5 Alasan Virus Corona Menyebar Lebih Cepat di Kalangan Anak Muda

Para ahli medis memberikan beberapa alasan yang dapat menjelaskan tingginya jumlah kasus Covid-19 pada populasi milenial


zoom-inlihat foto
mural-dukungan-untuk-tenaga-medis-2.jpg
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga berada di depan mural yang bergambar dukungan untuk tenaga medis yang ada di Kavling Kinayung Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (22/5/2020). Mural yang dibuat oleh warga itu bertujuan untuk memberikan dukungan dan apresiasi atas perjuangan tenaga medis yang menjadi garis terdepan dalam penanganan COVID-19.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Walau program vaksinasi sudah mulai dilakukan, tetapi tak sedikit negara yang melaporkan kasus infeksi baru setiap harinya.

Kasus Covid-19 saat ini meningkat paling cepat pada populasi orang-orang yang lebih muda.

Menurut data pada bulan September 2020 di Jakarta, rentang usia 20-29 tahun dan 30-39 tahun sebagai dua kelompok usia yang paling banyak terpapar virus corona.

Fenomena yang sama juga terlihat di beberapa daerah dan secara global.

Sehingga, munculah pertanyaan mengapa lebih banyak milenial yang terdeteksi positif oleh virus corona.

Nah, para ahli medis memberikan beberapa alasan yang dapat menjelaskan tingginya jumlah kasus Covid-19 pada populasi milenial sebagai berikut.

1. Peluang untuk pengujian lebih banyak

Salah satu alasan kasus Covid-19 pada populasi yang lebih muda mungkin meningkat adalah generasi ini yang paling banyak mendapatkan tes sekarang.

2. Virus mungkin telah berubah

Kepala petugas keperawatan Rumah Sakit Good Samaritan di San Jose, California, Mark Brown membeberkan bagaimana virus corona kemungkinan telah berubah.

Menurut dia, awalnya virus ini menempel pada inang dan melekat pada populasi yang lebih rentan diserang.

Ke Halaman 2 ==>











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved