Tentara AS Kalang Kabut ketika Dihujani Rudal Iran, Alami Trauma Otak hingga Harus ke Psikiater

Meski semua selamat, lebihd ari seratus tentara AS dilaporkan mengalami trauma setelah diserang Iran 2020 silam


zoom-inlihat foto
rudal.jpg
BBC
IUSTRASI - Pasca Serangan ke Pangkalan Militer AS di Irak, Iran Minta Amerika Tarik Pasukan dari Timur Tengah. Seorang tentara AS membeberkan betapa kacaunya pasukan ketika dihujani rudal Iran, pada Januari 2020 silam.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang tentara membeberkan betapa kacaunya pasukan AS ketika dihujani rudal Iran, pada 8 Januari 2020 silam.

Rentetan rudal balistik Iran telah membuat pasukan AS kocar-kacir, beberapa di antaranya tak sadarkan diri ketika pangkalan mereka di Irak dibombardir.

Diberitakan The Washington Post, satu di antara mereka adalah Mayor Alan Johnson.

Tidak ada pasukan AS yang tewas meskipun Iran menggunakan senjata yang masing-masing memiliki panjang sekitar 40 kaki (12 meter), dan membawa bahan peledak seberat 1.600 pon .

Senjata itu lebih kuat daripada senjata apa pun yang diluncurkan untuk menyerang orang Amerika dalam satu generasi.

Tetapi, 110 tentara yang selamat akhirnya didiagnosis dengan cedera otak traumatis.

Baca: Pemimpin Terakhir Uni Soviet Desak Vladimir Putin Ketemu Joe Biden, Tak Mau Sampai Ada Perang Nuklir

Baca: Kerap Pamer Nuklir, Korut Disebut Bahaya Terbesar bagi Dunia, Setiap Uji Coba Bisa Berpotensi Perang

Seorang tentara membeberkan betapa kacaunya pasukan AS di Irak ketika dihujani rudal Iran, pada Januari 2020 silam
Seorang tentara membeberkan betapa kacaunya pasukan AS di Irak ketika dihujani rudal Iran, pada Januari 2020 silam (Washington Post)

Beberapa membutuhkan rawat inap yang cukup lama dan terapi intensif di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed, di luar Washington.

Kala itu Presiden Donald Trump mengumumkan tak ada korban.

Memang benar. Namun informasi itu hanya informasi spontan di tengah situasi genting.

Kenyataannya, 29 anggota militer, termasuk Johnson.





Halaman
123
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved