Dentuman Misterius 20 Detik di Bali, Warga Saksikan Benda Mirip Meteor Jatuh ke Arah Barat Daya

Geger suara dentuman misterius selama 20 detik yang kejutkan warga bali, beberapa orang mengaku melihat benda melintas di langit.


zoom-inlihat foto
seismo.jpg
Kompas.com/Shutterstock
ilustrasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Warga Bali digegerkan dengan suara dentuman misterius selama 20 detik pada Minggu (21/1/2021).

Beberapa warga di Kintamani dan Besakih mengaku jika melihat semacam meteor melintas ke arah barat daya.

Hal serupa juga dilaporkan oleh warga Buleleng yang sedang upacara adat juga mengaku melihat benda melintas di langit.

Bahkan nelayan di pantai Buleleng juga mengaku menjadi saksi mata fenomena yang sama.

Untuk diketahui, dentuman misterius tersebut terjadi pada pukul 10.27 WITA atau 9.27 WIB.

Dentuman itu terjadi hingga 20 detik.

Hal tersebut merupakan hasil monitoring BMKG yang memperlihatkan adanya anomali sinyal seismik yang tercacat pada sensor seismik Singaraja (SRBI).

Baca: Suara Dentuman 20 Detik Gegerkan Warga Bali, Sumber Dentuman Masih Belum Diketahui

Baca: Dentuman Keras Terdengar di Jakarta, BMKG Duga Sumber Suara Berasal dari Petir di Gunung Salak

Daryono selaku Kepala Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG mengungkapkan, dentuman tersebut bukan gempa tektonik.

"Sehingga dipastikan anomali gelombang seismik tersebut bukan aktivitas gempa tektonik," kata Daryono.

Daryono juga menerangkan jika dentuman tersebut bukan sinyal gempa bumi.

ilustrasi suara dentuman
ilustrasi suara dentuman (Kompas)

"Melihat anatomi seismogramnya tampak bahwa sinyal seismik tersebut bukanlah merupakan sinyal gempa bumi tektonik," kata Daryono.

Sinyal seismik tersebut kita coba tentukan magnitudonya menggunakan formulasi penentuan mangnitudo gelombang gempa, akan dihasilkan kekuatan 1,1 magnitudo lokal.

BMKG, lanjut Daryono, belum bisa mengkonfirmasi sumber dentuman misterius tersebut.

"Terkait bunyi dentuman yang terdengar di wilayah Buleleng, BMKG belum dapat mengkonfirmasi penyebab sesungguhnya," kata dia.

Sementara itu Made Rentin, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, juga menjelaskan beberapa warga mendengar suara dentuman cukup keras di Buleleng, Minggu (24/1/2021).

Penelusuran kemudian dilakukan di seluruh wilayah.

Namun ledakan tersebut tak ditemukan di daratan.

"Masih ditelusuri kemungkinan di laut," kata Made, seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Namun setelah kejadian dentuman misterius tersebut sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WITA tidak ada aktivitas gempa di wilayah Bali.

"Sebagai tambahan informasi, sejak pukul 08.00 Wita hingga saat ini tidak ada kejadian gempa bumi di wilayah Bali," kata Made.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved