Dilantik, Joe Biden Bakal Akhiri Muslim Travel Ban, Beri Jalan Jutaan Migran yang Tak Punya Dokumen

Dalam salah satu keputusan eksekutifnya, Biden akan mengakhiri Muslim Travel Ban, dan mengembalikan AS ke Badan Kesehatan Dunia ( WHO).


zoom-inlihat foto
joe-biden-lagi-001.jpg
Mark Makela / Getty Images / AFP
Presiden terpilih Joe Biden menyampaikan pidato Thanksgiving di Queen Theatre pada 25 November 2020 di Wilmington, Delaware. Trump menolak meninggalkan Gedung Putih jika Biden tak bisa membuktikan bahwa 80 juta suaranya bukan atas hasil curang.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah dilantik, Presiden AS terpilih Joe Biden bakal mengakhiri Muslim Travel Ban dan kembalikan negara ke WHO.

Presiden terpilih Joe Biden akan segera menandatangani sejumlah keputusan eksekutif segera setelah dilantik.

Dalam sebuah keputusan eksekutifnya, Biden akan mengakhiri Muslim Travel Ban, dan mengembalikan AS ke Badan Kesehatan Dunia ( WHO).

Dari keterangan sejumlah stafnya, Biden akan meneken 17 perintah eksekutif hanya beberapa jam setelah dilantik sebagai Presiden AS.

Di hari pertamanya, Biden akan menunda pembangunan tembok perbatasan di Meksiko yang dibangun pendahulunya, Donald Trump.

Kemudian, Biden juga akan menetapkan mandat mengenakan masker di lembaga pemerintah demi menghentikan penyebaran virus corona.

Biden juga bakal berupaya untuk memulihkan perlindungan cagar budaya yang sempat dihapus Trump, dikutip dari AFP Rabu (20/1/2021).

Dia juga berencana membekukan upaya penyitaan jutaan orang yang masih memiliki tanggungan hipotek selama pandemi.

Presiden terpilih tertua dalam sejarah AS tersebut juga berencana mengirim RUU ke Kongres AS, dengan upaya mengubah kebijakan imigrasi.

Biden kemudian berencana memberi jalan jutaan migran yang tidak mempunyai dokumen menjadi warga AS, sesuatu yang sempat ditolak pendahulunya.

Biden ingin benar-benar memahami seluruh permasalahan ekonomi dan kesehatan yang dihadapi AS selama pandemi.

"Biden ingin bertindak, tak saja memulihkan kerusakan yang ditimbulkan Trump. Namun juga membawa negara ini maju," ujar stafnya.

Stafnya menyebut si presiden terpilih akan tegas menepati janjinya bagi rakyat, dan bekerja sesuai konstitusi AS.

Presiden terpilih dari Partai Demokrat tersebut juga akan mengembalikan AS ke Perjanjian Paris 2016 mengenai perubahan iklim.

Gina McCarthy, calon penasihat khusus iklim berkata, pengembalian Washington ke perjanjian 2016 adalah salah satu tujuan pemerintahan Biden.

Dia akan membatalkan keputusan Trump terkait pengurangan standar emisi dan efisiensi, serta mencabut izin pengerjaan pipa Keystone XL.

Pengerjaan proyek itu disorot karena diyakini bakal membawa minyak Kanada yang berpolusi tinggi ke "Negeri Uncle Sam".

"Perintah eksekutif di hari pertama ini akan memberikan pijakan penting bagi AS untuk memulihkan diri sebagai pemimpin global dalam energi bersih," ucap McCarthy.

(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Ardi Priyatno Utomo)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Dilantik, Biden Akan Kembalikan AS ke WHO dan Akhiri "Muslim Travel Ban""





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved