Muladi

Prof. Dr. H. Muladi, S.H. adahal Menteri Kehakiman (kini disebut Menteri Hukum dan HAM) merangkap Menteri Sekretaris Negara pada masa Kabinet Reformasi Pembangunan.


zoom-inlihat foto
ketua-tim-perumus-ruu-kuhp-profesor-muladi.jpg
KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA
Ketua Tim Perumus RUU KUHP Profesor Muladi saat ditemui awak media di Kampus Undip Semarang, Rabu (2/10/2019)

Prof. Dr. H. Muladi, S.H. adahal Menteri Kehakiman (kini disebut Menteri Hukum dan HAM) merangkap Menteri Sekretaris Negara pada masa Kabinet Reformasi Pembangunan.




  • Informasi Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Muladi lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada 26 Mei 1943.

Dia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.

Orangtuanya bernama Dasijo Darmo Soewito dan Sartini.

Sang ayah yang asli Jawa Timur bekerja sebagai reserse polisi.

Orangtuanya sering berpindah tugas, sehingga ia akhirnya tinggal di Semarang.

Muladi pernah dua kali tidak lulus sekolah, yaitu SD dan SMP karena kenakalannya.

Meski tidak lulus SMP, Muladi tetap bisa melanjutkan sekolah ke sebuah SMA swasta yaitu SMA Institut Indonesia.

Ia kemudian diterima di Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Diponegoro, Semarang.

Muladi memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (saat ini disebut dengan nama Fakultas Hukum).(1)

Muladi menikahi Nany Ratna Asmara pada 22 Maret 1964.

Nany merupakan adik kelas Muladi.

Pernikahannya tersebut membuahkan empat orang putri, yaitu Rina Irawanti, Diah Sulistyani, Aida Fitriani, dan Erlina Kumala Esti.

Dua anak pertama dan anak bungsunya mengikuti jejak Muladi mendalami bidang hukum.

Putri keduanya, Diah Sulistyani, mengikuti jejaknya menjadi seorang akademisi.(2)

Perumus Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) Muladi, ketika ditemui di hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (19/12/2017).
Perumus Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) Muladi, ketika ditemui di hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (19/12/2017). (KOMPAS.com/ MOH NADLIR)

  • Karier


Muladi dikenal sebagai Gubernur Lemhannas terlama (2005–2011).

Muladi juga mantan Menteri Kehakiman (kini disebut Menteri Hukum dan HAM) merangkap Menteri Sekretaris Negara pada masa Kabinet Reformasi Pembangunan.

Ia merupakan politikus Partai Golkar, pernah menjabat sebagai ketua Mahkamah Partai Golkar.

Muladi pernah menjabat Ketua Institute for Democracy and Human Rights di The Habibie Center, Jakarta.

Sebelum aktif di dunia politik, ia berkarier di Universitas Diponegoro sebagai dosen.

Selain itu juga Muladi menjabat Ketua Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro.

Kariernya melesat hingga menjadi Rektor Universitas Diponegoro.

Ia datang ke Jakarta ketika menjadi anggota MPR-RI pada tahun 1997.

Setelah itu, ia dan keluarganya tinggal di Jakarta.

Pada 2006, dan menjabat juga di Badan Penyelenggara Universitas Semarang (USM)

Sosok Muladi cukup menggetarkan hati.

Hal ini terlihat dari tinggi tubuhnya mencapai 1,80 m dan berat lebih dari satu kuintal.

Gaya bicaranya keras menggelegar, terutama saat marah.

Tetapi, ia sesungguhnya berhati lembut serta tidak tahan melihat ketidakadilan dan pelanggaran hak asasi manusia.(3)(4)

Menteri Sekretaris Negara (1998–1999), Muladi
Menteri Sekretaris Negara (1998–1999), Muladi (wikimedia)

  • Meninggal dunia


Mantan Menteri Kehakiman (kini disebut Menteri Hukum dan HAM), Prof Muladi meninggal dunia.

Muladi menghembuskan napas terakhir pada Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 06.44 WIB.

Mantan Menteri Kehakiman sekaligus mantan Rektor Undip ini berpulang ke Yang Maha Kuasa di umur 77 tahun.

Sebelumnya dia sempat dikabarkan positif covid-19 pada pertengahan Desember 2020.

Dia sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.

Ketika menidap covid-19, dia sempat membutuhkan donor plasma darah.

Istri Prof Muladi juga positif covid-19.

Anak keduanya, Diah mengatakan Prof Muladi diduga tertular dari pembantu di rumah.

Dia menceritakan bahwa sang ayah orang tanpa gejala (OTG) terpapar Corona.

Prof Muladi bersama istri dan pembantu pun sempat dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.(5)

  • Pendidikan


Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (S-1 Hukum Pidana) (1968)

International Institute of Human Rights di Strasbourg, Prancis (1979)

Ilmu Hukum Program Pascasarjana FH Universitas Padjajaran, Bandung (S-3) (1984) dengan predikat Cumlaude

KSA III Lemhanas (1993).(4)

  • Riwayat Karier


Rektor dan Guru Besar Universitas Diponegoro.

Ketua Delegasi Indonesia pada Kongres Crime on Prime Prevention and Criminal Justice (ECOSOC) (1991–1998)

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat RI, Fraksi Utusan Daerah (1997–1999)

Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (1993–1998)

Menteri Kehakiman (Menkeh) Kabinet Pembangunan VII (1998) dan Kabinet Reformasi Pembangunan merangkap Menteri Sekretaris Negara (1998–1999)

Ketua Institute for Democracy and Human Rights di The Habibie Center, Jakarta (1999–2002)

Gubernur Lemhannas (2005–2011)

Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum dan HAM (2009–2014)

Anggota Dewan Komisaris Pertamina

Ketua Badan Pengelola Gelora Senayan dan Kemayoran

Hakim Agung RI (September 2000–Juni 2001).(4)

  • Penghargaan


Dwija Sista dari Departemen Pertahanan dan Keamanan (1991)

Man of the Year dari Harian Suara Merdeka, Semarang (1995)

Satya Lencana Karya Satya 20 tahun dari Presiden RI (1995)

DAN VI Karate (INKAI) (1998)

Bintang Mahaputra Adi Pradana Kelas II dari Presiden RI (1999)

The Best Alumni of Undip (2003)

Bintang Bhayangkara Utama dari Presiden RI (2006).(4)

(Tribunnewswiki.com/SO)



Nama Prof. Dr. H. Muladi, S.H.
Lahir Surakarta, Jawa Tengah, 26 Mei 1943
Meninggal Jakarta, 31 Desember 2020
Pasangan Nany Ratna Asmara
Anak 4
Partai politik Partai Golongan Karya
Karier Rektor Universitas Diponegoro
Gubernur Lemhannas (30 Agustus 2005 – 17 Februari 2011)
Menteri Kehakiman Indonesia (16 Maret 1998 – 21 Mei 1998)


Sumber :


1. www.suaramerdeka.com
2. www.library.ohiou.edu
3. nasional.kompas.com
4. id.wikipedia.org
5. www.tribunnewswiki.com


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved