TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pengendara motor gede (moge) yang masuki area Ring 1, di belakang Istana Keperesidenan, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, pada Minggu (21/2/2021) telah diberi sanksi.
Polisi akhirnya melayangkan sanksi tilang terhadap pengendara moge tersebut.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah selesai memanggil pengendara moge tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Tak hanya itu, pertemuan dengan polisi itu juga untuk memberikan klarifikasi secara lebih jelas.
Pemeriksaan untuk klarifikasi itu dilakukan di Gedung Sub Direktorat Penindakan dan Penegakan Hukum (Kasubdit Gakkum), Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021).
Hasil pemeriksaan, pengendara moge tersebut diberikan sanksi tilang karena ditemukannya pelanggaran lalu lintas.
"Jadi untuk prosesnya akan kita lakukan penilangan karena kami lihat hanya pelanggaran lalu lintas," ujar Kasubdit Gakkum, AKBP Fahri Siregar.
"Kami melihat bahwa ada pelanggaran pelanggaran lalu lintas, seperti uji teknis, kelayakan jalan termasuk juga pelanggaran seperti mengemudikan kendaraan bermotor secara tidak wajar karena ada terlihat yang standing," tambah Fahri.
Dalam rekaman yang diunggah oleh akun @bodatnation di media sosial terlihat beberapa pengendara sepeda motor yang sedang melakukan sunday morning ride (sunmori) memacu kendaraannya melewati Jl Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat dan mengeluarkan suara bising.
Lokasi tersebut masuk dalam area Ring 1, di mana area tersebut mendapat pengamanan yang ketat karena terdapat gedung-gedung penting, seperti Istana Negara, Sekretariat Negara, dan Kantor Wakil Presiden RI.
Petugas yang melihat kejadian itu langsung mengejar dan meminta para pemotor berhenti.
Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa Paspampres berhak melumpuhkan kendaraan yang menerobos kawasan ring 1 yang tengah ditutup petugas.
Baca: Dipanggil Polda Metro Jaya, Paspampres Sebut Moge yang Terobos Ring 1 Tak Perlu Minta Maaf
Baca: Rencanakan Klarifikasi Resmi, Pengendara Moge yang Terobos Ring 1 Bakal Diperiksa Polisi Hari Ini
"Hal ini tertuang dalam Buku Petunjuk Teknis Pam Instalasi VVIP yang disahkan oleh Keputusan Panglima TNI tahun 2018 dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 59 Tahun 2013 tentang Pam VVIP," kata Agus kepada Kompas.com, Jumat pekan lalu.
Agus menjelaskan, saat kejadian itu, anggota Paspampres sedang melaksanakan tugas pengamanan instalasi di Kantor Wapres.
Oleh karena itu, Jalan Veteran III yang biasanya dibuka untuk umum saat itu ditutup untuk sementara.
Petugas sudah memasang cone pembatas jalan sebagai penanda jalanan tersebut ditutup.
Namun, tiba-tiba saja para pengendara motor melintas dengan kecepatan tinggi dan suara knalpot yang berisik.
Petugas Paspampres bergerak cepat menghadang hingga melumpuhkan para pengendara motor tersebut.
"Pengendara motor tersebut terpaksa harus dilumpuhkan oleh anggota Paspampres karena penerobosan tersebut merupakan tindakan pelanggaran batas ring 1 dengan menggunakan alat berupa sepeda motor," ujar Agus.
Minta maaf Pengendara motor yang menerobos kawasan ring 1 Istana Kepresidenan belakangan meminta maaf kepada Paspampres.
Permintaan maaf itu disampaikan langsung saat mereka berkunjung ke Markas Korps Paspampres di Jakarta, Senin.
Pernyataan permintaan maaf disampaikan oleh salah satu perwakilan pengendara moge, Halid Darmawan.
Di hadapan Paspampres dan sejumlah awak media, Halid membenarkan bahwa ia dan rekan-rekannya adalah pemotor yang menerobos Jalan Veteran III beberapa waktu lalu.
Baca: Viral Pengendara Moge Ditendang Paspampres di Ring 1, Kini Klarifikasi Minta Maaf di Instagram
Baca: Polda Metro Jaya Panggil Pengendara Moge yang Ditendang Paspampres karena Terobos Ring 1 Istana
"Saya dan rekan-rekan berinisiatif hadir untuk mengklarifikasi hal tersebut dan saya meminta maaf sebesar-besarnya pada satuan Paspampres dan jajaran anggota yang bertugas saat kejadian berlangsung," kata Halid dalam rekaman suara yang dilansir dari Kompas.com, Senin (1/3/2021).
Halid selaku road captain mengakui bahwa saat itu ia lalai dalam berkendara karena menerobos jalan Veteran III di belakang Istana Kepresidenan yang tengah ditutup petugas Paspampres.
Namun, ia mengaku tidak ada sedikit pun berniat untuk merusak citra baik Paspampres di mata publik, bahkan tidak berniat untuk mengancam VVIP yang berada di area Ring 1.
"Untuk rekan-rekan bikers saya juga minta maaf telah mencoreng nama baik otomotif permotoran Indonesia. Semoga dunia permotoran Indonesia juga lekas membaik dengan adanya kejadian ini," katanya.
Terakhir, Halid juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.
"Saya juga minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena membuat kegaduhan karena video viral tersebut. Saya dan rekan tidak akan mengulangi tindakan tersebut," ucapnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Muhammad Isa Bustomi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polisi Tilang Pengendara Moge yang Terobos Kawasan Ring 1 Istana Kepresidenan"