Cheong Seong-chang, seorang rekan di Program Asia Wilson Center dan peneliti senior di Sejong Institute, mengatakan bahwa meskipun Kim secara efektif diturunkan, pernyataannya menunjukkan bahwa "dia masih menangani dan mengendalikan masalah yang berkaitan dengan Korea Selatan."
Nama Kim Yo Jong sendiri mulai mencuri perhatian dunia internasional setelah kakaknya melakukan diplomasi nuklir dengan Presiden Donald Trump dan para pemimpin dunia lainnya pada 2018 dan 2019.
Dalam pertemuan tersebut, kedekatannya dengan Kim Jong Un memicu spekulasi bahwa dia menjabat sebagai kepala staf saudara laki-lakinya.
Mengutip Kontan.co.id, apa pun alasan alasan hilangnya posisi Kim Yo Jong di Politbiro, banyak ahli mengatakan pengaruh politiknya kemungkinan besar tetap tidak berubah berkat hubungan langsungnya dengan garis keturunan pemimpin.
Ada juga yang memprediksi bahwa Kim Jong Un akan memberi sang adik pekerjaan profil tinggi lainnya.
(Tribunnewswiki.com/ Ami Heppy S)