Polisi Tetapkan 6 Tersangka Penganiayaan Maling hingga Tewas, Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pihak kepolisian tetapkan 6 tersangka atas meninggalnya pria terduga maling yang alami kejadian main hakim sendiri


zoom-inlihat foto
kompascomteguh-pribadi.jpg
KOMPAS.COM/Teguh Pribadi
Foto: Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo menggelar Konferensi Pers kasus penganiayaan pencuri hingga tewas di Lapangan Asrama Polisi Simalungun, Jalan Sangnauwaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Rabu 30 Desember 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Polisi telah tetapkan 6 tersangka penganiayaan atas meninggalnya terduga maling Youvanry Aldryansyah Purba (21), warga Simalungun, Sumatera Utara.

Youvanry tewas mengenaskan di tangan 6 tersangka akibat perbuatan main hakim sendiri pada Minggu (27/12/2020) dini hari.

Pria terduga maling ini dihajar dan dipukuli dengan talenan di komplek perumahan Cendana PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate (PT BSRE) Merangir, Nagori Dolok Melangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

Enam tersangka tersebut adalah pemilik rumah HS (41) bersama kedua anaknya, IM (15) dan MAR (16).

Kemudian juga ada HSD (37), HS (36), dan YAP (21) yang merupakan petugas keamanan.

Baca: Aniaya Maling Hingga Tewas, Pemilik Rumah dan Satpam Terancam Dipenjara Seumur Hidup

Baca: Pemuda Maling Helm di 50 TKP Berbeda dalam Sebulan, Uang Hasil Curian untuk Judi Online

Para tersangka dikenai Pasal 338 subsider 170 KHU Pidana dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun penjara karena main hakim sendiri hingga adanya korban tewas.

Namun dari keenam tersangka tersebut, 2 di antaranya masih berstatus di bawah umur.

Sehingga tidak dilakukan penahanan.

Foto: Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo menggelar Konferensi Pers kasus penganiayaan pencuri hingga tewas di Lapangan Asrama Polisi Simalungun, Jalan Sangnauwaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Rabu 30 Desember 2020.
Foto: Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo menggelar Konferensi Pers kasus penganiayaan pencuri hingga tewas di Lapangan Asrama Polisi Simalungun, Jalan Sangnauwaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Rabu 30 Desember 2020. (KOMPAS.COM/Teguh Pribadi)

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo melalui keterangan tertulis, Selasa (5/1/2021), menuliskan saat ini saksi, alat bukti, dan keterangan dokter masih dikumpulkan.

"Langkah-langkah yang telah diambil dalam penanganan kasus ini, kami telah membentuk tim khusus dipimpin Kasat Reskrim dan kami bekerja dalam waktu 1 x 24 jam dengan mengumpulkan saksi-saksi, alat bukti yang ada di TKP dan keterangan dari kedokteran," ujar Agus.





Halaman
12
Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved