Nasib Tak Jelas Olimpiade Tokyo di Masa Pandemi, Komite Nekat Gelar, Pemerintah Batalkan Sepihak

Olimpiade Tokyo yang rencananya bakal digelar tahun ini alami nasib tak jelas, penuturan Komite dan Pemerintah tidak sejalan


zoom-inlihat foto
afp-photophilip-fong.jpg
AFP PHOTO/PHILIP FONG
Biaya Penundaan Olimpiade Tokyo bisa Capai Rp 39,48 Triliun


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nasib Olimpiade Tokyo kian tak jelas kala musim pandemi, komite dan pemerintah saling benturan.

Komite bersikeras untuk tetap mengadakan ajang bergengsi tersebut di tahun ini.

Sedangkan Pemerintah Jepang berniat untuk membatalkannya.

Thomas Bach, selaku Komite Olimpiade Internasional (IOC), bersikukuh untuk tetap menggelar Olimpiade.

Dijadwalkan Olimpiade Tokyo akan diselenggarakan pada Juli 2021 mendatang.

"Saat ini, kami tidak memiliki alasan apapun untuk percaya bahwa Olimpiade di Tokyo tidak akan digelar pada tanggal 23 Juli di Stadion Olimpiade di Tokyo," ujar Bach.

Baca: Sukses Kalahkan Marcus/Kevin, Kini Yuta Watanabe Langsung Optimis Target Emas Olimpiade Tokyo 2020

Baca: Susy Susanti Beber Kisah Heroik Olimpiade Barcelona 1992, Tegang, Sulit Tidur : Cuma Makan Nasi Abon

"Inilah sebabnya mengapa tidak ada rencana B dan inilah mengapa kami berkomitmen penuh untuk membuat Olimpiade ini aman dan sukses." sebutnya.

Diketahui beberapa bulan terakhir ini, Jepang masih menunjukkan kasus positif Covid-19 yang sangat pesat.

Kasus Covid-19 sering kali memecahkan rekor harian yang membuat Negeri Sakura ini prihatin.

Hal tersebut pun membuat mayoritas masyarakat (80 persen) Jepang sepakat Olimpade Tokyo dibatalkan.

Hal tersebut berdasarkan survei yang belum lama ini dilakukan Kyodo News.

Euro 2020, Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas Uber; kejuaraan atau turnamen yang tertunda akibat Covid-19 disepanjang tahun 2020.
Euro 2020, Olimpiade Tokyo dan Piala Thomas Uber; kejuaraan atau turnamen yang tertunda akibat Covid-19 disepanjang tahun 2020. (Kolase Twitter)

Sebelumnya Thomas Bach mengatakan Olimpade memang harus ditunda lagi, maka Tokyo 2020 akan dibatalkan dan pesta olahraga tersebut langsung dilompat ke event selanjutnya.

Hal ini berarti Jepang dikabarkan akan mencari slot berikutnya yang tersedia pada Olimpiade 2032.

Sedangkan Pemerintah Jepang diwartakan secara pribadi membatalkan Olimpiade Tokyo 2020.

Bahkan mereka telah sepakat, seperti dilansir dari The Times pada Kamis (21/1/2021).

Diklaim para tokoh senior pemerintah Jepang sudah menyetujui tentang pembatalan Olimpiade ini.

Tak lain, hal tersebut karena faktor pandemi Covid-19.

"Tidak ada yang ingin menjadi yang pertama mengatakannya, tetapi dengan keadaan sekarang jelas itu terlalu sulit," kata salah satu sumber soal penyelenggaran Olimpiade.

"Secara pribadi, saya rasa itu tidak akan terjadi." tutup dia.

Baca: Perdana Menteri Jepang Angkat Bicara Mengenai Isu Pembatalan Olimpiade Tokyo Akibat Virus Corona

Baca: Atlet Olimpiade Ternama Ini Insaf: Saya Dulu Main Perempuan, Mabuk-mabukan, Tapi Hidup Saya Hampa

Gubernur Tokyo Tetap Selenggarakan Olimpiade pada Juli 2021

Otoritas Tokyo mengatakan akan tetap menyelenggarakan Olimpiade pada Juli 2021.

Meski belum ada kejelasan kapan vaksin disebarkan, Gubernur Tokyo, Yuriko Koike tetap teguh kegiatan akan berlangsung secara aman pada tahun depan.

Seperti diketahui, Jepang mengalami peningkatan tajam infeksi Covid-19 pada bulan November 2020.

Total angka harian nasional melebihi 2000 kasus di mana pemerintah masih disipilin menerapkan aturan protokol kesehatan.

Sementara Tokyo merupakan wilayah dengan kasus tertinggi yang mencapai 500 infeksi pada minggu lalu.

Kabar vaksin di Jepang, pemerintah setempat masih bernegosiasi perihal jumlah dosis yang akan didistribusikan.

Pada Selasa (24/11), Tokyo melaporkan 186 kasus baru dan menambah total mendekati angka 38.200.

Sebagai usaha menyeimbangkan dampak corona, Pemerintah Jepang mengupayakan bisnis tetap berjalan.

Departemen Kesehatan setempat mengatakan Jepang mempunyai total 135.000 kasus dengan 2000 kematian.

Kunjungan Presiden Komite

Sementara itu, dalam rangka persiapan pembukaan Olimpiade, Presiden Komite Olimpiade Internasional, Thomas Bach sebelumnya mengunjungi Tokyo pekan lalu selama empat hari.

Bersama tim, ia mencoba menggaet dukungan publik serta sponsor untuk Olimpiade yang direncakanan pada 23 Juli.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Ben Johnson Didiskualifikasi dari Olimpiade Seoul karena Memakai Doping

Baca: Ditanya Kesiapan Pemerintah Biayai Ahsan/Hendra, Menpora : Jika Lolos Olimpiade, Negara Siap Bayari

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ka, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pemerintah Jepang Diklaim Sepakat Batalkan Olimpiade Tokyo 2020





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved