HOAKS Vaksin Covid-19 Mengandung Chip untuk Lacak Orang, Kominfo: Sangat Tidak Benar

Narasi Hoaks beredari di Facebook, menyebutkan jika vaksin Sinovac mengandung 'chip' yang bisa melacak lokasi orang yang telah divaksin Covid-19.


zoom-inlihat foto
str-afp.jpg
STR / AFP
Seorang pekerja medis menunjukkan botol vaksin Biotek Sinovac melawan virus corona COVID-19 di pusat perawatan kesehatan di Yantai, di provinsi Shandong, China timur pada 5 Januari 2021.


“Jadinya, orang-orang yang menyebarkan hoaks ini adalah orang-orang yang ingin mencelakaan orang lain. Jadi dia menghambat vaksinasi dan itu kan bisa membuat orang mati terbunuh juga karena corona,” ungkapnya.

Sedangkan menurut Juru Bicara Satuan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, narasi soal 'chip' di dalam vaksin Sinovac sangatlah bohong.

Selain tak bisa melacak orang, penerbitan izin penggunaan darurat vaksin COVID-19 Sinovac CoronaVac setelah melalui proses ilmiah.

Sehingga tak ada alasan untuk terus menjelek-jelekkan proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

Baca: Paling Keras Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Dirotasi PDIP, Digeser ke Komisi VII DPR RI

Baca: HOAKS Mayor Sugeng Dikabarkan Meninggal Setelah Disuntik Vaksin, Polisi Bakal Lakukan Penyelidikan

Sebelumnya, beredar juga kabar hoaks soal keaslian vaksin Sinovac yang dipakai oleh Jokowi pada Rabu (13/1/2021).

Masih dilansir dari laman Covid19.go.id, postingan di media sosial menyebut vaksin yang digunakan Presiden Jokowi bukan Sinovac asli karena harus dimasukkan ke dalam alat suntik.

narasi tersebut langsung dibantah oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma, Bambang Heriyanto.

Bambang mengatakan jika postingan tersebut adalah hoaks.

Ia kemudian menjelaskan, vaksin yang dikemas menggunakan prefilled syringe (vaksin dan alat suntik dikemas dalam satu wadah dosis tunggal) adalah vaksin yang digunakan dalam uji klinis.

Beredar hoaks narasi di Facebook soal vaksin Covid-19 Sinovac mengandung sebuah 'chip' yang mampu melacak lokasi orang yang telah divaksin.
Beredar hoaks narasi di Facebook soal vaksin Covid-19 Sinovac mengandung sebuah 'chip' yang mampu melacak lokasi orang yang telah divaksin. (covid19.go.id)

Sedangkan vaksin yang digunakan untuk program vaksinasi tahap awal ini memang dikemas dalam vial sehingga vaksin dalam vial harus ditarik dulu isinya menggunakan jarum suntik.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan untuk tahap-tahap awal, vaksin Sinovac ini diprioritaskan untuk mereka di garis depan (nakes) sebanyak 3 juta dosis.

Ke depan Biofarma akan memproses sendiri vaksin menggunakan bulk dari Sinovac.

"Nanti setelah 3 juta vial ini habis, vaksin yang akan digunakan menggunakan bulk yang diproses lebih lanjut di Bio Farma, dan akan mempunyai kemasan yang berbeda," ungkapnya.

(TribunnewsWiki.com/Restu)





Editor: haerahr
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved