Banyak yang Masih Bingung, Ini Syarat dan Cara Urus Balik Nama Kendaraan Bermotor

Jika STNK sudah diblokir dan pemilik tidak segera melakukan balik nama maka bisa dikenakan sanksi administratif atau denda


zoom-inlihat foto
bpkb-dan-stnk.jpg
Tribunjualbeli.com
BPKB dan STNK


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembeli kendaraan bermotor bekas di Indonesia disarankan untuk melakukan balik nama kendaraan.

Hal ini tidak lain bertujuan untuk mengubah status kendaraan yang sebelumnya atas nama orang lain menjadi atas nama kita.

Selain itu, langkah ini juga sebagai cara menghindari jika STNK kendaraan yang dibeli ternyata berstatus sudah diblokir oleh pemilik terdahulu.

Jika hal itu terjadi, pemilik baru tidak bisa melakukan pembayaran pajak kendaraan karena harus membuka blokir STNK.

Untuk membuka blokir STNK tersebut, mau tidak mau pemilik harus melakukan proses balik nama.

Hal itu sebagaimana disampaikan Herlina Ayu, Humas Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) DKI Jakarta, kepada Kompas.com, Rabu (13/1/2021).

Herlina menambahkan, jika STNK sudah diblokir dan pemilik tidak segera melakukan balik nama maka bisa dikenakan sanksi administratif atau denda.

“Kalau penjual sudah blokir, terus pembeli tidak segera balik nama dalam waktu sebulan, nanti pembelinya kena denda telat balik nama di biaya balik namanya ( BBN),” kata Herlina.

Herlina juga mengatakan, untuk proses balik nama yang dilakukan pertama adalah balik nama di STNK dan dilanjutkan dengan penggantian BPKB.

Bagi yang ingin melakukan proses balik nama, berikut syarat dan alurnya.

Ke Halaman 2 ==>











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved