TRIBUNNEWSWIKI.COM - Video yang menunjukkan seekor anjing diseret menggunakan motor viral di media sosial pada Senin (1/1/2021).
Video yang beredar menunjukkan anjing berwarna hitam coklat diseret menggunakan tali di leher oleh dua orang pria.
Diduga, anjing tersebut dicuri dari pemiliknya.
Video tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Direktur Operasional Natha Satwa Nusantara, Anisa Ratna.
Anisa mengatakan akan membawa kasus penyiksaan hewan itu ke pihak berwajib.
Ia mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan oleh para oknum tak bertanggung jawab yang dengan mudahnya menyiksa hewan.
Viralnya video penyeretan anjing itu kemudian membuat sang pemilik hewan angkat bicara.
Dirinya kaget saat hewan peliharaan kesayangannya diperlakukan seperti itu.
Baca: Viral Penjagalan Kucing di Medan, Tetangga Pelaku: Setiap Hari Potong Hewan
Baca: Viral Kisah Pembantaian Kucing di Medan, Hewan Diculik, Dipotong, Dagingnya Dimakan dan Dijual
Heri (45), mengaku sedih saat kasus penyiksaan anjing yang diseret di Jalan Dumpit, Jatiuwung, Kota Tangerang itu viral.
Heri mengaku sudah membesarkan anjing berwarna hitam coklat itu sejak 15 tahun lalu.
Tanpa mengetahui jenisnya, Heri sangat menyayangi anjing tersebut.
Bahkan pemilik lapak parkir itu mengaku lebih sayang kepada anjingnya dari pada anaknya sendiri.
"Sudah 15 tahun, sudah saya ngomong apa dia ngerti, sudah kaya manusia, kalau nasi saya bilang jangan makan, enggak bakal makan dia Pak," tutur Heri, Selasa (2/2/2021).
Setiap kali Heri pulang ke rumah, ia selalu menanyakan kondisi anjingnya terlebih dahulu, baru anaknya.
"Anjing kesayangan, kan saya pulang yang saya tanyakan cuma anjing saya sudah makan ataau belum, anak nomor dua, anjing kesayangan," kata dia.
Heri menceritakan, setiap pagi pukul 06.00 WIB ia selalu membuka pintu gerbang rumahnya.
Anjingnya biasa keluar rumah untuk membuang kotoran.
Namun pagi itu, Senin (1/2/2021), si anjing tidak kembali.
Ia dicuri dan disiksa dengan cara diseret dua pria tidak dikenal.
"Itu kan biasanya di dalam rumah, dalam lapak lah, kalau pagi dia buang air keluar, pas jam enam saya buka, setengah tujuh dia keluar biasanya. Pas keluar langsung disikat itu, di halaman," ujarnya.