Laporan WHO Ungkap Fakta Baru, Sudah Ada 13 Varian Virus Corona di Wuhan Sejak Desember 2019

Penemuan itu mengindikasikan virus corona menyebar lebih luas sejak awal, melebihi yang sebelumnya diperkirakan


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mutasi-virus-corona-e484k-muncul-di-afrika-selatan.jpg
pixabay.com
ILUSTRASI - WHO temukan lebih dari selusin strain virus corona sudah ada sejak Desember 2019.


Charles Small, konsultan intelijen sumber terbuka yang menemukan paten, berkata: “Mereka menyebutkan kelelawar menginfeksi dengan virus secara artifisial.

Dia mengatakan WHO harus memberikan laporan lengkap tentang percobaan virus korona kelelawar dan kelelawar lembaga tersebut.

WHO Angkat Bicara

Peter Daszak, penyelidik kelahiran Inggris untuk WHO, sebelumnya mengatakan para peneliti di institut itu tidak memelihara kelelawar.

“Semua kelelawar dilepaskan kembali ke situs gua mereka setelah pengambilan sampel," tulisnya di Twitter.

Baca: Misteri Asal-usul Virus Corona, WHO: Mungkin Berasal dari Makanan Beku

“Ini adalah tindakan konservasi dan jauh lebih aman dalam hal penyebaran penyakit daripada membunuh mereka atau mencoba menyimpannya di laboratorium.”

Dominic Dwyer, anggota tim WHO yang mencoba mencari tahu asal muasal pandemi, mengatakan bahwa China sedang menggagalkan proses penyelidikan.

Pemerintah China menolak menyerahkan data mentah yang menunjukkan kasus pertama Covid di Wuhan.

Dia mengklaim tim hanya diberi ringkasan informasi dan bukan data mentahnya sendiri.

(TribunnewsWiki.com/Ahmad Nur Rosikin)





Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved