Media Asing Ulas Alasan Pesawat Indonesia Sering Jatuh, Cuaca Buruk hingga Faktor Komunikasi

Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan kode registrasi PK-CLC, ini hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-sayap-pesawat.jpg
pixabay.com/Free-Photos
Ilustrasi sayap pesawat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) membuka memori kelam tentang insiden penerbangan di Indonesia.

Pesawat yang membawa 43 penumpang dewasa, 7 penumpang anak, 3 penumpang bayi dan 12 kru ini jatuh di Kepulauan Seribu, tepatnya di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan kode registrasi PK-CLC, ini hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas.

Menurut data dari Aviation Safety Network, sebelum jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182 ada 697 korban kecelakaan pesawat di Indonesia dalam 10 tahun terakhir, termasuk pesawat militer dan pribadi.

HALAMAN SELANJUTNYA >>

Baca: Kenapa Butuh Waktu Lama untuk Temukan Black Box Usai Kecelakaan Pesawat?

Baca: 7 Fakta Menarik Black Box Pesawat, Ternyata Tak Bisa Dihancurkan











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved