Akibatnya, perekonomian keluarga menjadi sulit lantaran Ardi merupakan tulang punggung keluarga.
Istrinya, Devi, selama ini tidak bekerja karena harus mengurusi tiga anak yang masih balita.
Adik kandung Ardi, Tio Budi Satrio mengatakan, ketiga anak Ardi dan Devi masih berusia 5 tahun, 4 tahun dan 2 tahun.
Tio mengungkapkan, istri Ardi kini harus bergantung pada bantuan tetangga dan meminjam uang keluarga untuk bertahan hidup dengan tiga anak balitanya.
Baca: Warga yang Dapat Transferan Rp 51 Juta dari BCA Dipenjara, Ingin Cicil Uangnya tapi Ditolak
3. Anak tak bisa berobat dan tak bisa masuk TK
Dengan kondisi tersebut, Devi belum bisa memasukkan anaknya ke sekolah.
Padahal seharusnya usia anaknya sudah masuk ke taman kanak-kanak (TK).
Selain itu, Tio menceritakan anak-anak Ardi sempat sakit dan tak bisa berobat.
"Tiga anaknya sempat sakit dan harus dibawa ke dokter tapi tak ada duit," tutur Tio.
4. Sudah berusaha mengembalikan uang
Ardi sebelumnya diketahui mendapatkan transferan uang Rp 51 juta ke rekeningnya.
Ternyata uang itu ialah uang salah transfer dari seorang petugas back office BCA KCP Citraland berinisial NK.
Menurut keluarga, meski berusaha mengembalikan uang, Ardi mendapatkan penolakan hingga dilaporkan ke polisi.
Hal ini pun membuat keluarga Ardi kebingungan.
Pihak bank justru terkesan menghalang-halangi niat Ardi yang ingin mengembalikan uang.
"Mohon dipertimbangkan lagi, sebelumnya bulan Oktober, kami sudah berniat baik untuk mengembalikan uang. Tapi nyampek BCA malah ditolak dan diarahkan langsung ke personal," kata dia. Kini kasus itu sudah masuk tahap persidangan.
(TribunnewsWiki.com/RAK, Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Fakta Baru Kasus Salah Transfer BCA, Pelapor Mantan Karyawan, Istri dan 3 Anak Ardi Hidup dari Bantuan Tetangga"