Hari Ini dalam Sejarah 22 Desember: Gempa Bumi Dahsyat di Damghan Menewaskan 200.000 Orang

Gempa Damghan adalah salah satu gempa paling mematikan yang tercatat dalam sejarah.


zoom-inlihat foto
peta-damghan.jpg
Researchgate.net/Vida Hojati
Peta Damghan, tempat terjadinya gempa bumi dahsyat tahun 856.

Gempa Damghan adalah salah satu gempa paling mematikan yang tercatat dalam sejarah.




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gempa bumi Damghan atau Qumis terjadi di Iran pada 22 Desember 856 atau tepat 1.164 tahun silam.

Memiliki episentrum di dekat Kota Damghan, Provinsi Qumis, gempa ini diperkirakan menewaskan 200.000 penduduk.

Gempa Damghan diperkirakan memiliki magnitude 7,9 dan intensitas maksimum X pada skala intensitas Mercali.

Gempa ini disebut sebagai gempa bumi paling mematikan keenam yang tercatat dalam sejarah.[1]

Peta patahan dan area yang terdampak Gempa Bumi Damghan paling parah
Peta patahan dan area yang terdampak Gempa Bumi Damghan paling parah (Earth.com)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 21 Desember 1971: Negara Uni Emirat Arab Didirikan

  • Latar Belakang Geologis #


Iran selalu menjadi langganan gempa bumi karena posisinya berada di sepanjang garis patahan dan di antara dua lempeng tekonik besar yang selalu bertabrakan.

Pada awalnya hampir tidak ada berita atau catatatan mengenai gempa bumi di Damghan.

Namun, tidak sampai periode Islam datang, sudah ada catatan mengenai peristiwa gempa  bumi di wilayah ini.

Dalam berbagai gempa bumi besar yang tercatat antara tahun 622 dan 922, gempa di Damghan adalah yang paling kuat.

Salah satt gempa besar terjadi tahun 662 dan menewaskan 40.000 orang.[2]

Pada waktu itu penjelasan mengenai gempa bumi masih didasarkan pada pemikiran Aristoteles.

Lempeng Eurasia dan Arab semakin mendekat dengan tingkat rata-rata sekitar satu setengah inci per tahun.

Iran berada di pertengahan aktivitas tektonik ini dan memiliki garis patahan yang banyak.

Pada zaman dahulu mayoritas rumah di Damghan dibangun menggunakan dinding lumpur sederhana, Konstruksi seperti ini mudah runtuh ketika gempa bumi terjadi.

Beberapa orang menduga penduduk membuat rumah sederhana yang murah karena mereka tahu kelak akan ada gempa lagi dan menghancurkan apa pun yang mereka buat.[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Gangnam Style Jadi Video Pertama di YouTube yang Capai 1 Miliar Tayangan

  • Gempa dan Kerusakan #


Gempa bumi Dhamgan terjadi tanggal 22 Desember 856.

Area yang terkena dampak paling besar meluas sepanjang Alborz, sekitar 350 km, termasuk kota Ahevanu, Astan, Tash, Bastam, dan Sharud.

Hampir semua desa di area ini berdampak sangat parah. Hecatompylos, bekas Ibu Kota Imperium Persia, hancur karena gempa ini.

Gempa Dhamgan juga merusak persediaan air di area Qumis, sebagian karena mengeringnya mata air dan qanat, dan juga longsor dan mengganggu aliran.

Sebanyak 200.000 orang dilaporkan tewas, 45.096 di antaranya adalah penduduk Damghan.[4]

Seperti gempa bumi pada biasanya, mayoritas korban tewas disebabkan oleh runtuhnya rumah.[5]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 20 Desember: Tembok Berlin Dibuka untuk Pertama Kali

  • Kelanjutan #


Ingatan mengenai gempa besar tahun 856 membekas kuat hingga diceritakan sampai dua generasi setelahnya.

Mayoritas orang-orang pada tahun 856 menganggap gempa bumi Damghan berhubungan dengan kekuatan supranatural.[6]

Karena Qumis rusak parah, maka tempat ini ditinggalkan.

Dampak dari gempa bumi masih bisa dilihat di area antara Bastam dan Damghan bertahun-tahun kemudian.

Dari hasil penyelidikan di patahan Astaneh, periode pengulangan diperkirakan terjadi setiap 3.700 tahun, dan tidak ada laporan gempa bumi di Damghan setelah 856.[7]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 20 Desember: Raja Rock and Roll Elvis Presley Diwajib Militerkan

(Tribunnewswiki/Tyo)



Peristiwa Gempa umi Damghan
Tanggal 22 Desember 856
   


Sumber :


1. books.google.co.id
2. devastatingdisasters.com
3. wikivisually.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved