Timnya Kalah Secara Kontroversial, Juergen Klopp Kesal & Adu Mulut dengan Solskjaer Terkait Hal Ini

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp dan pelatih Manchester United saling berbalas komentar terkait jumlah penalti yang klub mereka dapat.


zoom-inlihat foto
oleklopp.jpg
utdreport.co.uk
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dan pelatih Liverpool, Juergen Klopp (kanan).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Persaingan Liga Inggris musim 2020-21 tampaknya berjalan sengit.

Setidaknya, juara bertahan Liverpool tidak terlalu superior seperti musim lalu kala menjadi jawara.

Manchester City memang menurun, namun gangguan yang realistis di tabel klasemen Liga Inggris 2020-21 disajikan oleh kuda hitam seperti Tottenham Hotspurs dan Manchester United.

Khusus Manchester United, performa mereka melesat ke papan atas menjelang akhir tahun 2020 lalu.

Kini bahkan di pekan 17, Manchester United sangat berpotensi unggul tiga poin di pucuk klasemen andai mampu menang lawan di markas Burnley, Rabu 13 Januari 2021 nanti.

Rivalitas derbi North-West antara Liverpool dan Manchester United di persaingan papan atas  pun diprediksi akan mewarnai sisa perjalanan Liga Inggris hingga musim ini berakhir.

Bumbu persaingan antara Liverpool vs Manchester United semakin mendidih ketika keputusan pengadil lapangan Liga Inggris yang banyak memberikan penalti kontroversial untuk Setan Merah musim ini.

Ditambah, wasit pun tak memberikan Liverpool penalti, meski tangan pemain lawan sempat jelas nyata hand ball kala tim asuhan Juergen Klopp tumbang  dari Shouthampton, Senin (5/1/2020) lalu.

Klopp pun sebelumnya berkomentar terkait penalti yang begitu mudahnya dihadiahkan ke Manchester United, ketika timnya terlihat sulit mendapatkanhal yang sama meski dari tayangan ulang jelas pantas dihadiahi penalti.

Baca: Tak Terima Dikalahkan Cristiano Ronaldo, Pele Ngotot Jumlah Gol-nya Dicetaknya Lebih 1.000

Namun, apa yang dipersoalkan oleh pelatih asal Jerman itu terkait jumlah penalti Manchester United, tak terlalu benar.

Faktanya, justru Liverpool yang malah mendapat lebih banyak daripada Setan Merah.

Liverpool menelan kekalahan 0-1 saat bertamu ke markas Southampton, St. Mary's Stadium, dalam laga pekan ke-17 Liga Inggris, Senin (4/1/2021) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Satu gol yang bersarang di gawang Alisson Becker dicetak oleh Danny Ings pada menit ke-2.

Ekspresi Mohamed Salah pada laga pekan ke-17 Liga Inggris yang mempertemukan Southampton vs Liverpool di Stadion St. Marys, Selasa (5/1/2021) dini hari WIB.
Ekspresi Mohamed Salah pada laga pekan ke-17 Liga Inggris yang mempertemukan Southampton vs Liverpool di Stadion St. Marys, Selasa (5/1/2021) dini hari WIB. (AFP/ MICHAEL STEELE)

Hasil ini membuat Liverpool terancam kehilangan posisi puncak klasemen Liga Inggris 2020-2021 yang sedang mereka duduki.

Dengan raihan 33 angka dari 17 pertandingan, Liverpool bisa tersalip oleh tim yang saat ini menghuni urutan 2, Manchester United.

Kemungkinan tergusurnya Liverpool cukup besar lantaran Manchester United memiliki koleksi poin sama dan masih menyimpan satu pertandingan untuk dimainkan.

Selain membuat Liverpool terancam lengser dari posisi puncak, kekalahan dari Southampton juga membuat pelatih The Reds, Juergen Klopp, geram.

Hal yang membuat Klopp geram adalah keputusan wasit yang tidak memberi Liverpool penalti.

Dalam pertandingan Southampton versus Liverpool, penyerang The Reds, Sadio Mane, sempat dijatuhkan di kotak terlarang oleh Kyle Walker-Peters.

Akan tetapi, wasit yang bertugas, Andre Marriner, menganggap insiden itu bukan sebuah pelanggaran dan memutuskan untuk melanjutkan permainan.

Baca: Awali Tahun 2021, Cristiano Ronaldo Patahkan Rekor Pele & Jadi Manusia Teristimewa Sosial Media Ini

Kegeraman Klopp akan keputusan itu pun disampaikannya dalam wawancara seusai laga.

"Perlakuan Marriner terhadap Mane pada hari ini tidak baik-baik saja," ujar Klopp seperti dilansir dari The Athletic.

Tidak cukup sampai di situ, Klopp ikut menyinggung tim Liga Inggris lain yang ia anggap mudah mendapatkan hadiah penalti.

Adapun tim yang dimaksud Klopp di sini adalah Manchester United.

"Manchester United mendapat penalti lebih banyak dalam 2 tahun dibandingkan waktu 5,5 tahun saya di sini," kata Klopp menambahkan.

Sekilas ucapan Klopp terlihat benar lantaran Manchester United memang kerap mendapat penalti.

Lalu, apakah pernyataan Juergen Klopp soal Manchester United lebih sering mendapat penalti benar?

Sky Sports melaporkan bahwa sejak Klopp melatih Liverpool pada Oktober 2015, Man United memang menjadi klub yang paling sering mendapat penalti.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp kecewa dengan situasi terkini ketika timnya dirugikan oleh wasit.
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp kecewa dengan situasi terkini ketika timnya dirugikan oleh wasit. (ESPN)

Manchester United total mendapat 41 penalti.

Adapun Liverpool mengantongi 30 penalti.

Namun, jika berbicara lebih detail, pada awal kepelatihan Klopp, Liverpool lebih sering mendapat penalti dibandingkan Man United yang masih diasuh oleh Jose Mourinho.

Pada musim 2016-2017, Liverpool mendapat 8 penalti, sedangkan Man United hanya 4.

Pasalnya, Liverpool juga melakukan sentuhan bola lebih banyak di kotak penalti lawan dengan 1.155 kali alias 100 sentuhan lebih banyak daripada Man United pimpinan Mourinho.

Baca: Dipuji Pelatih Kawakan Sepak bola Inggris, Elkan Baggot Diminta Hindari Manchester United, Mengapa?

Pada musim 2017-2018, Liverpool dan Manchester United sama-sama mendapat 3 penalti di Liga Inggris.

Semuanya mulai berubah pada pertengahan musim 2018-2019 karena Jose Mourinho dipecat dan digantikan oleh Ole Gunnar Solskjaer.

Kemampuan serangan balik Man United era Solskjaer semakin mengerikan.

Baca Juga: Pemain yang Diusir Ronald Koeman Perpanjang Kontrak dengan Barcelona

Jesse Lingard menjadi pencetak gol penalti pertama Man United asuhan Solskjaer ketika melawan Cardiff pada Desember 2018.

Sejak saat itu, tidak ada klub yang mendapat penalti lebih banyak (27) atau mencetak gol penalti lebih banyak (21) daripada Man United.

Sementara itu, dalam periode yang sama, Liverpool hanya mendapat 17 penalti di Premier League.

Reaksi Ole terhadap Klopp

Mendengar hal tersebut, Ole Gunnar Solskjaer balik menyerang Klopp.

Bahkan, peracik strategi Chelsea, Frank Lampard, ikut kena semprotan Solskjaer.

"Mengapa mereka mengatakan hal-hal seperti ini," kata Ole Gunnar Solskjaer seperti dilansir dari ESPN.

"Saya merasakan dampaknya tahun lalu dalam laga semifinal Piala FA karena Lampard membicarakannya."

Baca: Pemain Timnas U-19 Elkan Baggot Dibidik Manchester United, West Ham United, dan Everton

"Kami seharusnya mendapat penalti, tetapi kami tidak mendapatkannya."

"Jadi, apa yang mereka lakukan mungkin adalah cara untuk memengaruhi wasit."

"Saya tidak tahu, tetapi saya tidak khawatir tentang itu."

"Ketika mereka melanggar pemain kami, itu adalah penalti," ucap Solskjaer lagi.

Manchester United di musim 2020-21 ini.
Manchester United di musim 2020-21 ini. (AFP)

Ole Gunnar Solksjaer pun berbicara lebih lanjut bahwa dirinya tak memiliki kesempatan untuk membuang waktu seperti Juergen Klopp.

"Saya tidak tahu berapa banyak penalti yang Liverpool dapatkan," ujar Ole Gunnar Solskjaer.

"Saya tidak menghitung berapa banyak penalti yang mereka dapatkan."

"Mereka menghabiskan waktu mengkhawatirkan tentang kami dilanggar di kotak penalti."

"Saya tidak menghabiskan waktu untuk melakukan itu," tutur Solskjaer menambahkan.

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Sebagian artikel tayang di Bolasport.com berjudul Klaim Klopp soal Jumlah Penalti Man United Salah, Liverpool Malah Dapat Lebih Banyak





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved