Gara-gara Bangun Menara SUTET, Presiden Jokowi dan Erick Thohir Digugat ke Pengadilan

Selain itu Patriot Muda Demokrat juga ikut menggugat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan PT PLN (Persero).


zoom-inlihat foto
jokowi-covid-19.jpg
TRIBUNNEWS/SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo meninjau progres penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020). Presiden mengunjungi Kantor Gugus Tugas Nasional Covid-19 yang berada di BNPB guna memantau penanganan COVID-19 pada masa new normal.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Organisasi Patriot Muda Demokrat melayangkan gugatan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Selain itu Patriot Muda Demokrat juga ikut menggugat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan PT PLN (Persero).

Gugatan terhadap ketiganya dilayangkan terkait pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) berkapasitas 500 Kv yang membentang dari Cikupa hingga ke Balaraja, Tangerang, Banten.

Gugatan tersebut disampaikan melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Government Against Corruption & Discrimination (GACD).

Patriot Muda Demokrat mendaftarkan gugatan tersebut pada Senin, 4 Januari 2021 dengan nomor perkara 3/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst.

"Menerima dan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya. Menyatakan bahwa Penggugat adalah Penggugat yang baik dan benar,” demikian bunyi petitum gugatan tersebut yang dikutip dari laman sipp.pn-jakartapusat.go.id pada Senin (11/1/2021).

Baca: Daftar Nama Pejabat dan Tokoh Masyarakat yang Akan Disuntik Vaksin Covid-19 setelah Jokowi

Baca: Viral Nama Presiden Jokowi Tak Ada Dalam Daftar Penerima Vaksin, Ini Kata Jubir Vaksinasi Covid-19

Lebih lanjut, dalam petitum lainnya, penggugat menyatakan jika para tergugat telah melakukan perbuatan melawan hukum (onrecht matigedaad).

Sebab, mereka tidak melaksanakan Perpres Nomor 60 tahun 2020 Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta,Bogor,Depok,Tangerang,Bekasi (Jabodetabek) Puncak dan Cianjur (Punjur).

Aturan tersebut pun telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi pada 13 April 2020 dan diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM pada 16 April 2020.

Karena itu, penggugat meminta para tergugat untuk menghentikan pembangunan SUTET tersebut serta mengembalikan kondisi tanah seperti semula.

Presiden Jokowi di Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5/2020) pagi. Jokowi mengajak masyarakat berdoa supaya wabah corona segera pergi
Presiden Jokowi di Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang dilakukan secara virtual, Kamis (14/5/2020) pagi. Jokowi mengajak masyarakat berdoa supaya wabah corona segera pergi (Kompas.com)

Alasan pembangunan SUTET itu dihentikan karena dinilai telah menyimpang dari titik koordinat dalam peta lampiran Perpres Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur).

Adapun sidang perdana kasus ini dijadwalkan bakal digelar pada Selasa, 19 Januari 2021 pukul 09.00 WIB. Sidang akan digelar di ruangan Prof. Dr. H. Muhammad Hatta Ali.

Sampai saat ini, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat belum menetapkan tiga hakim terdiri atas hakim ketua dan dua hakim anggota yang akan memimpin jalannya sidang kasus tersebut.

(TribunnewsWiki.com/Kompas.tv)

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir Digugat Gara-gara Bangun Tiang Sutet











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved