Prosesi pelepasan itu berlangsung di rumah jabatannya Jl Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Minggu (17/1/2021) siang.
Sedikitnya, ada 20 organisasi atau komunitas relawan yang tergabung dalam aksi kemanusiaan itu.
Di antaranya, Pemuda Muhammadiyah, MES Pengurus Sulsel, Andalan Sulsel Peduli, HMI, GMKI, dan komunitas pelaut.
Sebelum pelepasan, Sudirman Sulaiman memberikan pengerahan kepada para relawan yang bergabung.
Dalam arahannya, ia menegaskan kegiatan kemanusiaan itu adalah wujud empati kepada para korban gempa.
"Inilah kegiatan sosial kita bersama, disini tidak ada sekat-sekat. Kami sama-sama adalah wujud kemanusian dan tentu menimbulkan empati kepada masyarakat Sulbar," katanya.
Ia pun berharap agar para relawan dapat menyalurkan bantuan kepada para pengungsi korban gempa Sulbar.
"Mudah-mudahan ini berjalan dengan aman, kemudian tetap jaga protokol kesehatan dan sesuai tepat sasaran," imbuhnya.
Baca: Penyaluran Tersendat, Mensos Tri Risma Anggap Wajar Ada Penjarahan Logistik Bantuan Gempa di Majene
Baca: Viral Curhatan Korban Gempa Mamuju, Tetangga Mengungsi, Jenazah Ibunya Terlantar, Harap Ada Relawan
Bantuan yang dibawa berupa bahan makanan, pakaian, sarung selimut, vitamin, kebutuhan bayi dan balita.
Sedikitnya, ada tiga truk dan sejumlah kendaraan bak terbuka yang digunakan mengangkut bahan logistik bantuan itu.
Iring-iringan kendaraan pembawa relawan dan bantuan logistik itu dikawal sejumlah personel Brimob bersenjata.
(TribunnewsWiki.com/Restu, Tribun-Timur.com/Muh. Asiz Albar)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Hendak Bawa Bantuan ke Sulbar, Mobil LazisMu Enrekang Alami Lakalantas di Cakke