Kisah Satu Keluarga di Surabaya Jadi Copet, Ibu Bertugas Alihkan Perhatian Korban, Ayah Mengawasi

Atas perbuatannya, mereka diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.


zoom-inlihat foto
4-kawanan-copet-di-surabaya-ditangkap-polisi-dan-sudah-ditetapkan-tersangka.jpg
Dokumentasi Humas Polrestabes Surabaya
4 kawanan copet di Surabaya ditangkap polisi dan sudah ditetapkan tersangka


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kisah satu keluarga di Surabaya berprofesi sebagai copet, ini tugas masing-masing pelaku saat beraksi.

Polisi menangkap satu keluarga di Surabaya, Jawa Timur, yang diduga bekerja sebagai komplotan pencopet, Minggu (24/1/2021).

Mereka adalah ayah berinisial RDA (50), ibu berinisial AY (41), dan anaknya berinisial ORT (27), warga Jalan Darmo Permai.

Dalam melancarkan ksinya, satu keluarga ini dibantu seorang eksekutor berinisial SW, warga Kecamatan Tambaksari, yang merupakan teman dari AY.

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizki Wicaksana mengungkapkan, keluarga ini memiliki peran masing-masing saat melancarkan aksinya.

Saat beraksi, sang ibu berperan mengalihkan perhatian korban, sedangkan sang suami bertugas sebagai pengawas.

Kemudian, anaknya bertugas melemparkan dompet yang dicopet kepada penadah.

"Sementara eksekutor copet adalah orang lain yang masih teman dari sang ibu," kata Arief saat dikonfirmasi, Selasa (2/2/2021).

Menurut Arief, mereka ditangkap setelah melakukan aksi copet di Pasar Pagi Tugu Pahlawan pada 24 Januari 2021.

Saat itu, korban yang bernama Ervi Ananda Ayu melapor ke polisi bahwa ponselnya raib dicopet.





Halaman
12
Penulis: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved