TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di minimarket Jalan Satria, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu terekam closed circuit television (CCTV).
Dalam video, tampak pelaku berjumlah dua orang, sebagaimana diberitakan TribunLampung.
Seorang mengenakan topi warna merah, sedangkan rekannya hanya memakai masker.
Keduanya juga tidak mengenakan helm.
Kedua pelaku datang dengan membawa motor.
Mereka langsung menghampiri dua motor yang terparkir di halaman minimarket.
Setelah mengamati situasi sekitar, pelaku yang di depan langsung turun dan mendekati Honda Beat New milik korban.
Dalam hitungan detik, pelaku berhasil menghidupkan mesin motor.
Kemudian mereka pergi dengan membawa motor curian.
Saat itu, korban dan satu rekannya berada di dalam toko yang telah tutup.
Baca: WhatsApp GB atau Mod Viral di Twitter, Benarkah Bisa Curi Data Pengguna?
Baca: Pemuda 18 Tahun Todongkan Pistol ke Pengendara Motor, Ternyata Hanya Mainan Seharga Rp 15 Ribu
"Salah satu rekannya dengar ada suara motor berhenti. Cuma, dia nggak curiga," tutur Rahmat, rekan kerja korban, Selasa (16/2/2021).
Ditambahkan Rahmat, karyawan minimarket curiga ketika ada lampu sepeda motor yang menyala.
Kemudian saat lihat dari CCTV, motor korban sudah raib.
Korban sempat keluar mengejar sembari berteriak maling.
Namun, upayanya sia-sia.
Polisi Buka Suara
Polsek Pringsewu Kota berharap ada peran serta masyarakat dalam mengantisipasi tindak kriminalitas, seperti curanmor yang terjadi di minimarket Pringsewu.
Kepala Polsek Pringsewu Kota Kompol Atang Samsuri mengatakan, peran serta masyarakat itu terkait kepedulian dengan kendaraannya sendiri.
"Kalau kita sekadar mengimbau. Tapi kalau masyarakatnya tidak peduli, ya sama saja," ungkap Atang, Selasa (16/2/2021).
Baca: Cek Daftar Harga Motor Sport 250 cc Full Fairing Terbaru, Ada Kenaikan di Awal Februari
Terkait imbauan untuk mengantisipasi pencurian, Atang mengaku sudah melakukannya sampai ke tingkat desa di wilayah hukum Polsek Pringsewu Kota.
Ia juga menyoroti manajemen minimarket yang tidak menyediakan juru parkir.
"Seluruh minimarket itu kan nggak ada (juru) parkirnya," ungkap Atang.
Setiap minimarket menggratiskan parkir, tapi tidak menyediakan juru parkir.
Seharusnya, lanjut Atang, minimarket tidak mengabaikan keamanan parkiran.
Dia mencontohkan, curanmor yang terjadi di minimarket Jalan Satria, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu.
"Jadi turut serta kepedulian masyarakatnya juga, karena keamanan itu ya milik bersama, tugas bersama," tuturnya.
Baca: Bupati TTS Geram Ada Jenazah Covid-19 Hilang dari Makam: Saya Anggap Sebagai Pencurian
Korban Terpukul
Novita, kasir minimarket di Jalan Satria, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, syok karena menjadi korban curanmor.
Pasalnya, motor Honda Beat New warna biru putih miliknya baru berusia tiga bulan.
"Baru tiga bulan," ujar Novita ketika dihubungi Tribunlampung.co.id, Selasa (16/2/2021).
Namun, Novita tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut.
Alasannya, ia masih terpukul atas kejadian itu.
Korban mengaku telah melapor ke polisi.
Menurut rekan kerja Novita, Rahmat, korban sangat terpukul karena sudah dua kali mengalami kejadian serupa.
Rahmat menceritakan, berdasar informasi yang diperoleh, sebelumnya Novita juga pernah kehilangan sepeda motor.
Peristiwanya itu terjadi di rumahnya.
Curanmor kembali terjadi di Pringsewu.
Kali ini sepeda motor milik seorang kasir minimarket raib disikat pencuri.
Peristiwa curanmor itu terjadi di minimarket Jalan Satria, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Minggu (14/2/2021).
Pencurian itu terekam closed circuit television (CCTV).
Video rekaman CCTV itu beredar melalui medsos.
Rahmat, pegawai minimarket tersebut, membenarkan curanmor dalam video yang beredar terjadi di halaman parkir minimarket tempatnya bekerja.
Menurutnya, curanmor itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, saat minimarket sudah tutup.
Di parkiran hanya ada motor milik pegawai.
Sementara dua pegawai perempuan sedang membereskan toko.
Satu di antaranya bernama Novita, warga Pekon Fajar Agung, Kecamatan Pringsewu.
Kasir minimarket itu merupakan pemilik motor Honda Beat warna biru putih yang raib.
"Iya, memang benar kejadian itu malam. Pada saat itu toko sudah tutup. Karyawan cuma masuk berdua," jelas Rahmat, Selasa (16/2/2021).
(TribunnewsWiki.com) (Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B)
Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul Kasus Curanmor di Minimarket Pringsewu, Polisi Soroti Tiadanya Juru Parkir