Manchester United Sukses Kudeta Puncak Klasemen, Ole Gunnar Solskjaer: Kami Datang, Liverpool

Manchester United berhasil melangkahi Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris dan Ole Gunnar Solskjaer tak sabar menanti laga melawan sang rival.


zoom-inlihat foto
united-oleeeeeee.jpg
Goal
Ole Gunnar Solskjaer, pelatih Manchester United.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rivalitas derbi North-West antara Liverpool dan Manchester United di persaingan papan diprediksi akan mewarnai sisa perjalanan Liga Inggris hingga musim ini berakhir.

Persaingan Liga Inggris musim 2020-21 ini pun kembali menumbuhkan romansa persaingan klasik antara dua klub tradisional dan duo terpopuler se-Britania Raya tersebut.

Setidaknya, juara bertahan Liverpool tidak terlalu superior seperti musim lalu kala menjadi jawara dan saingan mereka dalam perburuan gelar untuk musim ini adalah rival abadi, Manchester United.

Di saat polesan Pep Guardiola semakin angin-anginan di Manchester City atau Tottenham Hotspurs dan Chelsea yang masih belum stabil gangguan yang realistis di tabel klasemen Liga Inggris 2020-21 disajikan oleh "kuda hitam" Manchester United terhadap Liverpool

Khusus Manchester United, performa mereka memeang melesat hebat papan atas, terutama menjelang akhir tahun 2020 lalu.

Kini bahkan di pekan 17, Manchester United unggul tiga poin di pucuk klasemen pasca mampu menang lawan di markas Burnley, Rabu (13/1/2021).

Terakhir kali Manchester United merasakan puncak klasemen Liga Inggris terjadi pada tahun 2017 lalu, ketika Liga Inggris musim 2017-18 baru awal dimulai.

Selanjutnya, kedua tim akan bentrok dalam laga derbi North-West antara Liverpool vs Manchester United di Anfield, Minggu (17/1/2021) kedepan.

Baca: Setelah Langkahi Pele, Cristiano Ronaldo Sedikit Lagi Pecahkan Rekor Gol Resmi Terbanyak di Dunia

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, antusias dengan progres timnya menikung Liverpool usai menang atas Burnley.

Manchester United menang tipis 1-0 atas Burnley pada laga tunda pekan pertama Liga Inggris di Stadion Turf Moor, Selasa (12/1/2021) waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Gol tunggal Setan Merah berasal dari tembakan voli fantastis Paul Pogba pada menit ke-71 setelah menerima umpan Marcus Rashford.

lasemen Liga Inggris pekan 17, Manchester United unggul 3 poin dari Liverpool.
Klasemen Liga Inggris pekan 17, Manchester United unggul 3 poin dari Liverpool. (Tribun)

Hasil tersebut membawa Manchester United ke puncak klasemen Liga Inggris.

Manchester United berhasil menyalip Liverpool dan unggul tiga poin.

Ole Gunnar Solskjaer mengatakan kemenangan atas Burnley membantu membakar semangat skuad Setan Merah dan tak sabar ingin segera bertanding melawan Liverpool

Pria yang sering diejek oelh fans Manchester United sendiri sebagai "PE (Physical Education) Teacher" atau Guru Penjaskes SD, karena performa angin-anginan timnya di musim lalu dan awal musim ini, akhirnya mulai bisa membuktikan kapasitasnya.

"Manchester United tidak bisa meminta waktu yang lebih baik untuk bertemu Liverpool."

"Kami berada pada kondisi yang fit, tampil bagus, dan para pemain haus kemenangan."

"Hal terakhir itu yang terpenting," ujar Solskjaer pada situs resmi Manchester United, via Bolasport.com, Ole Gunnar Solskjaer: Saat yang Tepat untuk Bertemu Liverpool.

Baca: Mendadak, Agen Paul Pogba Sebut Kliennya Tak Bahagia Ingin Tinggalkan Manchester United, Ada Apa?

Menurut mantan pelatih Cardiff City tersebut, Paul Pogba dkk sudah tidak sabar untuk menunjukkan penampilan yang lebih bagus dibandingkan saat ini, terlebih mewujudkannya dengan mengalahkan Liverpool di kandang mereka sendiri.

"Para pemain ingin tampil lebih bagus dan itu adalah ujian untuk karakter dan kualitas mereka," tutur Solskjaer

"Kami tahu akan bertanding melawan Liverpool."

"Mereka sudah tampil bagus selama 3,5 musim terakhir, jadi Manchester United tahu laga nanti takkan mudah. Akan tetapi, kami sudah siap," kata Solskjaer melanjutkan.

Klopp yang tak terima United jadi anak emas wasit

Bumbu persaingan antara Liverpool vs Manchester United semakin mendidih ketika keputusan pengadil lapangan Liga Inggris yang banyak memberikan penalti kontroversial untuk Setan Merah musim ini.

Ditambah, wasit pun tak memberikan Liverpool penalti, meski tangan pemain lawan sempat jelas nyata hand ball kala tim asuhan Juergen Klopp tumbang  dari Shouthampton, Senin (5/1/2020) lalu.

Klopp pun sebelumnya berkomentar terkait penalti yang begitu mudahnya dihadiahkan ke Manchester United, ketika timnya terlihat sulit mendapatkanhal yang sama meski dari tayangan ulang jelas pantas dihadiahi penalti.

Baca: Walau Hampir Jadi Pemain Tertajam di Dunia, Ternyata Cristiano Ronaldo Masih Lemah di Tiga Hal Ini

Namun, apa yang dipersoalkan oleh pelatih asal Jerman itu terkait jumlah penalti Manchester United, tak terlalu benar.

Faktanya, justru Liverpool yang malah mendapat lebih banyak daripada Setan Merah.

Liverpool menelan kekalahan 0-1 saat bertamu ke markas Southampton, St. Mary's Stadium, dalam laga pekan ke-17 Liga Inggris, Senin (4/1/2021) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Satu gol yang bersarang di gawang Alisson Becker dicetak oleh Danny Ings pada menit ke-2.

Ekspresi Mohamed Salah pada laga pekan ke-17 Liga Inggris yang mempertemukan Southampton vs Liverpool di Stadion St. Marys, Selasa (5/1/2021) dini hari WIB.
Ekspresi Mohamed Salah pada laga pekan ke-17 Liga Inggris yang mempertemukan Southampton vs Liverpool di Stadion St. Marys, Selasa (5/1/2021) dini hari WIB. (AFP/ MICHAEL STEELE)

Hasil ini membuat Liverpool terancam kehilangan posisi puncak klasemen Liga Inggris 2020-2021 yang sedang mereka duduki.

Dengan raihan 33 angka dari 17 pertandingan, Liverpool bisa tersalip oleh tim yang saat ini menghuni urutan 2, Manchester United.

Kemungkinan tergusurnya Liverpool cukup besar lantaran Manchester United memiliki koleksi poin sama dan masih menyimpan satu pertandingan untuk dimainkan.

Selain membuat Liverpool terancam lengser dari posisi puncak, kekalahan dari Southampton juga membuat pelatih The Reds, Juergen Klopp, geram.

Hal yang membuat Klopp geram adalah keputusan wasit yang tidak memberi Liverpool penalti.

Dalam pertandingan Southampton versus Liverpool, penyerang The Reds, Sadio Mane, sempat dijatuhkan di kotak terlarang oleh Kyle Walker-Peters.

Akan tetapi, wasit yang bertugas, Andre Marriner, menganggap insiden itu bukan sebuah pelanggaran dan memutuskan untuk melanjutkan permainan.

Baca: Timnya Kalah Secara Kontroversial, Juergen Klopp Kesal & Adu Mulut dengan Solskjaer Terkait Hal Ini

Kegeraman Klopp akan keputusan itu pun disampaikannya dalam wawancara seusai laga.

"Perlakuan Marriner terhadap Mane pada hari ini tidak baik-baik saja," ujar Klopp seperti dilansir dari The Athletic.

Tidak cukup sampai di situ, Klopp ikut menyinggung tim Liga Inggris lain yang ia anggap mudah mendapatkan hadiah penalti.

Adapun tim yang dimaksud Klopp di sini adalah Manchester United.

"Manchester United mendapat penalti lebih banyak dalam 2 tahun dibandingkan waktu 5,5 tahun saya di sini," kata Klopp menambahkan.

Sekilas ucapan Klopp terlihat benar lantaran Manchester United memang kerap mendapat penalti.

Lalu, apakah pernyataan Juergen Klopp soal Manchester United lebih sering mendapat penalti benar?

Sky Sports melaporkan bahwa sejak Klopp melatih Liverpool pada Oktober 2015, Man United memang menjadi klub yang paling sering mendapat penalti.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp kecewa dengan situasi terkini ketika timnya dirugikan oleh wasit.
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp kecewa dengan situasi terkini ketika timnya dirugikan oleh wasit. (ESPN)

Manchester United total mendapat 41 penalti.

Adapun Liverpool mengantongi 30 penalti.

Namun, jika berbicara lebih detail, pada awal kepelatihan Klopp, Liverpool lebih sering mendapat penalti dibandingkan Man United yang masih diasuh oleh Jose Mourinho.

Pada musim 2016-2017, Liverpool mendapat 8 penalti, sedangkan Man United hanya 4.

Pasalnya, Liverpool juga melakukan sentuhan bola lebih banyak di kotak penalti lawan dengan 1.155 kali alias 100 sentuhan lebih banyak daripada Man United pimpinan Mourinho.

Baca: Elkan Baggott, Bek Timnas Indonesia dari Ipswich Town Disebut Jadi Rebutan 2 Klub Premier League Ini

Pada musim 2017-2018, Liverpool dan Manchester United sama-sama mendapat 3 penalti di Liga Inggris.

Semuanya mulai berubah pada pertengahan musim 2018-2019 karena Jose Mourinho dipecat dan digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Kemampuan serangan balik Man United era Solskjaer semakin mengerikan.

Baca Juga: Pemain yang Diusir Ronald Koeman Perpanjang Kontrak dengan Barcelona

Jesse Lingard menjadi pencetak gol penalti pertama Man United asuhan Solskjaer ketika melawan Cardiff pada Desember 2018.

Sejak saat itu, tidak ada klub yang mendapat penalti lebih banyak (27) atau mencetak gol penalti lebih banyak (21) daripada Man United.

Sementara itu, dalam periode yang sama, Liverpool hanya mendapat 17 penalti di Premier League.

(Tribunnewswiki.com/Ris)





Penulis: Haris Chaebar
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved