandung skandal pembulian saat masih sekolah. Ia kemudian meminta maaf melalui postingan Instagramnya.


"Dengan berlutut, saya dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang telah disakiti oleh saya," tutup Ji Soo.

Baca: Vaksin Covid-19 Saat Ini Tak Bisa Tangani Virus Corona Varian B.1.1.7? Ini Penjelasan Para Ahli

Sebelumnya, pada 2 Maret beredar postingan yang diunggah di forum online oleh seseorang yang menuduh Ji Soo sebagai pelaku kekerasan di sekolah.

Sosok yang identitasnya tidak diungkap itu, mengatakan, mereka pergi ke sekolah menengah yang sama dengan Ji Soo dari 2006 hingga 2008.

"Kim Ji Soo memiliki tubuh yang lebih besar daripada anak-anak lain seusianya saat itu. Mulai tahun kedua sekolah menengahnya pada tahun 2007, dia menjelajahi sekolah sebagai anak nakal dan melakukan segala macam perbuatan buruk," tulisnya dengan anonim A.

"Para penjahat saat itu, termasuk Kim Ji Soo, cukup sistematis. Pertama-tama, berkelahi dengan Kim Ji Soo dan para penjahat itu tidak terpikirkan," imbuh dia.

Ia mengungkapkan, jika ada anggota kelompok yang tidak sesuai dengan yang lainnya, maka akan dipukuli.

"Jika ada anggota dari kelompok itu yang mengalami sesuatu yang bahkan sedikit tidak menyenangkan, mereka semua akan pergi dan memukuli orang itu, menginjak-injak mereka dengan cara yang menghina dan menyeluruh," kata dia.

A mengklaim bahwa Ji Soo dan teman-temannya memaksa teman sekelasnya untuk membelikan mereka rokok dan melemparkan makanan ke siswa lain saat makan siang dan tertawa.

“Saya diintimidasi oleh Kim Ji Soo dan anak nakal di tahun 2008, tahun ketiga saya di sekolah menengah. Kata 'bullying' saja tidak cukup untuk menggambarkan semuanya," kata A.

"Saya adalah korban dari semua jenis kekerasan di sekolah seperti diasingkan, kekerasan, pemerasan, penghinaan, dan bahasa yang kasar," lanutnya.

"Itu dimulai ketika B, salah satu anak nakal dalam kelompok Kim Ji Soo, mengambil sertifikat hadiah siswa lain. Saya pergi ke B dan berkata saya akan melaporkan mereka ke polisi jika mereka tidak mengembalikan sertifikat hadiah," jelas A.

Baca: 6 Aplikasi Android Penunjang Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan

A mengaku, kehidupan sekolah menengahnya usai kejadian itu, berubah menakutkan baginya. Perilakunya menurt dia merupakan tindakan oposisi.

"Mereka berhati-hati, mungkin karena saya memberi tahu mereka bahwa saya akan melaporkan mereka ke polisi. Mereka dengan licik memerintahkan teman sekelas lainnya untuk menindas saya agar mereka terhindar dari masalah," tandasnya.

A menulis, teman sekelas yang diperintahkan oleh Ji Soo dan lainnya, terus-menerus datang untuk mengumpat kata-kata makian yang sangat menyinggung kepada mereka.

Selain itu, Ji Soo dan teman-temannya mengumumkan kepada para siswa di sekolah bahwa siapa pun yang berbicara kepada A akan mati di tangan mereka.

A menjelaskan bahwa mereka tidak bisa dengan bebas berjalan di sekitar sekolah karena takut bertemu dengan Ji Soo, yang diduga akan mengutuk A dan memukul kepala atau pipi mereka.

A menambahkan bahwa Ji Soo membawa pistol BB dan menembakkannya ke siswa untuk bersenang-senang.

"Apa yang saya tulis di sini hanyalah apa yang saya 'alami' secara langsung, dan ada lebih banyak orang yang telah melalui kasus kekerasan sekolah yang lebih serius yang dilakukan oleh Kim Ji Soo," kata dia.

"Saya ingin menulis beberapa di antaranya di sini, tetapi (korban) mungkin tidak menginginkannya, jadi saya tidak," ungkapnya.

"Jujur saja, dibandingkan dengan apa yang dialami anak-anak lain saat itu, pengalaman saya tidak seberapa. Tetapi hanya karena kasus lain lebih jahat dan parah, bukan berarti apa yang terjadi pada saya harus dianggap enteng," pungkasnya.





Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved